<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927</id><updated>2011-11-28T07:45:22.787+07:00</updated><title type='text'>murtiyoso's blog</title><subtitle type='html'>:: ordinary person for ordinary life ::</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>46</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-5238218715598871231</id><published>2008-03-03T11:36:00.003+07:00</published><updated>2008-03-03T11:40:09.041+07:00</updated><title type='text'>Pengumuman: Pindah alamat</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(255, 255, 102);font-size:180%;" &gt;Teman2,  sekarang saya ada di&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;murtiyoso@wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-5238218715598871231?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/5238218715598871231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=5238218715598871231&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5238218715598871231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5238218715598871231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/03/pengumuman-pindah-alamat.html' title='Pengumuman: Pindah alamat'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7000807150901554324</id><published>2008-02-27T16:45:00.005+07:00</published><updated>2008-02-28T15:55:36.621+07:00</updated><title type='text'>Sejuta lubang di jalanan ibukota</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Di musim hujan yang tak berkesudahan seperti saat ini, level kehatian-hatian buat pengendara motor mesti dan wajib ditingkatkan. Bukan apa-apa, ternyata jumlah lubang yang berserakan di seluruh jalan ibukota mungkin sudah mendekati separuh dari jumlah pengendara sepeda motor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ini artinya, frekuensi pengedara roda dua yang bakalan kejeblos masuk lubang masih dan akan terus bertambah, selama jalan-jalan yang masih bopeng belum ditambal. Belum lagi galian-galian kabel, serat optik dan pipa air yang mengatasnamakan beberapa institusi pemerintah dan swasta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tingkat kepadatan dan kedalaman lubang pun semakin lama semakin mengkhawatirkan. Pada ruas yang awalnya terdapat satu-dua lubang, besok secara mengejutkan sudah menjadi tiga sampai lima. Begitu pula kedalamannya, dari yang awalnya cuma lima cm bisa menjadi 15 cm atau lebih. Bahkan karena sudah nggak bisa diukur lagi, masyarakat cenderung menyebutnya  "kubangan kerbau".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meski permukaan jalan semakin hari semakin hancur, tapi sampai kini pihak Dinas PU Pemprov DKI belum "tersentuh hati" untuk segera memperbaikinya. Saya nggak tahu alasan apa yang menyebabkan mereka tidak buru-buru menutup lubang-lubang itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dimana kesiapan aparatur Pemda Jakarta menghadapi kerusakan jalan ini? Terkesan hal ini dibiasakan terjadi di awal musim penghujan dan awal tahun. Alasan mereka adalah anggaran yang belum dapat dicairkan hingga bulan April 2008.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apa harus menunggu sampai musim kemarau datang, sehingga nggak perlu bolak-balik gali lubang-tutup lubang. Atau menunggu sampai timbul banyak korban? Atau masyarakat perlu mengajukan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;class action&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Data Traffic Manajement Centre (TMC) Kepolisian Daerah Metro Jaya, Ahad (24/2) menyebutkan, terdapat 120 titik lubang dan kerusakan jalan di seluruh wilayah Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di Jakarta Selatan terdapat 53 titik jalan berlubang dan membahayakan. Sedangkan di Jakarta Timur ada 24 titik. Begitu pula Jakarta Pusat terdapat delapan titik. Sementara di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, masing-masing terdapat 18 titik dan 17 titik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dan seperti saya sebut sebelumya, jumlah titik tersebut makin hari kian bertambah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dinas PU DKI Jakarta sangat paham kondisi jalan yang di musim panas yang mulus, tiba-tiba di musim seperti sekarang ini jalan pasti kembali berlubang. Prioritaskan menutup bopeng-bopeng itu. Terserah mau dikerjain malam, subuh atau tengah hari bolong. Terserah bagaimana caranya! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Learning by doing man.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan gubernur Jakarta, Bang Foke udah memerintahkan dinas PU Jakarta untuk cepat menutup lubang-lubang itu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jadi jangan sampai kekecewaan masyarakat bertambah lagi. Udah jalan macet, berlubang pula. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 255, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;(Imung Murtiyoso, Februari 2008)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7000807150901554324?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7000807150901554324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7000807150901554324&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7000807150901554324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7000807150901554324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/02/sejuta-lubang-di-jalanan-jakarta.html' title='Sejuta lubang di jalanan ibukota'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-3576141551473041472</id><published>2008-02-26T14:11:00.003+07:00</published><updated>2008-02-26T14:23:13.234+07:00</updated><title type='text'>Kiamat sudah dekatkah?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat sinetron Kiamat Sudah Dekat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sineas senior, Deddy Mizwar membuat sekuel religius Kiamat Sudah Dekat (KSD) begitu fenomenal. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Harapan masyarakat akan sebuah sinetron yang berkualitas pun terwujud. Di saat sinetron-sinetron yang menawarkan pola hidup hendonisme, klenikisme dan materialisme terus menyerbu rumah-rumah kita, Pak Haji --demikian beliau disapa-- justru melawan arus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sinetron yang dikemas menarik meski sarat dengan pesan-pesan moral tersebut ternyata mampu memuaskan dahaga pemirsa akan sebuah tontonan yang cerdas dan mendidik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemungkinan Pak Haji tidak mau didikte oleh selera pasar dan para produser berkantong tebal. Ia lebih memilih bermain dan menyutradari sendiri KSD. Dan utamanya, bisa menyuguhi tontonan bermutu yang islami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;KSD mendapat respon sangat positif dari masyarakat. Sampai-sampai orang nomor satu di negeri ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi salah seorang penikmat KSD dan beliaupun berkesempatan mengudang Pak Haji dan seluruh kru KSD berkunjung ke istana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu apa hubungannya KSD dengan kejadian akhir jaman atau kiamat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya sendiri tidak tahu persis adakah korelasi antara sebuah judul sinetron dengan kejadian kiamat sesungguhnya. Namun setidaknya gambaran kiamat-nya Pak Haji Deddy Mizwar bisa membuat kita semua tersadar, bahwa kiamat itu memang sudah dekat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Belum lama ini sebuah jurnal di Inggris, astrophysics atau pada &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;http://uk.arxiv.org/&lt;/span&gt; telah merilis sebuah berita yang maha penting. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Isinya, konon bumi akan terpanggang dan kemudian ditelan oleh matahari yang sekarat. Namun demikian, anda jangan cepat panik, karena menurut para astronom kematian planet bumi masih lama, yakni 7,6 miliar tahun lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Versi lain lagi soal kapan terjadinya kiamat adalah tentang adanya planet lain yang bergerak memasuki orbit dalam sistem tata surya kita. Para ilmuwan menamakan planet ini sebagai Planet X atau Nibiru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gerakan yang saling menghampiri antara bumi dan Planet X dalam lintasan orbit yang sama, diperkirakan akan menimbulkan tubrukan hebat antara keduanya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Scientists called it end of day.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dikatakan, 50 tahun lagi Planet X ini akan memasuki orbit tata surya atau solar system sejak planet itu ditemukan tahun 2003. Artinya kiamat bisa terjadi pada tahun 2053. Kalau dari sekarang berarti usia dunia tersisa 45 tahun lagi. Tapi ini pendapat para ilmuwan lho, bukan pendapat saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dua prediksi kiamat diatas merupakan kalkulasi dari sudut pandang ilmu pengetahuan, bukan dari sisi keimanan atau dari sumber ilmu agama. Boleh saja, pendapat ilmuwan tersebut ditolak mentah-mentah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa sekte keagamaan juga meramalkan tentang datangnya hari akhir tersebut. Seperti Jemaat Sekte Kiamat yang ada di Bandung meramalkan kiamat terjadi pada 10 November 2003.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu pada tahun 1992 seorang pendeta Kristen di Seoul, Korea Selatan mengatakan bahwa kiamat akan tiba pada bulan Oktober 1992. Pendeta itu menyarankan kepada jemaatnya untuk menjual semua harta benda mereka termasuk rumahnya. Di Selangor, Malaysia diberitakan 200 murid dan guru sekolah agama Islam telah melihat tanda-tandanya kiamat, ini terjadi pada Juli 1992. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari contoh kejadian diatas, bagaimana sikap kita sebagai muslim?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setiap muslim kita wajib mengimani Rukun Iman. Rukun keenamnya adalah percaya akan datangnya hari akhir. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari Kiamat tak terhindarkan lagi pasti akan terjadi sebagaimana diberitakan dalam Al Qur’an surat Al Hajj ayat 7, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya...” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kapan terjadinya kiamat? Itu rahasia Allah SWT. Kita cuma bisa mengetahui tanda-tanda kedatangannya. Rasulullah sendiri juga tidak tahu kapan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;datangnya kiamat. Bisa besok, sepuluh, seratus atau seribu tahun lagi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallahualam.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;(Imung Murtiyoso, Februari 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-3576141551473041472?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/3576141551473041472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=3576141551473041472&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/3576141551473041472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/3576141551473041472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/02/kiamat-sudah-dekatkah.html' title='Kiamat sudah dekatkah?'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-1424915200209839243</id><published>2008-02-18T09:52:00.006+07:00</published><updated>2008-02-25T11:11:21.185+07:00</updated><title type='text'>Nyobain duren tujuh rebu lima ratus sebiji</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Musim ujan kayak gini sebenernya kagak resep makan duren. Apalagi duren nyang lokal punya. Anyep gitu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi kalo ada waktu dan emang kepengen makan tuh buah yang kulitnya ada durinye, boleh deh sekali-kali ngelancong ke arah timur kota Jakarte. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tempatnye dari kolong jembatan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; by pass&lt;/span&gt; Jatinegara sampe kolong jembatan layang Klender. Di pinggir jalan kereta. Penjual duren bejibun banyaknye.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tumplek-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bleg&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nyang jualannye pake mobil pik-ap, ada yang pake sepeda. Nyang dipikul juga ade. Terserah tinggal pilih aje mau nyang mane. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biasanye orang-orang yang pulang ngantor seringnye mampir di mari, bisa makan di situ atau dibawa pulang, terserah deh. Tapi kalo mau aman mending &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;makan disitu aje. Bukan kenape-kenape, kalo nongkrong disitu kan nyang milihin durennye si abang yang ngejual. Jadi kalo durennya busuk atau nggak bagus boleh dituker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalo buat dibawa ke rumah, kan untung-untungan. Kalo rejeki dapet nyang bagus, kalo isinye jelek ye.. terima aje.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R76ys2FaWJI/AAAAAAAAARA/dqOovL_C7LI/s1600-h/KEmal-Duren.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R76ys2FaWJI/AAAAAAAAARA/dqOovL_C7LI/s320/KEmal-Duren.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169765905770109074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue sendiri sih nggak begitu 'panatik' sama nih buah, dari baunye aje udah bikin kepale pusing, tapi karena anak gue, Kemal pengen banget ngerasain buah duren, mangkanye gue sempetin ngajakin die mampir di mari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Harganye juga cuman tujuh ribu lima ratus perak. Tapi jangan geer dulu bilang murah, karena harga segitu cuman dapat dituker sama sebiji duren kecil. Kalo dipikir duit segitu emang bakalan dapat duren bangkok? Ye, kagak. Kalo duren bangkok kan bisa sampe ratusan ribu harganye. Jangan bandingin same duren lokal kayak nyang dijual disini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah minta dipilihin sama abangnye, dapet deh satu biji duren yang lumayan gede. Ade lima mata nyang semuanye mulus dan warnanye kuning pucet. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Abis duren dibukain sama abangnye, tiba-tiba anak gue nggak mau. Wah payah nih bocah. Udah dibeliin nggak mau dimakan. Baunye nggak enak pak!, katanye sembari nutupin idungnye. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masak duren udah dibayar nggak dimakan, terpaksa deh.. gue nyang ngabisin, walaupun sebenernya kepala gue udah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kliyengan&lt;/span&gt;, nggak tahan baunye. Sepuluh menit tandas deh duren yang kata abangnye dikirim dari Medan. (Ah... abang bisa aja ngibulnye, paling-paling dari Parung atawa Purwarkarta).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi gue kaget juga sih, ternyate duren nyang harganye tujuh rebu lima ratus perak, rasanya legit banget. Nggak kalah sama duren impor. Meski harganye murah, tapi rasanye nggak ngecewain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apalagi buat nyang gila makan duren, pastinye kagak lihat rupa, nyang penting baunye aje udah bikin ngiler. Masalah rasa same gedenya urusan belakangan. Udah gitu kan musim duren kan paling setahun dua kali. Jadi nyang penting kesampean deh makan durennye. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jadi buat encang-encing, nyak-babe, mpok-abang yang pengen nyobain duren murah, boleh deh.. mampir ke sini. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;(Imung Murtiyoso, Februari 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-1424915200209839243?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/1424915200209839243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=1424915200209839243&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/1424915200209839243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/1424915200209839243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/02/nyobain-duren-tujuh-rebu-lima-ratus.html' title='Nyobain duren tujuh rebu lima ratus sebiji'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R76ys2FaWJI/AAAAAAAAARA/dqOovL_C7LI/s72-c/KEmal-Duren.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7791106106584080058</id><published>2008-02-06T11:51:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T17:24:38.229+07:00</updated><title type='text'>Pesan peduli lingkungan dari UI dan ITB</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Pekan ini kita disuguhi berita bagus dan penting dari dua perguruan tinggi paling bergengsi di tanah air.  Universitas Indonesia (UI) dan  Institut Teknologi Bandung (ITB). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berita tentang kepedulian UI dan ITB ikut dalam mengkampanyekan hidup sehat dan menciptakan trend kesadaran bersikap peduli lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pertama, UI sedang membuat jalur sepeda di dalam lingkungan kampusnya. Jalur sepeda yang merupakan pertama di Indonesia, khususnya di lingkungan kampus ini dibuat dengan konsep "green campus and world class campus".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Katanya, jalur sepeda tersebut akan dilengkapi degan stasiun, pos, lahan parkir, 'water contain' atau tempat pengisian air minum. Dan sudah disediakan 1000 unit sepeda gratis. Nantinya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; para mahasiswa diberikan 'smart card' untuk menggunakan sepeda tersebut. Dengan kartu cerdas itu,  mereka dapat berhenti di halte tertentu dan bisa ganti sepeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pembuatan jalur khusus sepeda ini idenya dicontoh dari beberapa kampus di luar negeri, yang tujuannya sudah jelas untuk mereduksi polusi udara dan menghemat penggunaan bahan bakar fosil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berita kedua, keluarga besar Fakultas Teknik Lingkungan ITB aktif mengkampanyekan "anti plastic bag" atau anti penggunaan kantong plastik sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik di masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam kehidupan sehari-hari penggunaan kantong plastik adalah hal yang biasa. Semua pembelian dilakukan menggunakan kantong plastik atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kresek&lt;/span&gt; sebagai kemasannnya. Entah itu di pasar tradisional, warung, atau supermarket. Bahkan beli satu keping kerupuk saja  dibungkus menggunakan kantong plastik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menurut data, jumlah sampah kantong plastik di seluruh dunia mencapai 500 juta hingga satu miliar kantong. Padahal sampah jenis plastik sangat sulit terurai. Perlu waktu 500 tahun untuk memusnahkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Melihat dampak negatif yang ditimbulkan, sudah saatnya masyarakat --minimal dari diri sendiri-- dari sekarang mengurangi penggunaan kantong plastik guna menghindari efek negatif yang timbul di kemudian hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari pemerintah ada baiknya juga ikut mengkampanyekan anti penggunaan kantong plastik ini. Karena di beberapa negara, seperti Cina pemerintahnya sudah mulai melarang penggunaan kantong plastik dan mengganti dengan bahan jenis lain yang mudah didaur ulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dua berita 'eco-friendly' dari dua perguruan tinggi tadi mudah-mudahan bisa menggugah masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan. Caranya, kurangi polusi dengan bersepeda dan kurangi penggunaan kantong plastik. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;(Imung Murtiyoso, Februari 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7791106106584080058?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7791106106584080058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7791106106584080058&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7791106106584080058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7791106106584080058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/02/peduli-lingkungan-ala-ui-dan-itb.html' title='Pesan peduli lingkungan dari UI dan ITB'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-6646586916260065668</id><published>2008-02-01T18:41:00.000+07:00</published><updated>2008-02-01T19:15:35.082+07:00</updated><title type='text'>Jakarta banjir? Ah, itu biasa ...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Hujan yang kelewat deras dan nggak berhenti hasilnya adalah genangan-genangan air di hampir seluruh daratan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mengawali Februari, limpahan air hujan dari langit yang terlalu ekstrim akhirnya menjadikan Jakarta lazimnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;disaster area.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R6MHgIERtHI/AAAAAAAAAQs/BYzwsTgtLgk/s1600-h/indosat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R6MHgIERtHI/AAAAAAAAAQs/BYzwsTgtLgk/s200/indosat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161977846399349874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan protokol dari dan ke lima penjuru kota ini hampir semuanya sudah 'verboden' buat dilewati kendaraan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tak terkecuali rute bebe&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;rapa koridor busway yang 'takut' melawan dahsyatnya air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya jadual penerbangan di bandara Soekarno-Hatta pun banyak yang terlambat dan terhambat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Banjir juga tak sungkan mendatangi zona 'ring-1' dimana kantor saya terletak. Malah 300 meter ke arah timur terdapat istana dan kantor wakil presiden. Air ternyata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tak pandang bulu, zat kimiawi berlambang H2O itu mulai berani-beraninya menantang petugas Paspampres dan memasuki halaman dimana RI-2 berkantor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dan 200 meter ke arah yang sama, berkantor Gubernur DKI Jakarta yang konon seorang yang ahli dalam hal tata kota, dan ternyata sampai kini pun tak sanggup mengendalikan musibah tahunan tersebut.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyebab banjir di ibukota adalah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;green area&lt;/span&gt; atau kawasan hijau yang harusnya diperuntukan buat daerah resapan air ... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;abrakadabra&lt;/span&gt; tiba-tiba disulap menjadi mall atau pusat perkantoran. Kalaup&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;un ada beberapa penyangga air, kualitas dan kuantitasnya terus berkurang.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danau dan sungai mulai tersedimen &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;oleh banyaknya lumpur, sampah dan tumbuhan macam eceng gondok dan alang-alang. Rumah-rumah penduduk juga ikut mewarnai, tumbuh berjejer di pinggir-pinggirnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R6MGr4ERtGI/AAAAAAAAAQk/UaW_uPWek5Y/s1600-h/fauzi+bowo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R6MGr4ERtGI/AAAAAAAAAQk/UaW_uPWek5Y/s200/fauzi+bowo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161976948751184994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun, banjir membuat warga Jakarta tidak gampang panik. Penduduk yang tinggal di bantaran sungai-sungai sudah kebal dan justru disana mereka bisa menikmati hidup. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ibu yang masih rajin mencuci di sungai, walau sungai kotor dan keruh. Kaum bapak yang masih setia menggunakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;flying helicopter&lt;/span&gt; alias jamban gantung setiap pagi hari sambil menyedot rokok dalam-dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka paham bahwa pemerintah kota --meski setahun sekali-- pasti peduli dengan nasib mereka. Derita korban banjir biasanya menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;headlines &lt;/span&gt;pada media cetak atau elektronik, sesaat mengalahkan berita polah para politikus atau gosip infotainment. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah musim penghujan ibukota kayaknya nggak jauh beda dari tahun ke tahun. Banjir yang nggak bisa tertangani, wajah korban dan lokasi yang itu-itu juga, pemberi bantuan itu-itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejabat dan politikus seolah-olah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;the saviors&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; who comes down to the earth&lt;/span&gt; yang membawa bertruk-truk bantuan logistik bagi rakyat dengan gaya bicara yang sangat lancar dan terarah ketika disorot kamera. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Boleh dong... setahun sekali nampang di media.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well.&lt;/span&gt;.. sekarang kita lihat dan tunggu saja aksi sang ahli tata kota pilihan warga bersama tim-nya, bisakah mereka merealisasikan salah satu janjinya saat kampanye pilgub tempo hari. Membebaskan Jakarta dari banjir. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;(Imung Murtiyoso, Februari 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-6646586916260065668?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/6646586916260065668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=6646586916260065668&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6646586916260065668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6646586916260065668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/02/banjir-lagi-banjir-lagi.html' title='Jakarta banjir? Ah, itu biasa ...'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R6MHgIERtHI/AAAAAAAAAQs/BYzwsTgtLgk/s72-c/indosat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-6090876753107042620</id><published>2008-01-28T16:19:00.002+07:00</published><updated>2008-02-25T11:21:14.994+07:00</updated><title type='text'>Selamat Jalan Pak Harto...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R52mnIERtFI/AAAAAAAAAQY/JS1bHHB-vBY/s1600-h/ghaib.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 534px; height: 89px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R52mnIERtFI/AAAAAAAAAQY/JS1bHHB-vBY/s400/ghaib.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160463939146986578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;28 Januari 2008 menjadi hari yang sangat berk&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bung bagi bangsa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sejak pagi langit tidak menampakkan kecerahannya. Tertutupi mendung yang mengiringi kepergian sang Jenderal Besar, HM Soeharto. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Smiling General.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Langit seolah-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;olah ikut berduka a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tas kepergian seorang putra terbaik yang p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ernah terlahir dari rahim bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlahir sebagai seorang pejuang, negarawan dan bapak bangsa, Pak Harto yang lahir 86 tahun silam telah dipanggil Sang Khalik pada  Ahad, 27 Januari 2008 setelah hampir sebulan bergelut melawan penyakit yang menderanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sepatutnya seluruh rakyat Indonesia ikut berkabung atas kepergian Pak Harto. Baik yang sejalan maupun yang berseberangan dengan beliau. Sebagai muslim, ada perintah dari Rasulullah apabila ada saudara sesama muslim yang meninggal dunia, maka wajiblah kita untuk melayat dan mendoakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mungkin sebagai manusia, tentulah Soeharto memiliki kesalahan, namun semua jasa dan kebaikan yang telah beliau sumbangkan kepada ibu pertiwi juga tidak boleh dilupakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suka atau tidak, Pak Harto merupakan negarawan yang sangat disegani dan dihormati. Pak Harto pernah membawa Indonesia berdiri sejajar dengan negara-negara lain. Dan kita mengakui itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tatkala mendengar wafatnya beliau, hati ini serasa sesak. Rasa kehilangan seorang warga negara atas seorang bapak yang murah senyum dan berwibawa. Seorang bapak yang memimpin negeri ini selama 32 tahun dengan segala kelebihan dan kekurangannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lagu 'Gugur Bunga' yang selalu diperdengarkan beberapa stasiun televisi, saat beliau wafat membuat saya makin larut dalam kepiluan. Gugur Bunga selalu mengingatkan saya, betapa besarnya pengorbanan para pahlawan saat membela dan mempertahankan kemerdekaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kini, tidak akan ada lagi pahlawan sejati --pahlawan sesungguhnya-- yang pernah rela berkorban demi tanah air. Satu demi satu, mereka telah meninggalkan negeri ini. Negeri yang mereka rebut dari penjajah dengan darah dan nyawa. Meninggalkan jejak sejarah yang terus mewarnai perjalanan bangsa ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun, cerita-cerita para pejuang yang gagah berani mulai redup dan dilupakan generasi penerus negeri ini. Generasi kini --mungkin juga anak saya-- tidak kenal lagi siapa itu Diponegoro, jenderal Sudirman, I Gusti Ngurah Rai, atau mungkin Soeharto.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka tidak peduli dari mana kemerdekaan dan kebebasan yang mereka nikmati saat ini. Saya pribadi merasa khawatir, masihkan ada rasa nasionalisme di hati mereka? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masihkan mereka merasa menjadi orang Indonesia? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Atau jangan-jangan lima tahun kedepan, 'Gugur Bunga' tidak akan diperdengarkan lagi, karena memang sudah tidak ada lagi pahlawan yang dilahirkan dari negeri ini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallahu Alam&lt;/span&gt;. Selamat Jalan Pak Harto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; font-style: italic;"&gt;Betapa hatiku takkan pilu&lt;br /&gt;Telah gugur pahlawanku&lt;br /&gt;Betapa hatiku takkan  sedih&lt;br /&gt;Hamba ditinggal sendiri&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms; font-style: italic;"&gt;Siapakah kini plipur lara&lt;br /&gt;Nan setia dan perwira&lt;br /&gt;Siapakah kini pahlawan  hati&lt;br /&gt;Pembela bangsa sejati&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms; font-style: italic;"&gt;Reff :&lt;br /&gt;Telah gugur pahlawanku&lt;br /&gt;Tunai sudah janji bakti&lt;br /&gt;Gugur satu  tumbuh sribu&lt;br /&gt;Tanah air jaya sakti&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;(Imung Murtiyoso, Januari 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-6090876753107042620?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/6090876753107042620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=6090876753107042620&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6090876753107042620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6090876753107042620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/01/selamat-jalan-pak-harto.html' title='Selamat Jalan Pak Harto...'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R52mnIERtFI/AAAAAAAAAQY/JS1bHHB-vBY/s72-c/ghaib.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-2310315791349849684</id><published>2008-01-25T13:39:00.000+07:00</published><updated>2008-01-25T14:34:48.374+07:00</updated><title type='text'>Gaya pejabat menggunakan vooridjer</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Di jalanan ibukota, ternyata raja rimba bukan cuman dilakukan oleh pengemudi metromini, bajaj atau mikrolet saja. Pejabat pun rupa-rupanya nggak mau kalah dengan gaya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngoboy&lt;/span&gt; sopir-sopir ibukota.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bedanya, kalo sopir angkutan umum grusak-grusuk karena rebutan penumpang dan kejar setoran. Kalau sang pejabat hanya buat kepentingan diri sendiri dan mengabaikan kepentingan orang banyak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kejadiannya kemarin sore, Rabu (23/1) jam 5.30 sore, selepas orang pulang ngantor. Waktu padat-padatnya arus lalulintas. Coba cari jam segitu daerah mana di Jakarta yang bebas macet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nguing.. nguing... wookk.... nguing.... wookk&lt;/span&gt;.    Raungan sirene dari jauh sudah terdengar.  Wah... ada rombongan pejabat pulang nih, pikir saya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Makin dekat suara sirine &lt;span style="font-style: italic;"&gt;vooridjer&lt;/span&gt; semakin memekakkan telinga. Warga sipil yang bermobil dan bermotor mulai gelisah. Mereka sebentar-sebentar tengok ke belakang. Cuma ingin tahu, sebenarnya siapa sih yang mau lewat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kami-kami mungkin sangat maklum bila yang lewat adalah RI-1 atau RI-2, ambulan, atau rombongan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Reo&lt;/span&gt; yang mengangkut personel TNI atau Polri yang biasanya mau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngandang&lt;/span&gt; ke markas masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bujug buneh &lt;/span&gt;kata orang Betawi, setelah orang-orang pada minggir nggak tahunya yang mau lewat cuma satu mobil pejabat dikawal dua orang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;vooridjer&lt;/span&gt;. Satu dari pihak kepolisian, satunya lagi dari Dinas Perhubungan DKI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam hati bertanya, apakah bapak pejabat ini baru pertama kali hidup di Jakarta atau mau pamer, 'saya ini pejabat lho'. Mestinya kalo sudah terbiasa hidup di Jakarta beliau paham betul keadaan lalu lintas di Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apalagi pagi dan sore hari. Saat-saat tingkat stres masyarakat mulai memuncak. Pekerja yang seharian penat bergelut dengan tugas rutin dan ingin segera bertemu keluarga, tiba-tiba menjumpai ada pejabat yang maunya menang sendiri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sang pejabatpun semakin merasa gagah dan pongah tatkala dua &lt;span style="font-style: italic;"&gt;vooridjer&lt;/span&gt; yang menggunakan motor ber-Cc besar meliuk-liuk menghalau ratusan kendaraan di depannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya yang bermotor 'mengiringi' --mulai dari bundaran Patung Pak Tani sampai sampai stasiun Cikini-- mendengar tak henti-hentinya sang pengawal memainkan sirene. Sekedar mau menunjukkan, awas ada orang penting mau lewat.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya pikir, mental seperti bapak pejabat ini udah nggak ada lagi di Jakarta. Eh.. ternyata warisan feodal masih dibawa-bawa.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kayak jalan yang bangun bapak moyangya&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahu nggak pak,  kami juga ikut membangun jalan ini dengan membayar pajak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Cobalah bapak atau ibu bertenggang rasa dengan pengguna jalan lainnya. Lihat bagaimana penumpang metromini terus mengipas-ngipas tubuhnya karena kepanasan. Juga pengendara roda dua yang setiap harinya bermandikan asap dan debu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Please deh&lt;/span&gt;... pak !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalo bapak pernah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngerasain &lt;/span&gt;susahnya jadi warga biasa, pasti bapak malu deh naik mobil mewah dikawal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;vooridjer&lt;/span&gt;. Bapak akan merenung, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kok&lt;/span&gt; orang-orang lain pada kena macet, tapi saya yang sudah duduk nyaman di mobil ber-AC, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kok&lt;/span&gt; bisa-bisanya pengen juga jalanan lancar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;Usul saya sebagai masyarakat kepada bapak/ibu yang terhormat, andai tidak terlalu penting-penting banget, janganlah pernah menggunakan jasa&lt;span style="font-style: italic;"&gt; voordijer &lt;/span&gt;pada jam-jam padat. Suara sirenenya malah bikin panik dan keki pengendara lain. Untung kalo nggak sekalian disumpahin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cari waktu dimana jalan mulai lengang, biasanya diatas jam delapan malam, atau antara jam 1-2 siang. Waktu-waktu tersebut lumayan bebas macet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalaupun bapak tetap mau menggunakan jasa pengawalan --karena bapak ingin sekali dianggap pejabat--  tinggalkanlah kendaraan mewah bapak di kantor atau rumah. Mulai biasakan membonceng bersama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;vooridjer&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan membonceng &lt;span style="font-style: italic;"&gt;vooridjer,&lt;/span&gt; bapak akan mendapat dua keuntungan sekaligus. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, tidak akan terjebak macet karena bapak bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;selap-selip&lt;/span&gt; naik motor bersama sang pengawal. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;bapak masih tetap seorang pejabat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kok&lt;/span&gt;, karena masih dikawal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;vooridjer&lt;/span&gt;. Walaupun cuma dibonceng. Hiks... hiks... hiks....  &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 102); font-weight: bold;"&gt;(Imung Murtiyoso, Januari 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-2310315791349849684?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/2310315791349849684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=2310315791349849684&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2310315791349849684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2310315791349849684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/01/gaya-pejabat-menggunakan-vooridjer.html' title='Gaya pejabat menggunakan &lt;i&gt;vooridjer&lt;/i&gt;'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-9160212576396212208</id><published>2008-01-22T10:23:00.000+07:00</published><updated>2008-01-22T10:30:35.637+07:00</updated><title type='text'>Menanti aksi Doni Tata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R5ViAfY-aNI/AAAAAAAAAP4/KWYms9V1ijI/s1600-h/Doni.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R5ViAfY-aNI/AAAAAAAAAP4/KWYms9V1ijI/s320/Doni.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158136708788545746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sirkuit Losail, Qatar, 9 Maret 2008 menjadi awal pembuktian Doni Tata Pradita, pembalap Indonesia pertama yang akan bertarung di seluruh seri World Grand Prix musim balap 2008 pada kelas 250 cc. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak gentar atau pun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nervous&lt;/span&gt; menghadapi pembalap-pembalap lain. Dan saya akan berusaha menjadi yang terbaik dalam arena MotoGP,” kata Doni Tata.&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada musim balap 2008 itu Doni akan mengikuti 17 seri yang digelar di 15 negara.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Asia diwakili tiga negara. Masing-masing Doni Tata Pradita dengan tim YAMAHA PERTAMINA INDONESIA, Hiroshi Aoyama (RED BULL KTM 250) dan Yuki Takahashi (SCOT RACING TEAM 250) dari Jepang, serta Ratthapark Wilairot dari Thailand (THAI HONDA PTT SAG).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbendera Yamaha Pertamina Indonesia (YPI), Doni yang anak Yogya itu menggunakan Yamaha TZ250 bernomor 45, dan akan bertarung menghadapi 22 pembalap yang kebanyakan dari Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kita, masyarakat Indonesia berharap dan berdoa agar hasil yang diraih Doni Tata Pradita dalam arena balap MotoGP 2008 bisa mengangkat nama Indonesia di mata internasional.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang Doni !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;(Imung Murtiyoso, Januari 2008&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;photo by indonesianracing.com&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-9160212576396212208?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/9160212576396212208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=9160212576396212208&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/9160212576396212208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/9160212576396212208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/01/menanti-aksi-doni-tata.html' title='Menanti aksi Doni Tata'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R5ViAfY-aNI/AAAAAAAAAP4/KWYms9V1ijI/s72-c/Doni.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7609583527750944485</id><published>2008-01-07T18:03:00.000+07:00</published><updated>2008-02-08T13:04:10.654+07:00</updated><title type='text'>PSP, jadul namun berkelas</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R4MHLvY-aMI/AAAAAAAAAPw/KSzqIh9xvBQ/s1600-h/PSP.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 91px; height: 81px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R4MHLvY-aMI/AAAAAAAAAPw/KSzqIh9xvBQ/s320/PSP.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152970296923154626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; J&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;adul tapi berkelas. Itulah kesan pertama gue terhadap kelompok Pancaran Sinar Petromaks (PSP&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;). Meski jadul, tapi keberadaan dan kesuksesan mereka sampai sekarang belum tergantikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;PSP yang lahir konon pada 21 Juni 1978 dibentuk oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;well-educated personnel&lt;/span&gt;, Monos (gitar, vocal), Rijali (mandolin, vocal), Andra (marakas), Dindin &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(tamborin), James (bass), Omen (okulele, vocal), Aditya (gendang II), Ade (gendang I), dan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Eddy (flute). Mereka adalah mahasiswa-mahasiswa asal Universitas Indonesia (UI).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;PSP melahirkan sebuah sub-genre musik baru, dangdut plesetan. Sebuah aliran musik yang 'memporak-porandakan' pakem bermusik. Sebuah kerja kreatif yang justru menjadikan dangdut bisa dinikmati oleh lintas-usia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Contohnya, bagaimana single &lt;span style="font-style: italic;"&gt;My Bonnie&lt;/span&gt; yang merupakan lagu asli rakyat Skotlandia diplesetkan PSP menjadi sebuah tembang dangdut. Atau &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;lagu Kidung milik kelompok Pahama tak terkecuali habis dijaili oleh mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tanpa mengurangi rasa hormat kepada seniman dangdut tanah air lainnya, ternyata PSP-pun sudah ambil bagian mempromosikan musik dangdut ke kampus-kampus. Musik dangdut yang selama ini dii&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mage&lt;/span&gt;kan sebagai musik kaum marjinal, di tangan PSP menjadi musik "kaum sekolahan".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meski sudah hampir 30 tahun nggak nongol lagi, namun lagu-lagu mereka masih banyak dikenang sama orang-orang seumuran gue. Orang-orang yang umurnya 35 tahun keatas. Buat yang lahir tahun 80-an ke atas gue jamin nggak bakalan kenal siapa tuh PSP. Iya nggak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue sendiri mulai kenal PSP waktu kelas empat SD tahun tahun 1978. Saat PSP pertama kalinya muncul di 'kotak ajaib' pada ulang tahun TVRI tahun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 1978.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selesai manggung malam itu di stasiun siaran milik pemerintah itu, paginya masyarakat riuh-rendah ngobrolin PSP. Di kantor, di sekolah, di warung. Lagu macam Ogah Ah, Kidung, Gaya Mahasiswa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;well-known&lt;/span&gt; banget sama anak-anak Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R4ILTPY-aLI/AAAAAAAAAPo/n6SpEpqUZAg/s1600-h/PSP-Group.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R4ILTPY-aLI/AAAAAAAAAPo/n6SpEpqUZAg/s320/PSP-Group.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152693348841973938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi kalo gue denger lagu Fatime sama Dendang PSP, gue punya kenangan buruk nih ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya begini &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;(based on true story)&lt;/span&gt;,&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;  &lt;/span&gt;di RT gue anak-anak SD seumuran (kelas IV/V) banyak banget. Tiap malam minggu, biasanya kita sering main orkes sambil melancong atawa cari perhatian cewek-cewek di RT tetangga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Maklum RT tetangga stok ceweknya lumayan banyak dan cakep-cakep. Istilahnya halaman rumah tetangga lebih ijo  dari rumah sendiri. Salah satunya PN (sori cuman inisial doang). Walau ada beberapa cewek lagi tapi PN yang paling manis. Rencananya malam ini kita mau konser di rumah PN, primadona RT tetangga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Malam minggu ba'da maghrib anak-anak udah siap sama semua perangkat 'lenong'nya, Yadi pada gitar, Wawan pada gendang, Idris pada bass... betot, dan Hendra pada kecrekan. Sisanya: gue, Indra, Udin cuman bagian teprok tangan doang. Oh ya.. kelompok orkes kita namain '&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ankodu'&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jreng... &lt;/span&gt;Fatime dijadiin lagu pembuka. Meski suara gitar dan gendang nggak kompak, namun bisa ditutupi sama suara teprokan tangan. Alhasil tembang Fatime diselesaikan tepat waktu. Selesai Fatime dilanjutin Dendang PSP.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Belum Dendang PSP selesai, tiba-tiba seseorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyiramin&lt;/span&gt; air dari rumah yang halaman depannya dijadiin tempat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngorkes&lt;/span&gt; (di seberang rumah PN). Untungnya nggak pada basah kuyup, karena siraman airnya terhalang pager rumah. Dasar aja anak-anak pada bangor, bukannya pergi malah nerusin nyanyinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nggak lama kedengeran &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kletek&lt;/span&gt;, bunyi pintu pager dibuka. Dari tempat gue dan temen-teman manggung, sekonyong-konyong seseorang berlari ke arah kita-kita sambil tangannya megangin pipi. Gue samar-samar sempet liat pipinya ditempelin koyo. Keliatannya tuh orang lagi sakit gigi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tanpa aba-aba lagi, gue and &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gangs&lt;/span&gt; langsung pada ngibrit. Ternyata orang itu terus mengejar. Sampai masuk ke wilayah RT kita. Nasib sial dialami Yadi, ia ketangkep dan digamparin. Karena dia dianggap ketuanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi emang betul sih... Yadi ketuanya :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue sendiri selamet, tapi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyungsep&lt;/span&gt; ke aspal, karena lari kelewat kenceng jadinya badan nggak seimbang. Baju robek, tangan lecet-lecet. Untungnya tuh orang nggak ngeliat gue jatuh. Kalau liat, nasib gue nggak beda sama Yadi. Bakalan ditampolin. He... he...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Besoknya di sekolahan --kebetulan semuanya satu sekolahan-- kita pada ngakak semuanya inget kejadian semalem. Yadi yang kena tampol juga masih sempet cengengesan. Ngomong-ngomong PN --yang juga satu sekolahan-- tau nggak ya kejadian semalem. Mudah-mudahan sih dia nggak tau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;FYI friends&lt;/span&gt;, orang yang nguber-nguber kita semalem ternyata berinisial Y. Kabar terakhir sekarang Y udah jadi pejabat di Departemen Keuangan. Maaf pak Y, kami sudah mengganggu 'kenyamanan' sakit anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lagu Dendang PSP yang awalnya buat menarik perhatian PN, ternyata jadi 'kontra-produktif'. Maksud hati 'carmuk' sama PN, eh... malah diuber-uber sama pak Y yang lagi sakit gigi. Nasib... nasib. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meski kejadiannya sudah hampir 30 tahun lewat, tapi 'kenangan manis' gue sama temen-teman nggak gampang dilupain. Bukan masalah tampolannya, tapi Dendang PSP dan Fatime-nya yang sampai sekarang terus terkenang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Thus&lt;/span&gt;, terlepas dari pengalaman gue tiga dasawarsa silam, patutlah gue pribadi --mungkin juga teman-teman &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ankodu&lt;/span&gt;-- menempatkan PSP sebagai pioner orkes melayu plesetan. Orkes moral yang bercita rasa tinggi. Yang jadul namun tetap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;catchy &lt;/span&gt;dan berkelas. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 102); font-weight: bold;"&gt;(Imung Murtiyoso, Januari 2008,  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;photo by http://orkesmoralpsp.multiply.com/&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7609583527750944485?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7609583527750944485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7609583527750944485&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7609583527750944485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7609583527750944485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/01/psp-jadul-tapi-berkelas.html' title='PSP, jadul namun berkelas'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/R4MHLvY-aMI/AAAAAAAAAPw/KSzqIh9xvBQ/s72-c/PSP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7180375571167297691</id><published>2008-01-03T19:01:00.000+07:00</published><updated>2008-01-09T15:06:01.733+07:00</updated><title type='text'>Family gathering atau duduk bareng di pinggir pantai</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;F&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;amily gathering&lt;/span&gt; keluarga besar Perum ANTARA yang waktunya berbarengan dengan tutup tahun 2007 mudah-mudahan bisa menjadi cerita dan kenangan akhir tahun yang manis, khususnya buat seluruh karyawan di perusahaan BUMN milik pemerintah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kesempatan yang nggak tiap tahun datang boleh dong disambut dengan tangan terbuka. Apalagi transportasi dan konsumsi ditanggung kantor. Juga melimpahnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;door prize&lt;/span&gt; yang disediakan panitia menjadi penyemangat, meski saat ini musim hujan dan gelombang pasang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lagian juga kalau ke Ancol pakai ongkos sendiri, kayaknya berat deh. Tau sendiri di Ancol segalanya serba mahal. Buat gue yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;low-class worker&lt;/span&gt; dan berkantong pas-pasan, sepertinya malas berkunjung ke lokasi rekreasi di ibukota. Maksudnya malas ngeluarin duit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lumayan lama juga kantor gue nggak ngadain acara kayak beginian. Terakhir tahun 2002 di Waterboom, Cikarang. Jadi kalo diitung-itung udah lima tahunan keluarga besar kantor gue nggak bisa piknik gratisan. Ooo.. jadi piknik cuma ngandelin 'kemurahan' kantor doang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Auk ah... gelap.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ada 2000-an jiwa yang mendaftar ke panitia. Semuanya keluarga besar kantor gue. Tinggalnya mencar-mencar. Ada di seluruh pojok Jabodetabek. Umumnya sih tinggal di perumahan, jadi mengkoordinir urusan transportasinya lebih gampang. Buat mengangkut mereka udah disiapin 29 bus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Untuk urusan transportasi dan konsumsi bolehlah panitia diacungi jempol, karena bus-bus yang disediakan cukup baik (minimal nggak kipas-kipas kepanasan) dan nggak ada keluhan soal kurangnya konsumsi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Acara yang dipusatkan di pantai carnaval itu dimulai jam 09.00 pagi dengan sambutan dari direktur utama, dan ketua panitia.  Sayangnya waktu yang tersedia didominasi oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cuap-cuap&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;host&lt;/span&gt; yang bikin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;boring&lt;/span&gt;. Udah gitu... eh ditambah ada acara ulang tahun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena berharap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;door prize&lt;/span&gt;, banyak peserta yang kebanyakan anak-anak dan para pensiunan harus duduk manis 'ditamparin' angin laut.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Banyangkan, selain didera angin laut empat jam lebih, mata dan kuping bolak-balik terkonsetrasi pada pengumuman undian di panggung dan sobekan potongan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;door prize&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira jam setengah dua siang  'acara duduk-duduk bareng keluarga' kelar digelar. Krkhk... krkkh... (nih ceritanya bunyi pinggang yang lagi dilurusin). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun, waktu yang ditentukan panitia cuma sampai jam tiga sore. Sisa yang tinggal kurang dari dua jam tidak cukup buat para pensiunan yang ingin membahagiakan cucunya berkeliling Ancol. Bapak yang dari rumah sudah meniatkan mengajak anaknya untuk melihat pentas lumba-lumba juga diurungkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jangankan berkeliling, buat berjalan menuju ke salah satu wahana saja, waktu sudah habis. Belum lagi antrenya. Bisa-bisa ditinggalin bus. Emang mau, pulang naik mikrolet atau metromini? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ada yang nyeletuk, kenapa nggak dari pagi aja kelilingnya? Wah ini pendapat ada benarnya, tapi 'limpahan' hadiah yang digadang-gadang  panitia membuat sebagian besar peserta &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gathering&lt;/span&gt;  --sekali lagi-- duduk manis di tempat masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nggak munafik lah, setiap orang pasti menginginkan hadiah, apalagi mereka yang punya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;feeling&lt;/span&gt; akan ketiban rejeki hari itu, terpaksa 'tersandera' hanya untuk menunggu pengumuman &lt;span style="font-style: italic;"&gt;door prize &lt;/span&gt;dari pembawa acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur, hadiah sudah semua habis dibagikan kepada yang nomor &lt;span style="font-style: italic;"&gt;door prize&lt;/span&gt;-nya keluar, mulai dari karyawan tetap, honorer sampai pensiunan kebagian semua.  Bahkan ketua panitia pun kebagian hadiah utama sebuah sepeda motor. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wus.. wus.. yang lain makin jauh ketinggalan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gathering&lt;/span&gt; kali ini acaranya membosankan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Garing&lt;/span&gt;, bikin badan pegal-pegal karena kelamaan duduk. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;No artists, no entertainment&lt;/span&gt;. Waktu buat ngajak jalan-jalan keluarga nggak ada. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekedar usul, lain kali baiknya acara digelar di lokasi yang luas, dimana anak-anak bisa bermain leluasa, waktu yang disediakan pun lebih longgar. Waterboom dan Taman Safari pilihan yang baik tuh.    Ah.. pake usul segala emang elo siapa?  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yee... namanya usul, boleh dong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anyway&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;congrats to&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Perum ANTARA for the 70th anniversary&lt;/span&gt;, dan selamat buat yang dapat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;door prize&lt;/span&gt;, minimal ada kenang-kenangan yang dibawa pulang. Yang belum dapat, barangkali tahun depan rejekinya. Itupun kalau kantor punya dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari itu berdoalah semoga memasuki tahun 2008 ini, Perum ANTARA makin maju dan bisa memakmurkan karyawannya.  &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 102); font-weight: bold;"&gt;(Imung Murtiyoso, Januari 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7180375571167297691?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7180375571167297691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7180375571167297691&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7180375571167297691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7180375571167297691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2008/01/menutup-2007-duduk-bersama-keluarga-di.html' title='&lt;i&gt;Family gathering&lt;/i&gt; atau duduk bareng di pinggir pantai'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7825703985460206257</id><published>2007-12-31T13:39:00.000+07:00</published><updated>2007-12-31T13:50:04.974+07:00</updated><title type='text'>Melempar kail, menguji kesabaran</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak cara untuk melatih kesabaran. Di Jakarta sendiri sangatlah mudah mengukur tingkat kesabaran seseorang. Bisa dilihat mulai dari antre minyak tanah, antre tiket transportasi umum, dan kedisiplinan berlalu lintas. Hal-hal tersebut bisa dijadikan parameter kesebaran warga ibukota.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Umumnya kesabaran penduduk yang tinggal di kota-kota besar sangat rendah. Pameo "Orang Sabar Disayang Tuhan" acapkali disingkirkan. Contohnya, bagaimana seseorang daripada harus antre berjam-jam maka dengan mudahnya menggadaikan "kesabarannya" kepada calo tiket. Atau para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;riders &lt;/span&gt;yang dengan santainya "ngeluruk massal" ke jalur khusus busway dengan alasan macet. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kasus-kasus tersebut adalah contoh manusia yang kesabaran hatinya tertinggal di rumah. Di luar rumah adalah belantara yang berlaku hukum rimba. Siapa kuat dia menang. Sekarang sukar sekali membedakan mental antara pengemudi metromini, bajaj, mikrolet dengan pengendara motor/mobil pribadi yang notabene orang-orang kantoran. 11-12 alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Undispliner!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya tidak bermaksud menyamaratakan bahwa semua pengguna jalan di Jakarta tidak berdisiplin. Hanya memberi gambaran bahwa ada sebagian warga Jakarta yang tingkat kesabarannya sudah meluntur. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Baiklah, saya tidak lagi 'meracau' tentang tingkat kesabaran warga kota besar. Mungkin beritanya hampir tiap hari muncul di surat-surat kabar. Jadi nggak perlulah saya 'sok tahu' tentang hal ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada pengalaman saya tentang ujian kesabaran. Tapi ditilik dari sudut hobi lho. Memang ada hobi yang berguna melatih kesabaran seseorang? Ada dong. Itu memancing. Hobi yang sekaligus olahraga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Minggu lalu, ada lomba mancing di Sawangan, Depok. Nah, saya termasuk peserta yang terdaftar untuk ambil bagian guna memeriahkan HUT ke-61 Perum ANTARA, sebuah BUMN termuda yang disahkan pada pertengahan 2007 lalu. Kegiatan ini diadakan oleh sejumlah karyawan ANTARA yang berdomisili di seputaran Depok dan Bogor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumpeh deh,&lt;/span&gt; seumur-umur baru kali ini ngikutin lomba memancing. Semuanya serba bingung. Bingung pegang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;joran&lt;/span&gt;, pegang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;reel&lt;/span&gt;, bingung melempar mata kail. Apalagi saya datang ke tempat lomba tanpa 'most needed equipments' seperti joran, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;korang&lt;/span&gt; atau umpan. Dengan kata lain cuma ehem... modal dengkul. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tapi, untungnya. Sekali lagi untungnya banyak kawan yang bermurah hati menawarkan perlengkapan buat mancing. Joran dipinjamkan oleh bapak Dedi, umpan dibuatkan rekan Sudjana, korang (jaring ikan) disiapkan oleh bung Eri. Bahkan, untuk minum, snak dan rokok, panitia sudah menyiapkan dengan begitu lengkap. Makasih ya.. buat panitia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;You all did it well !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Daftar ulang dan pengundian lokasi lapak langsung ditentukan saat peserta mulai datang. Kebetulan lapak saya bersebelahan dengan Cang Wak atawa Riswandi --yang jam terbang mancingnya lumayan banyak-- dan bung Eri yang udah kali kedua mengikuti lomba mancing ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tepat jam 10.00 Wib, Direktur Utama Perum ANTARA, Bapak Ahmad Mukhlis Yusuf didampingi ketua lomba Majuni Syair membuka lomba mancing yang memperebutkan piala bergilir pimpinan tertinggi instansi ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Buat panitia, kedatangan seorang dirut adalah hal yang membanggakan. Salah seorang panitia, Sudjana sempat berkomentar bahwa baru kali ini seorang puncak pimpinan hadir untuk membuka secara resmi lomba mancing tahunan ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; font-weight: bold;"&gt;Dua untuk selamanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Awal memancing saya malah menjadi bahan tertawaan rekan lainnya. Umpan yang nggak bisa dilempar. Ternyata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;reel &lt;/span&gt;belum dibuka. Sekalinya bisa, umpan bukan jatuh ke tengah kolam, malah jatuh diatap lapak. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Huh... capek deh...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Justru di menit-menit awal, saya sukse menanggok dua ekor ikan emas. Riswandi yang lebih profesional malah heran dengan 'kebolehan' saya pagi itu. Dua ekor dalam waktu 10 menit. Hasil yang membanggakan buat pemula seperti saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tapi kelihatannya rejeki saya hari itu cuma dua ikan aja kali ya... Peserta lainnya berkali-kali kailnya tersangkut di mulut ikan. Sementara kail saya setelah nyangkut di mulut ikan kedua, nggak pernah lagi 'dicolek', padahal konon ikan yang dilepas ke kolam sebanyak dua kuintal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bayangkan sejak jam 10 pagi sampai saat makan siang jam 12.30, nggak ada lagi ikan meminati umpan saya. Asal tahu aja umpan saya ini khusus dibuat oleh Sudjana yang namanya begitu 'harum' di jagat permancingan, karena seringnya menjuarai lomba memancing di wilayah Sawangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Lima menit umpan nggak disenggol ikan, saya paling nggak betah dan gelisah. Daripada 'tersiksa' ngeliatin pelampung, lebih baik jalan-jalan atau cari teman ngobrol. Buat rekan yang terbiasa memancing, hal-hal yang saya lakukan diatas dianggap sesuatu yang 'tabu'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Terus terang inilah momen yang paling membosankan, dimana saya tak berdaya saat diuji kesabaran.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; I'm sick of this situation.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mereka yang biasa mancing, berjam-jam terpaku diam sambil tak berkedip memandang pelampung bukanlah sesuatu yang menyiksa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;What an enjoyable day&lt;/span&gt;. Untuk menjaga 'kekusyuan' umumnya mereka mewajibkan adanya rokok dan kopi. Nggak ada tuh yang jalan-jalan atau ngobrol. Paling &lt;span style="font-style: italic;"&gt;break&lt;/span&gt; pas mau buang air doang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya pribadi nggak (baca: belum) pernah berminat sama olah raga yang namanya mancing ini, sebab saya pikir para penikmat hobi tersebut cuma buang-buang waktu. Bayangkan mulai pagi sampai sore nggak beranjak dari lapak, sepanjang hari tersandera oleh gerakan pelampung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Namun ada pelajaran yang bisa diambil dari kaum pemacing ini. Sisi kesabaran yang patut diancungi jempol. Terus terang saya nggak bisa seperti mereka. Karena saat pertama mereka melempar kail, dari situ kesabaran mulai diuji. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya nggak tahu apa dua ekor ikan yang saya dapat dalam 10 menit tadi hanya buat menguji kesabaran atau membuat saya 'adiktif' memancing. Tapi yang jelas, memancing belumlah menjadi hobi favorit saya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;But for anually event&lt;/span&gt;, it's ok lah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kalo begitu memancing adalah satu kegiatan yang menguji tingkat kesabaran pesertanya.  Kesabaran menatap, kesabaran berkonsetrasi dan kesabaran menahan kantuk. Dan saya belum bisa melakukan semua itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jadi kesimpulannya saya termasuk orang yang nggak sabar dong? Mudah-mudahan nggak... lah, buat hal-hal lain saya usahakan bersabar. Tapi saya bisa menjadi orang yang nggak sabar kalau harus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;melototin&lt;/span&gt; pelampung. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0); font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, Desember 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7825703985460206257?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7825703985460206257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7825703985460206257&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7825703985460206257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7825703985460206257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/12/melempar-kail-menguji-kesabaran.html' title='Melempar kail, menguji kesabaran'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-4655489864124823069</id><published>2007-11-26T17:52:00.000+07:00</published><updated>2007-11-28T16:00:41.367+07:00</updated><title type='text'>Ada apa dengan jiran kita?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Makin hari makin aneh saja memperhatikan kelakuan Malaysia yang makin serampangan mengklaim beberapa aset budaya Indonesia sebagai milik mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah sukses 'menewaskan' Indonesia melalui keputusan mahkamah internasional yang memenangkan kepemilikan atas pulau Sipadan dan Ligitan, ambisi jiran itu makin tak terkendali. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berbekal keberhasilan kasus Sipadan-Ligitan, Malaysia pun mulai coba-coba mengakui pulau Ambalat sebagai bagian dari wilayahnya. Namun untuk kasus ini, pemerintah Indonesia sudah bisa membaca gelagat dari negara yang mengaku satu rumpun tersebut. Syukur Ambalat masih bagian sah NKRI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ternyata kegagalan menguasai daratan Ambalat, tak membuat mereka kapok. Banyak jalan menuju Roma pikirnya, maka banyak cara buat menaklukan Indonesia. Yang paling gampang adalah aneksasi budaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Melalui gimik "Budaya Nusantara" kementerian kebudayaan dan pariwisata setempat menjadikan lagu "Rasa Sayange` sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jingle&lt;/span&gt; untuk promosi pariwisata negeri itu. Lagu rakyat Maluku ini bisa-bisanya diklaim sebagai sebuah karya mereka. Pengakuan sepihak itu membuat rakyat Indonesia tersinggung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alasannya, karena Malaysia termasuk merasa bagian dari wilayah Nusantara, maka budaya yang ada di Indonesia, merupakan milik mereka juga. Nah dengan begitu, tari Kecak, karapan sapi, burung cendrawasih dan hasil budaya Indonesia lainnya akan diakui menjadi budayanya pula. Lha wong mereka mengaku bagian dari nusantara. Boleh aja ngaku bagian Nusantara, tapi harus jadi provinsi NKRI yang ke-34 dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun seperti dilansir &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;myRMnews&lt;/span&gt;,  pemerintah Malaysia akhirnya menyerah soal polemik lagu Rasa Sayange. Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Rais Yatim telah bertemu dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Dalam pertemuan itu, jiran mengakui lagu Rasa Sayange sebagai lagu asli Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apakah persoalan sudah selesai? Ternyata belum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gagal klaim atas Rasa Sayange, mereka secara ngawur mengklaim Reog Ponorogo sebagai miliknya. Klaim ini lebih ngawur lagi! Mana mungkin sebuah kesenian yang sudah berusia ratusan tahun tiba-tiba dijumpai pula di negeri yang letaknya ribuan kilometer dari daerah asalnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Antara Jawa Barat dan Jawa Tengah yang letaknya sangat berdekatan, memiliki seni dan budaya yang berbeda. Lha ini sebuah negeri di semenanjung, tanpa dasar sejarah mengklaim seni reog sebagai warisan budayanya. Kalau Malaysia mengaku reog adalah budaya asli melayu, mestinya di Riau --yang notabene pusat budaya melayu-- harusnya juga ada masyarakatnya yang bermain reog.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang budayawan asal Ponorogo, Drs Sutejo, MHum mengemukakan bahwa pengakuan kesenian Reog oleh negeri jiran itu sangat lemah karena faktanya, secara nasional maupun internasional seni itu sudah diakui berasal dari Ponorogo, Jatim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sederhana saja, coba cari tokoh-tokoh Reog di negeri jiran itu, paling-paling tidak ada. Kalau toh ada, mungkin mereka asalnya orang Jawa juga asal Ponorogo," katanya seperti dikutip ANTARA News di Surabaya, beberapa waktu lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ada benarnya pendapat budayawan Drs Sutejo karena imigran dari Indonesia, khususnya dari Jawa sudah ada di negeri itu konon sejak 1930-an. Sehingga secara tidak langsung mereka masih melestarikan seni dan budaya leluhur di perantauan. Kemungkinan dari sinilah budaya tanah air diakui oleh Malaysia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Contoh bijak adalah para imigran asal Jawa yang bermukim di Suriname, meskipun sudah beberapa generasi bermukim di sana,  namun budaya Jawa macam wayang kulit, keroncong, ludruk ataupun ketoprak tetap mereka lestarikan. Tapi pemerintah Suriname tidak pernah mengklaim bahwa seni budaya tersebut berasal dari Suriname. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Kesenian barongsai yang berasal dari Cina sudah dimainkan di Singapura sejak bertahun-tahun lalu, tapi Singapura tidak mengakui itu budaya mereka. Atau karate sudah masuk ke Indonesia sejak lama, namun tidak serta-merta karate diakui milik Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Harusnya pemerintah Malaysia melakukan cek dan ricek dahulu sebelumnya mengakui sebuah seni atau budaya. Ini budaya asli miliknya atau milik tetangganya. Walaupun bentuk kesenian  itu sudah ada bertahun-tahun di negeri mereka, tapi bukan otomatis mereka dapat mengklaim seenaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Krisis identitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kasus-kasus ini merupakan dampak kemajuan ekonomi yang dialami negara jiran itu. Beberapa proyek prestisius (baca: mubazir) dibangun di Kuala Lumpur. Ada Petronas Tower, Sirkuit F1 Sepang dan terakhir mengirimkan "angkasawan" bersama kosmonot Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayang sekali, kemajuan itu tidak diimbangi dengan menampilkan kejayaan budaya negeri sendiri. Program kunjungan wisata 2007 yang ditawarkan justru menampilkan sisi budaya yang bukan asli mereka. Lagu Rasa  Sayange, dan Barongan (reong) adalah contohnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bangsa Malaysia yang --lagi-lagi konon-- terkenal santun dan agamis, tampaknya mulai khawatir akan eksistensi budaya dan jatidirinya sebagai sebuah bangsa, sehingga untuk "meramaikan" khasanah budayanya, diklaim-lah budaya tetangganya. Ironisnya yang dicomot justru nggak ada korelasinya dengan adat-istiadat melayu semenanjung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Bulan Bintang, Yusron Ihza Mahendra menyatakan, krisis percaya diri sebagai bangsa kini melanda Malaysia, yang mendorong munculnya kebiasaan mencaplok budaya orang lain, terutama dari Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kebiasaan mereka mencaplok budaya RI, apakah itu hasil kreasi pakaian (batik), musik (angklung), makanan, dan kemudian lagu-lagu, bahkan daratan (pulau), merupakan gejala kejiwaan yang mencerminkan krisis percaya diri sebagai bangsa," ujarnya kepada ANTARA News.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia mengatakan itu, menanggapi informasi tentang diklaimnya lagi `Burung Kakatua` sebagai lagu rakyat warisan budaya jiran, menyusul hal sama berlaku untuk `Rasa Sayange`.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kebiasaan tidak beretika ini, sekaligus mencederai budaya Melayu yang seharusnya sopan santun dan berakhlak tinggi," kata Yusron Ihza Mahendra yang masih berdarah Melayu dari wilayah Provinsi Bangka Belitung ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mungkin gejala kejiwaan ini yang sekarang diidap tak kurang dari tiga juta warga Malaysia, sehingga mereka sudah tidak bisa lagi membedakan mana milik sendiri mana milik orang lain. Gejala kejiwaan ini dikenal dengan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;kleptorus homoklepto&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, November 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-4655489864124823069?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/4655489864124823069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=4655489864124823069&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/4655489864124823069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/4655489864124823069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/11/ada-apa-dengan-negara-jiran-kita.html' title='Ada apa dengan jiran kita?'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-3673574781270535522</id><published>2007-11-06T18:34:00.000+07:00</published><updated>2007-11-09T10:37:40.892+07:00</updated><title type='text'>Communication Breakdown</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Judul tulisan ini memang sama persis dengan judul lagu yang dipunyai supergroup Led Zeppelin,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Communication Breakdown&lt;/span&gt;. Lagu yang terdapat di album &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Led Zeppelin I&lt;/span&gt; itu menceritakan pemuda yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nervous &lt;/span&gt;menghadapi seorang gadis, sehingga komunikasi keduanya menjadi nggak jalan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi ntar dulu, saya nggak mau cerita hal-ikhwal tentang perjalanan grup asal Birmingham, Inggris Raya tersebut. Semua orang tahu kehebatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;the magnificent four&lt;/span&gt;, Jimmy Page, Robert Plant, John Paul Jones dan John Bonham di era 1970-1980.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun judul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;communication breakdown&lt;/span&gt; sangatlah relevan dengan suasana di tempat saya kerja saat ini. Entah kenapa tiba-tiba komunikasi di divisi ini mendadak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;stuck&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalau lirik yang dibuat Page, Jones dan Bonham menceritakan tentang hubungan dua anak manusia yang nggak bisa nyambung, kalau di sini --di ruangan saya-- ceritanya menjadi lebih spesifik dan menarik. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Inter-personnel relation break down&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gejala mulai tampak awal 2007, tatkala gonjang-ganjing antara dua divisi layanan publik siap di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;regrouping&lt;/span&gt;, direncanakan hasil dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;merger&lt;/span&gt; bisa dioperasikan awal 2008. Dengan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; performance&lt;/span&gt; yang sama sekali baru. Etos kerja, visi dan misi, logo, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;reward and punishment system&lt;/span&gt;, serta personel (sebagian) direncanakan baru dan gress. Yang nggak siap dengan perubahan ini dipersilakan balik kanan maju-jalan alias mundur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lha itu kan bagus? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Making progress &lt;/span&gt;namanya! Betul saya pribadi sangat senang dan setuju dengan rencana tersebut. Apalagi dengan perubahan status di lembaga ini, yang mengharuskan setiap insan di dalamnya mau dan harus bersikap profesional. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jadi apanya yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;breakdown&lt;/span&gt; dong? Kalau menurut saya ya... semuanya. Mulai dari manajer sampai ke bawahannya. Komunikasinya nggak jalan. Ada yang tersumbat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Our throats are clogged up.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya berusaha fair, bahwa ini merupakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;a collective fault&lt;/span&gt;, kesalahan bersama. Semua personel disini sedang dijangkiti sebuah penyakit,  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jaim syndrome&lt;/span&gt; (sindrom jaga imej). Saya yang tadinya bersikap moderat, lambat-laun akhirnya mengikuti atmosfir yang nggak kondusif ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Harusnya kondisi kayak begini jangan terlalu lama di'antepin' kata orang Betawi. Tapi bagaimana caranya untuk mencairkan dinginnya ruangan ini? Ah... kalau saya sih... gampang aja. Sepanjang hari paling nyibukin diri sama kerjaan sambil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyumpel&lt;/span&gt; kuping dengerin Megadeth, System of A Down, plus nomor 80-an: a-Ha, atau Duran-Duran. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;It's simply the best.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yang lainnya? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Idem Ditto&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sami mawon&lt;/span&gt;. Punya kesibukan masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suasana lumayan cair, paling pas mau makan siang. Biasanya suasana hening akan rada meriah, kalau ada yang ngomong, "Ada yang mau titip makan siang nggak?" Pas jam makan siang biasanya saya malas keluar kantor jadinya minta tolong dibungkusin aja. Ha... ha... ha...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Buat dong suasana yang nyaman dan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; happy &lt;/span&gt;jangan kayak orang yang pada baru kenal aja. Caranya? Pendapat pribadi saya, di ruangan ini kan pasti ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chairperson&lt;/span&gt; yang bertanggungjawab. Akan lebih elok-nya jika penanggungjawab (manajer atau asmen) mau mengorbankan sedikit waktunya untuk berakrab-ria. Paling lama sepuluh menit. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya pikir acara tegur-sapa ini nggak akan mengurangi kewibawaan seorang kepala atau para bawahan kok. Bahkan hal ini akan memompa semangat kerja dan kreativitas semua personel. Yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dengan sendirinya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;akan terbentuk sebuah sinergi antara bawahan dan atasan. Sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Simbiosis Mutualisma&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akan menjadi sangat wajib hukumnya bila suatu komunitas yang didalamnya berkumpul beberapa orang memanjangkan tali silaturahmi. Karena ini sama pentingnya seperti hubungan kekerabatan dengan keluarga atau saudara.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nggak ada yang dirugikan dan diuntungkan. Asal rukun dan ikhlas s&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;eperti bunyi sebuah falsafah Jawa, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rukun Agawe Sentosa&lt;/span&gt;.  Rukun menjadikan sejahtera. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Maka akan sangat disayangkan bila divisi yang cuma dihuni oleh beberapa gelintir orang saja harus terlempar memasuki fase &lt;span style="font-style: italic;"&gt;communication breakdown&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bukan apa-apa, maksud tulisan pribadi saya ini adalah buat kebaikan semuanya. Cos, komunitas ini dibentuk bukan untuk satu-dua tahun. Tapi sepanjang masih dalam kerangka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;teamwork&lt;/span&gt; dan menjadi rekan kerja. Selama itu pulalah kita saling memerlukan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Oh begitu... ternyata mencairkan suasana kerja itu tidak sulit. Kuncinya ya.. itu tadi, saling membutuhkan dan melengkapi. Jadi kalau begitu tak perlu lagi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;communication breakdown &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;di-request &lt;span style="font-style: italic;"&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Whotta Lotta Love &lt;/span&gt;&lt;span&gt;kayaknya lebih bagus deh!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0); font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, November 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-3673574781270535522?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/3673574781270535522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=3673574781270535522&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/3673574781270535522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/3673574781270535522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/11/communication-breakdown.html' title='Communication Breakdown'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7875769124853837598</id><published>2007-10-26T13:37:00.000+07:00</published><updated>2007-11-09T15:42:43.603+07:00</updated><title type='text'>Pak Asro yang saya kenal</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Assalamualaikum"&lt;/span&gt;, tiba-tiba seorang lelaki berkemeja putih, dibalut jas warna gelap dan tas kulit hitam tergantung di pundaknya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;seraya tersenyum &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;datang menyambangi ruangan JIO yang dingin pagi itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia bergegas menjulurkan tangannya kepada saya, dan tiga rekan lainnya yang kebetulan sudah bergulat dengan kerjaan rutin sehari-hari. "Saya Asro, mohon saya dibantu," begitu katanya seraya memperkenalkan dirinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ternyata beliau Asro Kamal Rokan, pemimpin LKBN ANTARA yang baru. Kaget juga kami waktu itu, bagaimana seorang pemimpin umum sempat-sempatnya mengunjungi bawahannya, mungkin juga level yang terbawah dalam struktur di lembaga ini hanya untuk berkenalan dan memohon restu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mestinya bisa saja ia mengundang atau mengumpulkan seluruh karyawannya dalam suatu auditorium yang dimiliki lembaga ini tanpa harus "membuang-buang waktu" menemui seluruh anak buahnya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;At the first sight&lt;/span&gt;, yang saya lihat adalah kesederhanaanya. Tapi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;auk ah gelap&lt;/span&gt;, saya pikir mungkin itu cara beliau mencari simpati bawahannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tak terasa waktu terus bergulir. Setiap kebetulan saya berjumpa dengan Pak Asro, sampai kini ada yang tidak berubah dalam dirinya. Murah senyum dan selalu mendahului mengulurkan tangannya untuk berjabatan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beliau tidak pernah menunjukkan bahwa dirinya orang nomor satu di lembaga ini. Tidak minta disalami atau disapa dahulu, bahkan kepada seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;office boy&lt;/span&gt;-pun. Dalam hal berpakaian pun Pak Asro tidak berubah, lebih menyukai batik atau berjas tanpa berdasi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ala &lt;/span&gt;Mahmoud Ahmadinedjad.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Keiklhasannya pun kembali teruji, saat lembaga ini berubah status menjadi Perusahaan Umum (Perum). Berkali-kali dirinya ditawari oleh Meneg BUMN untuk kembali menakhodai lembaga pemberitaan bersejarah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya lebih baik menjadi wartawan dan menulis saja," ucapnya saat upacara sertijab beberapa waktu lalu. "Lembaga ini kedepannya harus cari banyak uang, jadi biar para profesional saja yang menjalankan Perum ini," tambah beliau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pak Asro dapat mengukur dirinya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;He's not a good money maker, he's just a journalist&lt;/span&gt;. Pak Asro mungkin takut terkena hadits Rasulullah SAW, "sesuatu perkara yang diserahkan bukan pada ahlinya, maka tunggulah kehancuran". Maka ia pun mempercayakan pada ahlinya, kepada profesional yang juga seorang konsultan: Ahmad Mukhlis Yusuf sebagai direktur utama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada resonansi sebuah terbitan ibukota pertengahan Oktober dalam satu alinea beliau menceritakan bahwa dompetnya terjatuh saat mobilnya terjebak macet di Ciawi Bogor, hari kedua lebaran kemarin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dia menganggap ini takdir Allah SWT. Mungkin saya kurang beramal, tulisnya tanpa menyerapahi pengambil atau penemu dompetnya. Terbukti beberapa hari kemudian dompet beliau dikembalikan oleh penemunya tanpa isinya ada yang hilang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebuah pelajaran dapat dipetik bahwa keikhlasan membuat hati menjadi tenang. Kalaupun ada yang hilang maka itu adalah takdir dan bukan rejeki kita dan Allah SWT pasti akan menggantinya dengan yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya mengenal Pak Asro bukan sebagai teman, kerabat atau punya hubungan keluarga. Perkenalan seorang bawahan kepada pemimpinnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perjuangannya yang begitu besar juga membuat saya kagum akan keberanian lelaki kelahiran Medan ini. Pak Asro bukan tipe orang yang duduk di belakang meja, bukan orang yang mudah menyerah untuk berjuang demi kemajuan dan kelangsungan hidup lembaga ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Salah satu usaha besarnya adalah dengan terbitnya Peraturan Presiden tentang perubahan status lembaga menjadi Perum. "Kita tidak bisa berjuang tanpa status yang jelas, itu modal kita" katanya suatu waktu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ada satu kerja besar yang belum tercapai adalah mengambilalih Wisma Antara ini. "Ini jihad kita, kalaupun saya tidak menjadi pemimpin lagi, pengganti saya harus bisa meneruskan cita-cita saya," tambahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam sambutannya pada acara sertijab dari dirinya kepada pemimpin yang baru, Pak Asro masih menyuntikkan semangat kerja. Lengsernya beliau dari tampuk tertinggi di lembaga ini tidak membuat dirinya berkeluh-kesah atau mengalami &lt;span style="font-style: italic;"&gt;post-power syndrom&lt;/span&gt;e.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, jabatan adalah amanah yang sewaktu-waktu bisa dicabut oleh Sang Pemberi Amanah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bahkan akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat. Sungguh sebuah pelajaran teladan dan keikhlasan hati dari seorang yang amanah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam diri Pak Asro tidak ada yang berubah, sederhana dan rendah hati. Sama seperti yang ia tunjukkan dua tahun lalu saat pertama kali datang memperkenalkan diri dan menyalami kami. &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(Imung Murtiyoso, Oktober 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7875769124853837598?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7875769124853837598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7875769124853837598&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7875769124853837598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7875769124853837598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/10/pak-asro-yang-saya-kenal.html' title='Pak Asro yang saya kenal'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-8208347937863592032</id><published>2007-09-14T14:18:00.000+07:00</published><updated>2007-09-17T12:11:49.406+07:00</updated><title type='text'>A blessing of Ramadhan: nominee on the MH Thamrin journalism award</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelum Ramadhan, tepatnya tanggal 12 September 2007, PWI Jaya bekerjasama dengan Pemrov DKI Jakarta menyelenggarakan sebuah acara bertajuk 'Anugerah Jurnalistik Mohammad Husni Thamrin tahun 2006/07' yang diadakan di Balai Agung, Pemrov DKI Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Para petinggi ibukota negara turut hadir. Ada Gubernur Sutiyoso, Wagub Fauzi Bowo, Ketua DPRD DKI Ade Supriatna, dan yang punya acara tentunya Ketua PWI Jaya, Kamsul Hasan. Para wartawan senior juga hadir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu apa relevansinya dengan saya? Ceritanya begini, sebulan lalu, Pak Akhmad Kusaeni, Wapempelred Umum Perum ANTARA tiba-tiba menelepon saya memberitahukan bahwa tulisan saya yang berjudul, Sampah, 'Spesies Baru' Suaka Margasatwa Muara Angke &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;(lihat arsip Februari 2007)&lt;/span&gt; masuk menjadi nominator dalam lomba anugerah jurnalistik yang diadakan tiap tahun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Akhmad Kusaeni  meminta saya agar segera mengirimkan biografi beserta foto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;close-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;up &lt;/span&gt;ke panitia melalui sekretariat redaksi. Maka atas pertolongan dan jasa baik ibu Farida akhirnya persyaratan yang diminta panitia segera dipenuhi. Ibu Ida, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;thaks a lot for helping me.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anugerah Jurnalistik Mohammad Husni Thamrin diberikan pada karya-karya jurnalistik terbaik yang diterbitkan oleh media massa yang bercerita tentang ibukota Jakarta. Adapun katago&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;rinya adalah, tajuk renc&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ana, artikel pelayanan publik, artik&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Ruo7avNz0II/AAAAAAAAAPc/AjzVbeUFXUk/s1600-h/MHThamrin.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Ruo7avNz0II/AAAAAAAAAPc/AjzVbeUFXUk/s320/MHThamrin.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109962057742274690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;el umum, fotografi dan karikatur yang disiarkan dalam rentang waktu 1 Juni 2006 sampai 31 Mei 2007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari ANTARA sendiri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;, selain saya ada Maryati, reporter di desk Kesra yang menurunkan tulisan berjudul 'Warga Condet Biarkan Dirinya Tergilas Arus'. Kalau rekan Maryati memang seorang jurnalis andal, bebera&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;pa tulisannya pernah menyabet peng&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;hargaan, bahkan untuk tingkat nasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Khusus untuk artikel saya bersaing dengan empat nominee lainnya. Harian Kompas dan Suara Pembaruan diwakili masin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;g-masing dua orang. Bukannya minder, nggak habis pikir juga kenapa tulisan saya tersebut bisa bersanding&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; dengan mereka yang 'jam terbang'-nya jauh diatas rata-rata. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Cuma ada satu pemenang dari tiap-tiap katagori, sehingga keseluruhannya ada lima pemenang dan selebihnya par&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;a nominator. Pemenang katagori artikel layanan publik --dimana tulisan s&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;aya disertakan-- direbut harian Suara Pembaruan dan berhak atas tropi dan satu unit sepeda motor. Untuk para nominator diberikan kenang-kenangan berupa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;micro-system&lt;/span&gt; dari sponsor sebuah perusahaan elektronik.&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;It's a miracle of Ramadhan!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Buat saya, posisi nominator adalah suatu kebanggaan, karena hasil karya saya dapat  disejajarkan dengan tulisan dari rekan-rekan media cetak ibukota yang beroplag diatas 100 ribu eksemplar. Disamping itu juga mewakili dan membawa harum institusi dimana saya bekerja, Perum ANTARA. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Last but not least, &lt;/span&gt;tak lupa saya ucapkan terima kasih buat, Bapak Akhmad Kusaeni, Bapak Ismet Rauf dan Mas Theo Yusuf atas dukungannya.   Mudah-mudahan tahun depan akan ada lagi tulisan saya yang menjadi nominee. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Gentlemen, could you teach me how to be a good writer?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;(Imung Murtiyoso, September 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-8208347937863592032?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/8208347937863592032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=8208347937863592032&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8208347937863592032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8208347937863592032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/09/become-five-nominees-of-best-articles.html' title='A blessing of Ramadhan: nominee on the MH Thamrin journalism award'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Ruo7avNz0II/AAAAAAAAAPc/AjzVbeUFXUk/s72-c/MHThamrin.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-669045125382577968</id><published>2007-09-12T17:14:00.000+07:00</published><updated>2007-09-13T10:36:40.122+07:00</updated><title type='text'>Happy Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rue9lPNz0HI/AAAAAAAAAPU/bKZCH5mofzw/s1600-h/IMG_1550.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 331px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rue9lPNz0HI/AAAAAAAAAPU/bKZCH5mofzw/s320/IMG_1550.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109260749712380018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;Kami dan keluarga mengucapkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;SeLaMaT &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;MeNjAlAnKaN&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;IbAdAh&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;PuAsA&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;RaMaDhAN&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;1428 H&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga puasa kita diterima Allah SWT. Amien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-669045125382577968?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/669045125382577968/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=669045125382577968&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/669045125382577968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/669045125382577968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/09/happy-ramadhan.html' title='Happy Ramadhan'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rue9lPNz0HI/AAAAAAAAAPU/bKZCH5mofzw/s72-c/IMG_1550.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-2554004079118928219</id><published>2007-09-11T16:52:00.000+07:00</published><updated>2007-09-12T17:14:22.108+07:00</updated><title type='text'>KuMpUl SeDuLuR</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kumpul sedulur&lt;/span&gt; atau ngumpul bersama saudara-saudara yang seumuran kayaknya bakalan jadi acara seru neeh. Disamping memperat silaturahmi juga menjadi ajang reuni ex-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menteng Pulo&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;occupants&lt;/span&gt;. Apaan lagi tuh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menteng Pulo occupants &lt;/span&gt;adalah permukiman warga yang letaknya hanya sejengkalan dengan tempat pemakaman umum (TPU) Menteng Pulo. Membentang mulai dari Menteng Atas, Menteng Pulo, Menteng Dalam, Pedurenan, dan Gelanggang Sumantri Brodjonegoro, Kuningan. (Betul nggak nih... tolong dong diralat) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Termasuk gue juga penghuni di sekitar kawasan pemakaman Menteng Pulo. Walapun di KTP masuknya Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet (wuihh... keren banget man), tapi karena mepet sama kuburan, hasilnya tetap aja disebut Menteng Pulo. Tapi nggak soal mau Menteng Pulo atawa Menteng Dalam, yang penting di akte kelahiran terketik kota Jakarta Selatan sebagai tempat lahir. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kumpul sedulur atau bahasa kerennya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;family gathering&lt;/span&gt; yang diadain di Wisma Seruni, Cisarua, Bogor bulan kemarin (11/12 Agustus) adalah acara buat ngumpulin anak-anak dari pihak bapak-bapak kita yang kini tinggalnya berserakan di seantero Jabodetabek.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue sendiri sebenarnya bukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;authentic member &lt;/span&gt;dari paguyuban ini, namun karena kedekatan emosional dan geografis dengan seluruh anggota dan ketuanya akhirnya ya... gue sekeluarga Alhamdulillah diundang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Free of charge&lt;/span&gt; lagi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pemberangkatan dengan bus dari Margonda, Depok jam tujuh pagi. Ditetapkannya Margonda sebagai start point, karena disini di Margonda ada pakde (uwak) atau sesepuh. Jadinya buat anggota yang tinggalnya di Tangerang atau Bekasi ngumpulnya mesti disini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Buat keluarga gue yang dapat bye terpaksa pagi-pagi buta udah meluncur ke Depok. Nggak enak dong, udah diundang gratis masak mau datang telat. Bisa-bisa digerendengin sama yang lain. Ha.. ha.. ha...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pagi jam 05.30 udah berangkat dari rumah. Udara masih segar dan nggak ada macet. Maklum juga pas tanggal merah jadi banyak warga Jakarta yang tidur sampai siang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perjalanan ke Depok lancar banget, cuma 45 menit udah sampai di Margonda. Longok sana-sini, kok belom ada yang ngeriung di pinggir jalan. Jangankan orang-orangnya, bus-nya pun juga belon keliatan teronggok di pinggir jalan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Daripada bengong berdiri di pinggir jalan akhirnya kita tunggu aja di rumah pakde yang rumahnya nggak jauh dari situ. Kan lumayan bisa istirahat dan minum teh hangat. Itung-itung sekalian silaturahmi. Maklum biasanya kalo datang kesini paling-paling pas lebaran doang. Huih... dasar bocah bader.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kebetulan nggak lama, nongol tuh Tommi Priyono sama keluarganya, satu-satu pemuda di paguyuban ini yang udah hampir 20 tahunan tinggal di Los Angeles. Jadi ada yang bisa diajak ngobrol. Sejak Tommi mendarat di Indonesia, gue ketemuan sama dia baru dua kali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi nggak lama yang lainnya juga datang satu-satu, hasilnya cuman 15 menit udah pada ngumpul semuanya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Project officer&lt;/span&gt;, Om Basuki juga udah keliatan batang hidungnya. Om Bas, demikian panggilannya segera memerintahkan agar semua peserta naik ke bus yang sudah disediain. Kalo diitung-itung sih semuanya ada 15 kepala keluarga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Macet? Itu sih biasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bus diberangkatkan pada jam delapan telat satu jam dari jadwal jam tujuh. Keluar Margonda jalan udah mulai macet, padahal hari masih pagi. Menjelang keluar pintu tol Ciawi luar biasa macetnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berpuluh-puluh bus dengan tujuan sama menutupi hampir seluruh ruas pintu tol. Ini merupakan efek dari dua hari libur, menstimulasi orang untuk pergi ke luar kota, dan biasanya daerah yang dipilih adalah kawasan puncak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di dalam bus, dua peserta dewasa terlihat mulai mabuk darat. Yang tak lazim justru terjadi pada anak-anak. Mereka satupun nggak ada yang teler. Semua masih ceria. Untungnya, nah ini ada untungnya, dalam rombongan terselip peserta yang berprofesi sebagai bidan. Jadinya... nggak bakalan kuatir, sebab ibu bidan siap merawat peserta yang mabuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah tersiksa kemacetan panjang, akhirnya sampai juga di lokasi. Di sebuah vila tiga lantai yang letaknya meninggi sehingga udara lebih sejuk dan paromananya pasti ciamik. Lumayan sejenak melupakan ingar-bingar kota Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sore hari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;deputy officer project&lt;/span&gt;, Edi Purwanto mengumumkan pergelaran perlombaan buat anak-anak. Ada lomba membawa kelereng dalam sendok, mecahin balon dan lomba mindahin bendera. Buat orang tua juga ada, lomba ngipasin balon?!?!?! Maksudnya balon didorong pake kipas mulai dari garis star sampai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;finish&lt;/span&gt; geetuu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masalahnya kan balon nggak gampang diatur, semakin didorong bukan maju malah terbang kemana-mana. Teorinya gampang, tapi pelaksanaannya susah banget. Coba aja deh.. kalo nggak percaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menjelang maghrib perlombaan selesai. Semua menang. Semua dapat hadiah. Pembagian hadiah dan se-plastik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;snack &lt;/span&gt;rata ke semua anak-anak. Sore ini suasana tidak menyiratkan pasca-perlombaan, lebih tepat menghadiri acara ulang tahun anak-anak. He... he... he...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Merangkak malam, udah ada yang mulai berkaraoke, meski suaranya pas-pasan banget, tapi keberanian malu menyanyi para ibu-ibu boleh diacungi jempol. Senandung dangdut jadi pilihan, disamping Indonesian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;old numbers&lt;/span&gt; yang bikin mata justru tambah ngantuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tembang 'Mandul' milik bang haji Rhoma Irama masih mengalun dari kerongkongan ibu Tommi Priyono alias mbak Tati yang langsung ditimpali ibu-ibu lainnya. Meski enggak muda lagi, tapi itu loh... semangatnya, greengg! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di bagian lain, asap yang keluar dari tempat pemanggangan ikan sudah mulai mengepul. Ada empat orang yang bertugas di sini, dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;super chef&lt;/span&gt; Mulyana sebagai ketuanya. Sementara di tempat lainnya ada yang dari sore nggak berhenti main bola sodok. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kebetulan meja biliar lokasinya dekat sama yang bakar ikan, jadinya ikan-ikan yang baru mateng udah pada dicolekin sama sambel kecap [baca:dimakanin]. Padahal dari dalam ruangan udah pada gelisah nanyain ikan bakar. Gimana mau dibawain, baru mateng satu aja udah diembat sama yang pada main biliar. ihhh... kayak kucing garong deh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ikan berkilo-kilo yang dibawa dari Jakarta tandas juga diembat kucing garong... wow maaf sama segenap peserta malam itu. Jatah buat kucing beneran juga nggak disisain sedikitpun. Kenapa ikan bakarnya cepat habis. Ya abis enak sih... karena olahan dan racikan sang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chef&lt;/span&gt; Mulyana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jam 01.30 dinihari semua acara kelar digelar. Semua udah mulai penat, letih dan mengantuk. Tinggal beberapa jam buat istirahat bekal pulang besok. Terima kasih dan salut untuk semua sedulur yang  menyempatkan waktunya buat ngumpul disini di acara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kumpul Sedulur&lt;/span&gt;. &lt;span style="color: rgb(255, 153, 102); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, September 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-2554004079118928219?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/2554004079118928219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=2554004079118928219&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2554004079118928219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2554004079118928219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/09/kumpul-sedulur.html' title='KuMpUl SeDuLuR'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-2422608825883412759</id><published>2007-09-05T14:47:00.000+07:00</published><updated>2007-09-10T12:19:05.075+07:00</updated><title type='text'>Ki Nartosabdo, sang troubadour</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mungkin tidak ada orang Jawa yang tidak mengenal sosok Ki Nartosabdo, pun masyarakat Jawa yang kini menetap  di berbagai belahan dunia pasti mengenal seniman besar yang ikut mewarnai sejarah budaya Jawa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebagai orang yang terlahir di tengah hiruk-pikuknya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; the Rolling Stones, saya memang belum mengetahui beliau secara utuh dan mendalam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuS8Lmv8X8I/AAAAAAAAAOk/R2IXiGL4ECI/s1600-h/narto-1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 126px; height: 125px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuS8Lmv8X8I/AAAAAAAAAOk/R2IXiGL4ECI/s320/narto-1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108414784911204290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat usia yang hampir mendekati 40 tahun dan isi otak sudah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;100%&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;contaminated &lt;/span&gt;bermacam budaya, saya justru semakin menikmati gendhing-gendhing kreasi dari seniman asal &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Desa Krangkungan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Persinggungan' dengan Ki Nartosabdo dimulai saat bapak saya hampir setiap hari selalu memperdengarkan gendhing-gendhing beliau, baik m&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;elal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ui radio atau kaset, sehingga mau tidak mau saya yang waktu itu masih duduk di bangku SD terpaksa harus menikmati 'genre Ki Nartosabdan' (gendhing-gendhing yang diciptakan oleh Ki N&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;artosabdo). &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Boleh jadi saya terkena falsafah Jawa,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; witing tresno jalaran soko kulino&lt;/span&gt;. Gimana nggak tresno, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wong&lt;/span&gt; tiap hari dicekoki jenis musik yang kini diakui&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; dunia melalui World Heritage-U&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;NESCO.&lt;/span&gt; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak hanya gendhing-gendhingnya, bapak saya juga seorang penikmat gaya mendalang yang dipertontonkan oleh Ki Nartosabdo, entah cara sabetannya atau cengkok suaranya. Hampir tiap &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;minggu saya 'disuguhi' berbagai lakon wayang k&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ulit. Karena itu, saya pun hafal nama tokoh dan karakter dari dunia pewayangan tersebut. Apalagi jika sudah masuk sekuel &lt;span style="font-style: italic;"&gt;goro-goro&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Goro-goro&lt;/span&gt; ini merupakan babak dalam pagelaran wayang yang ditandai  dengan kemunculan para punakawan. Atau kemunculan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ibu dan anak, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;buk-cangik&lt;/span&gt;. Disini penonton disuguhi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; humor yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ger-ger-an.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bapak saya pernah bercerita, Ki Nartosabdo adalah seorang seniman yang belum ada tandingannya. Ia bukan saja menghibur, tetapi juga memeberikan nasihat-nasihat melalui lakon-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;lakon wayang kulit yang dibawakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu-lagu Ki Nartosabdo banyak memuat nasihat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;, filosofi dan pelajaran hidup. Tak heran bila Bung Karno menjadikan Ki Nartosabdo sebag&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ai dalang kesayangannya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meski menganut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gagrak&lt;/span&gt; Surakarta, Ki Nartosabdo tidak melulu fanatik dengan gaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam setiap pementasannya, Ki Nartosabdo tidak jarang membawakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gagrak&lt;/span&gt; Yogyakarta atau Banyumasan. Saat memainkan lakon Kresna Duta &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;di RRI Jakarta, 28 April 1958, Ki Narto&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mengkombinasikan dua gaya yang "berseteru" itu. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Disamping itu 319 gendhing yang sudah ia ciptakan, sehingga sampai kini karyany&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;a masih mendapat tempat di hati para pencintanya. Secara kualitaspun belum ada yang mampu memy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;amainya. Karena memang karya-karyanya enak didengar dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;easy listening&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Sembilan kendang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuTTWWv8YAI/AAAAAAAAAPE/-Kv8Xi0EZOI/s1600-h/dalang.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuTTWWv8YAI/AAAAAAAAAPE/-Kv8Xi0EZOI/s320/dalang.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108440258362236930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Contoh dalam lagu Swara Suling. Ki Nartosabdo memainkan lagu itu dengan sembilan kendang  sekaligus dan tiga tambur, sehingga suara kendang mendominasi lagu tersebut. Cara memukul kendangpun menggunakan ibu jari. Sampai-sampai Swara Suling yang dimainkan oleh dalang siapapun dalam pementasan wayang kulit, tembang itu "sepersis" mungkin dimainkan seperti aslinya. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gendhing-gendhing ciptaan Ki Nartosabdo lainnya yang cukup populer seperti, Praon atau perahu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; layar yang banyak dinyanyikan artis dangdut, Lumbung Desa, Lesung Jumenglung, Saputangan, Ojo Lamis, Ojo Dipleroki dan masih banyak lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ki Nartosabdo lahir pada 25 Agustus 1925 dengan nama kecil Sunarto. Dia bungsu dari delapan bersaudara pasangan Partotanayo, seorang pengrawit, dan Madiah, seorang mranggi atau pembuat rangka keris. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunarto kecil yang berusia 11 tahun telah mampu memainkan ricikan rebab, kendang, dan gender. Pada 1940 dia bergabung dengan grup ketoprak Budi Langen Wanodya. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dia bertahan dua tahun dalam kelompok itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Pada 1945 dia menjadi pemain kendang pada grup Sri Wandawa sebelum bergabung dengan Ngesti Pandawa pimpinan Sastrasabda. Lelaki itulah yang memberi nama Nartosabdo pada 1950. Tahun itu pula dia menikah dengan Tumini dan memiliki seorang anak bernama Jarot Sabdono.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Pendidikan formal Sunarto hanya sampai kelas IV Standar School Muhammadiyah di Wedi. Keterampilan sebagai dalang wayang kulit diperoleh secara otodidak dan belajar pada beberapa dalang ternama seperti Ki Gitocarito dari Sukoharjo yang bermukim di Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selain itu dia juga belajar mendalang pada Ki Pujosumarto dan Ki Wignyo Sutarno. Dari guru yang disebut terakhir itu, Ki Nartosabdo belajar banyak mengenai dramatika pewayangan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuTTk2v8YBI/AAAAAAAAAPM/feT5Wz9DWZg/s1600-h/dalang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuTTk2v8YBI/AAAAAAAAAPM/feT5Wz9DWZg/s320/dalang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108440507470340114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada era 1950 sampai 1970, jadat karawitan Jawa memiliki tiga komposer yang hebat dan saling mengisi, yakni Tjakrawarsita, RL Martopangrawit dan Ki Nartosabdo. Sebenarnya ada satu l&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;agi komposer yang segenerasi namun kurang begitu terkenal, RC Hardjo Subroto.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalau dahulu saya sempat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak mudeng&lt;/span&gt; dengan lagu-lagu beliau, sekarang saya berusaha menyempatkan waktu --walau seminggu sekali-- untuk mendengarkannya. Meski menggunakan bahasa Jawa, saya lumayan mengerti walau bingung jika menemukan bahasa tinggi khas priyayi,  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;krama inggil&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Genjer-genjer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Salah satu lagu ciptaan Ki Nartosabdo yang menimbulkan kontroversi adalah Genjer-genjer. Di zaman Orde Baru lagu ini menjadi sangat "haram" dinyanyikan. Lagu yang selalu dihubungkan dengan pergerakan partai komunis Indonesia yang sampai kini pun belum ada kejelasan dimana dari syair lagu yang berlawanan dengan rezim saat itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menurut Ki Manteb Sudarsono seperti dikutip Suara Merdeka, lagu ciptaan almarhum dalang Ki  Nartosabdo itu sama sekali tak memuat syair atau kata-kata yang mengeritik pemerintah&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuS8gmv8X9I/AAAAAAAAAOs/9xKxcHNQ3Xs/s1600-h/narto-2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 113px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuS8gmv8X9I/AAAAAAAAAOs/9xKxcHNQ3Xs/s320/narto-2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108415145688457170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;, ataupun memuat ajaran komunis di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Silakan diperiksa lirik lagunya, apakah ada kata-kata yang mengkritik pemerintah, ataupun ada  ajaran komunis yang sengaja diselipkan di dalamnya," kata Ki Manteb Soedarsono, yang pernah belajar kepada Ki Nartosabdo di Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia menjelaskan, lirik lagu Genjer-genjer sebenarnya menggambarkan kerukunan sepasang suami istri yang sedang memetik daun genjer-genjer untuk dijadikan hidangan makan di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika lagu ini lantas dikaitkan dengan peristiwa G-30-S PKI, itu salah orang itu sendiri. Tetapi yang jelas, lirik lagu tersebut hanya menggambarkan kerukunan hidup sepasang suami isteri," ujarnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari kontroversi lagu tersebut, Ki Nartosabdo telah meninggalkan banyak pembaruan dalam seni perkeliran, pedalangan dan karawitan Jawa. Rekan-rekannya pun mengakui bahwa beliau merupakan dalang terbaik yang pernah dilahirkan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat sebelum Ki Nartosabdo wafat, beliau menciptakan sebuah gendhing yang ia beri judul Lelayu (kematian). Ki Nartosabdo wafat pada tanggal 7 Oktober 1985 dalam usia 60 tahun. Lelayu pulalah yang mengiringi jenazah sang maestro ke tempat peristirahatannya yang terakhir di Semarang. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau jasadnya sudah terkubur tanah, namun karya-karya Ki Nartosabdo tak lekang dimakan usia. Semua bisa menikmati, bukan saja masyarakat Jawa tapi seluruh masyarakat Indonesia. Karena Ki Nartosabdo bukan hanya seorang dalang, ia seorang penggubah, pencipta lagu dan gendhing-gendhing Jawa. Seorang penghibur yang lengkap dan mumpuni. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;troubadour&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;(Imung Murtiyoso, September 2007)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-2422608825883412759?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/2422608825883412759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=2422608825883412759&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2422608825883412759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2422608825883412759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/09/ki-nartosabdo-sang-troubadour.html' title='Ki Nartosabdo, sang &lt;i&gt;troubadour&lt;/i&gt;'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RuS8Lmv8X8I/AAAAAAAAAOk/R2IXiGL4ECI/s72-c/narto-1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-8530027447909471581</id><published>2007-08-31T16:29:00.000+07:00</published><updated>2007-09-06T10:57:21.264+07:00</updated><title type='text'>The Spider and The Fly</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:courier new;" &gt;Bukan lagu milik The Rolling Stones&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Bukan pula puisi Mary Howitt&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Bukan untaian metafora&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:courier new;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;Bukan pula Kusni Kasdut yang konon mampu merayap&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:courier new;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;Tapi jiwa-jiwa pemberani seka keringat menguap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Bukan Alain Robert si Manusia Laba-laba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Namun hanya sedikit orang yang mau dan mampu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:courier new;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;Tapi banyak mengganggap sebagai tontonan lucu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Pengorbanan tak sebanding dengan yang didapat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:courier new;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;Kaca, sekat, debu pekat-melekat habis disikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Sang Laba-laba dan sang lalat terus berkhitmad&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:courier new;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;Biar badan terasa pucat tapi kerja tetap dinikmat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Adakah anak-anak tahu perjuangan ayahnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:courier new;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;stri merelakan pergi demi remah upah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:courier new;" &gt;  (*)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtfjTWv8X5I/AAAAAAAAAOM/UP_7Wu5QW14/s1600-h/clean-2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtfjTWv8X5I/AAAAAAAAAOM/UP_7Wu5QW14/s320/clean-2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104798624311435154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Temen-temen liat dong bapak gue pemberani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Tuh liat sekarang dia lagi ada di langit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Bersihin kaca-kaca cuman pake tali doang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Nggak takut hujan, petir apalagi angin...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rtfg2mv8X4I/AAAAAAAAAOE/u-KRFVAuAEc/s1600-h/clean-1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 341px; height: 243px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rtfg2mv8X4I/AAAAAAAAAOE/u-KRFVAuAEc/s320/clean-1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104795931366940546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Hebat banget bapak elo kayak laba-laba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Kalo bapak gue pasti nggak berani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Hei liat tuh bapak elo goyang-goyang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Hii serem deh... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Bapak elo harusnya jadi pahlawan ya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Imung Murtiyoso, Agustus 2007, photos by ricka)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-8530027447909471581?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/8530027447909471581/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=8530027447909471581&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8530027447909471581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8530027447909471581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/08/spider-and-fly.html' title='The Spider and The Fly'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtfjTWv8X5I/AAAAAAAAAOM/UP_7Wu5QW14/s72-c/clean-2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-6618897333301457074</id><published>2007-08-29T16:57:00.000+07:00</published><updated>2007-08-31T15:20:49.322+07:00</updated><title type='text'>Sindrom nyemplung lubang</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari jalan Bekasi Timur (kolong &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bypass &lt;/span&gt;Jatinegara ) ke arah Klender motor matic itu udah digebernya. Kecepatannya mungkin mendekati 80 km/jam. Kecepatan yang sungguh tidak dianjurkan dalam keadaan jalanan yang lumayan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtfOZmv8X2I/AAAAAAAAAN0/TPkKfz1hL0k/s1600-h/balapan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 175px; height: 112px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtfOZmv8X2I/AAAAAAAAAN0/TPkKfz1hL0k/s320/balapan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104775641941434210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mming&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berhenti di lampu merah di perlintasan kereta api Cipinang Melayu, bapak pengendara Yamaha Nouvo-Z warna merah itu berada tepat sejajar vertikal di depan gue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Entah alasan apa sang bapak sehingga begitu terburu-buru berkendara, padahal suasana udah gelap. Walaupun dia ngebut, tapi gue usahain motor gue nggak tertinggal jauh dari bapak yang mungkin penggemar motoGP itu. Dari pabrikan motornya mungkin dia pengidola Valentino Rossi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Enggak tau juga kenapa gue terus buntutin tuh bapak, padahal kalau mau bisa aja gue &lt;span style="font-style: italic;"&gt;asepin&lt;/span&gt;. Tapi kayaknya ada yang mencegah gue supaya jangan ngelewatin si bapa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;k. Akhirnya gue cuma jaga jarak aja. Yah... sekitar empat meteran deh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bener aja, nggak jauh dari stasiun pengisian bensin Cipinang Jagal masih ada lubang bekas banjir awal tahun lalu yang sampai sekarang belon ditambal. Si bapak nggak bisa  mengendalikan motornya dan tiba-tiba braaaaghk... ban depannya masuk ke lubang, bapak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; dan motornya terpental.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue yang ada di belakang tuh bapak langsung menghindar dan berhenti. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alhamdulillah&lt;/span&gt; gue selamat, tapi si bapak? Kenapa juga dia nggak mau lepasin motornya, akhirnya dia terseret sama motornya  ke tengah jalan. Kalau aja dia lepasin kuda besinya, mungkin lecet&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;-lecet doang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Si bapak tergeletak sama motornya di tengah jalan. Keliatannya nggak bergerak. Syukurnya banyak orang yang menolong. Gue sendiri sempat berhenti dan berdoa dalam hari mudah-mudahan si bapak nggak apa-apa dan bisa balik ke rumah ketemu keluargan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gimana &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;nih dinas PU, banyak jalan berlubang kok nggak buru-buru ditambal, apa nunggu korban jatuh lagi?! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Terus terang gue sindrom banget sama yang namanya lubang di jala&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;nan, karena gue sendiri udah pernah ngalamin kejeblos lubang.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mau tau ceritanya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Here the story:&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;    &lt;/span&gt;Ceritanya pas gue pulang kuliah dulu, sama temen gue yang namanya Romi lagi menginvestigasi kasus &lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;affair&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; antara dosen (...lupa tuh namanya) sama Fitri, teman satu kelas. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Romi, you ought to&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; remember this!)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ini adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;a true story&lt;/span&gt; antara Romi sama Fitri (... bukan Juli), karena gue paham kalo Fitri ini kesengsem berat sama Romi. Tapi Romi jual mahal meskipun sang putri udah mati-matian cari perhatian sama bapak yang sekarang udah punya dua anak ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtaEFWv8X1I/AAAAAAAAANs/A6gLckUexRA/s1600-h/lubang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 189px; height: 115px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtaEFWv8X1I/AAAAAAAAANs/A6gLckUexRA/s320/lubang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104412455211917138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Itulah kepongahan si Romi, meskipun dalam hatinya dia sebenarnya juga demen Fit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ri, tapi masih aja lagaknya ala Don Juan, senengnya 'ngegantung' harapan cewek-cewek.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sore itu gue sama Romi mengamati sepak-terjang Fitri dan dosen berkumis itu. Pemantauan dilakukan dari jauh. Kalau pernah baca 'Rahasia di Pulau Kirin'-nya  Lima Sekawan k&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;arya Enyd Blyton, kayaknya yang gue sama Romi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kerjain &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sekarang nggak beda. Maksudnya nggak beda jaraknya antara langit dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bumi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;gitu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Penantian sel&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ama 30 menit akhirnya berbuah hasil, Fitri keluar dengan anggu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;nnya dari gerbang kampus. Terus menyeberangi empat lajur jalan raya. Pas di depan halte dia nggak langsung naik kendaraan umum. Dia cuma duduk dan sebentar-sebentar berdiri gelisah sambil terus ngeliat jam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sejurus kemudian sebuah Daihatsu Taft merah menepi pelan. Gue sama Romi semakin semangat aja melakukan perburuan ini. Kita yakin banget tuh mobilnya dosen mata kuliah 'Propanda' di kampus kita. Tak lama mobil berlalu dan Fitri-pun lenyap dari pandangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Romi kasih instruksi untuk ngejar Taft merah itu. Die langsung nyemplak ke skuter gue. Aksi pengejaran agen partikelir dimulai. Taft menderu jauh meninggalkan skuter yang cuma berkekuatan 150 cc. Cuma sepersepuluh dari kekuatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;four wheel drive&lt;/span&gt; itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Andai saja ada produser film yang lewat, mungkin kisah pengejaran ala &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Chase&lt;/span&gt; ini patut diangkat ke layar lebar. He... he... maaf ini lagi mengkhayal aja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sore menjelang, adzan magrib juga udah terdengar, tapi 'tim buser' terus mengejar target. Dari jauh keliatan mobil menuju &lt;span style="font-style: italic;"&gt;by pass&lt;/span&gt; dan berbelok ke arah Halim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gas skuter sudah dibejek sampai mentok, namun target makin menjauh. Terang aja nggak kekejar... emang sejak kapan motor dengan cc standar --100/150-- bisa ngalahin larinya mobil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akhirnya kengototan dan keusilan mengejar target berbuah petaka. Di jalur lambat nggak jauh dari pintu masuk tol Kebon Nanas, lubang yang ter-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cover&lt;/span&gt; air comberan menjerumuskan skuter, gue sama Romi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skuter keluaran&lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtVEfGv8X0I/AAAAAAAAANk/WzeppNe9hVQ/s1600-h/VespaPX.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 180px; height: 141px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtVEfGv8X0I/AAAAAAAAANk/WzeppNe9hVQ/s320/VespaPX.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104061053872660290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 1984 itu terlempar sejauh 10 puluh meter. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue dan Romi juga sukses terpelanting. Gue yang paling parah, semua pergelangan kaki dan tangan gue berdarah-darah dan jempol tangan kayaknya mau patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaket, celana robek abis. Sepatu jebol jahitannya. Yang gue sesalin itu, jeans Levi's 501 kiriman sepupu gue dari LA  juga robek di lutut dan pantatnya. Nggak bisa dipake lagi, boro-boro bisa kebeli.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sembari pringas-pringis &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Romi nyamperin gue, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dia cuma lecet-lecet doang. Untungya skuter  udah dipinggirin sama abang yang jualan rokok. Jadi nggak ngalangin kendaraan yang dibelakangnya. Terima kasih bang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue cek tuas koplingnya patah, lampu depan ancur, bodinya sebagian penyok, tapi rem masih jalan. Meski menahan sakit, gue sama Romi bisa juga ketawa ngakak. Ngetawain kekonyolan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meski skuter cuma bisa dimasukin gigi-1 doang, akhirnya gue, Romi bisa juga pulang. Kali ini Romi mengambilalih kemudi. Gue jadi navigator. Bukan navigator deh... tapi boncenger. Romi nganterin gue dulu, baru die pulang ke rumahnya di Kalibata.               &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;-- End of story&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;--&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sejak kejadian itu dan ngeliat langsung bagaimana si bapak nyemplung ke lubang, kayaknya sekarang hati gue ngerasa was-was aja kalo lihat lubang di jalan. Was-was, takut-takut gue mengidap penyakit baru: 'sindrom nyemplung lubang'. &lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, Agustus 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-6618897333301457074?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/6618897333301457074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=6618897333301457074&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6618897333301457074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6618897333301457074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/08/sindrom-masuk-lobang.html' title='Sindrom nyemplung lubang'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtfOZmv8X2I/AAAAAAAAAN0/TPkKfz1hL0k/s72-c/balapan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-295660374950675490</id><published>2007-08-20T17:14:00.000+07:00</published><updated>2007-08-20T17:28:17.782+07:00</updated><title type='text'>'Wisata Rohani' ke Masjid Kubah Emas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RslsbWv8XyI/AAAAAAAAANU/mO6btWUGRNQ/s1600-h/Kubah-Emas-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RslsbWv8XyI/AAAAAAAAANU/mO6btWUGRNQ/s200/Kubah-Emas-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100727270192733986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sewaktu silaturahmi ke rumah kakak akhir Juli lalu di daerah Beji, Depok terpikir untuk sekalian mengunjungi masjid Kubah Emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata keinginan ini ditanggapi positif oleh istri dan kedua anak saya. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Akhirnya diputuskan berkunjung ke masjid yang berasitektur terbagus di Asia Tenggara itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Berbekal tanya sana-sini, akhirnya sampai juga di kompleks masjid yang memiliki areal 70 hektar. Maklum takut nyasar. Kan ada pepatah, malu bertanya sesat di jalan. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan kubah yang berlapis emas itu sudah memancarkan semburat kuning karena&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; terkena sinar matahari. Kelelahan selama perjalanan ke lokasi hilang seketika saat melihat pancaran keemasan yang sungguh membuat hati setiap orang yang melihatnya berucap memuji kebesaran Allah SWT. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan bangunan masjid yang luasnya 8000 m2 dan taman-taman di sekitarn&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ya dari jauh sudah terlihat. Kedua anak saya tampaknya sangat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;enjoy&lt;/span&gt; menikmati 'perjalanan wisata rohani' ini, meskipun menuju ke lokasi bangunan masjid cukup jauh dan pada saat tengah hari bolong. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 menit waktu yang diperlukan menyusuri mulai gerbang hingga ke kompleks masjid ini. Tanpa menyia-nyiakan waktu lagi, saya pun langsung menuju ke tempat wudlu, mengingat tak lama lagi salat Dzuhur akan dimulai. Namun karena pintu masuk antara pria dan wanita berbeda terpaksa saya berpisah dengan istri dan kedua anak saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di dalam masjid saya sangat takjub melihat keindahan interior dan eksteriornya. Pada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; langit-langit kubah terdapat lukisan langit yang warnanya dapat berubah-ubah sesuai dengan warna langit pada waktu-waktu salat. Hal ini dimungkinkan karena tata cahaya menggunakan teknologi yang terprogram komputer.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dasar kubah terdapat cincin yang diberi aksen warna emas seolah menjadi batas cakrawala. Diatasnya ada 33 jendela yang masing-masing tertulis tiga kaligrafi asma Allah SWT, sehingga seluruhnya berjumlah 99. Bilangan yang sama dengan jumlah nama Allah SWT.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di puncak langit-langit kubah terpampang ornamen kaligrafi berupa tulisan salawat yang terbuat dari lempengan kuningan berlapis emas. Untuk lampu utamanya terbuat dari kristal seberat 2,7 ton berlapis emas yang konon serupa dengan yang ada di masjid S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ultan Oman. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Untuk melapisi dinding masjid yang menampung 8000 jamaah ini, seluruh materialnya menggunakan marmer yang didatangkan langsung dari Turki dan Italia. Sedang pilar-pilar mihrab dibalut dengan marmer &lt;span style="font-style: italic;"&gt;porto rose&lt;/span&gt; dari Afrika Selatan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali, keindahan masjid ini menurut saya masih menyisakan sedikit kekurangnyamanan buat pengunjung, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pertama&lt;/span&gt; adalah dilarangnya anak dibawah usia tujuh tahun memasuki masjid. Saya lihat sendiri bagaimana seorang bapak yang berbaju gamis menghardik anak-anak untuk keluar. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya justru anak-anak harus diperkenalkan sejak dini tentang apa itu ma&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sjid supaya di kemudian hari mereka akan menjadi pemuda-pemuda yang cinta dengan masjid. Pun tak ada hukum yang melarang anak-anak masuk ke dalam masjid, sepanjang mereka diawasi oleh orang tuanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua,&lt;/span&gt; sebagai pengguna kendaraan roda dua tampaknya pengurus masjid tidak memberikan lokasi khusus. Jadi buat pengendara motor mesti jalan lumayan jauh. Saya tidak tahu apakah di hari-hari selain Ahad dan Sabtu pengguna motor bisa parkir di dalam.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan para pengurus Islamic Centre Dian Al Mahri bisa mempertimbangkan usulan saya atau pengunjung lainnya, demi kenyamanan dan kekhusukan dalam menjalankan ibadah di masjid ini. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya... sekedar perlu diketahui, masjid ini sebenarnya bernama Masjid Dian Al-Mahri, namun masyarakat sekitar telanjur menyebutkan dengan masjid kubah emas. Karena me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mang kubahnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;eye catching&lt;/span&gt; banget.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rslsi2v8XzI/AAAAAAAAANc/1e8VT_HvUBU/s1600-h/Kubah-Emas-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rslsi2v8XzI/AAAAAAAAANc/1e8VT_HvUBU/s200/Kubah-Emas-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100727399041752882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Diresmikan pada 31 Desember 2006 bertepatan dengan pelaksanaan salat Idul Adha 1427 H oleh Ibu Hj. Dian Juriah Maimun Al Rasyid dan Bapak Drs H Maimun Al Rasyid. Lokasinya di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun bukan satu-satunya masjid dengan kubah emas di dunia, karena ada tiga masjid  sejenis lainnya di dunia, namun Masjid Dian Al-Mahri tetap saja membuat decak kagum para pengunjungnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketiga masjid yang memiliki kubah emas lainnya adalah m&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;asjid Sultan Omar Ali Saifuddin di Brunei Darussalam, masjid Suneri di Lahore, di Pakistan dan Samarra, Irak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Usai salat Dzuhur, saya belum juga beranjak, saya masih terpana akan keagungan sang Pencipta melalui keindahan masjid ini. Tapi saya harus keluar, mengingat ratusan pengunjung masih antre untuk menunaikan salah Dzuhur.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertemu dengan istri dan anak, kami pun segera meninggalkan masjid kebanggaan  masyarakat Depok itu, dengan harapan suatu kali kami akan kembali lagi ke sini. Ke Masjid Kubah Emas. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;(Imung Murtiyoso, Agustus 2007)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-295660374950675490?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/295660374950675490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=295660374950675490&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/295660374950675490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/295660374950675490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/08/wisata-rohani-ke-masjid-kubah-emas.html' title='&apos;Wisata Rohani&apos; ke Masjid Kubah Emas'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RslsbWv8XyI/AAAAAAAAANU/mO6btWUGRNQ/s72-c/Kubah-Emas-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-3120346598254708311</id><published>2007-07-11T19:52:00.000+07:00</published><updated>2007-08-16T18:02:17.860+07:00</updated><title type='text'>Nasi jamblang Mang Doel patoet dipoedjiken</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RpTTIJ8JG7I/AAAAAAAAAM8/CeWrPKfqyE4/s1600-h/nasijamblang"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RpTTIJ8JG7I/AAAAAAAAAM8/CeWrPKfqyE4/s200/nasijamblang" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085922016268721074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ada dua tujuan saya selama masa liburan sekolah ini. Pertama adalah menemani anak-anak menemui kakek-neneknya di Cirebon. Kedua, adalah memburu nasi jamblang di kota pantai ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Awalnya adalah sewaktu Pak Bondan meliput aneka kuliner khas Cirebon, maka selama dua hari di kota Udang ini saya sempatkan melakukan pencarian apa-apa yang pernah dicicipi Pak Bondan. Pertama yang saya kunjungi adalah kedai makan khas wong Cerbon, namanya Nasi Jamblang Mang Doel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berlokasi di jalan Cipto, nasi jamblang Mang Doel buka tiap hari mulai pukul lima pagi sampai sekitar pukul 12 siang. Biasanya begitu ruko dibuka --kedai Mang Doel menempati sebuah ruko-- maka para penikmat sarapan pagi sudah berjejer antre.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena cukup kondang, tidak sedikit para pelintas pantura yang akan menuju atau kembali dari Jawa Tengah atau Jawa Timur menyempatkan mampir ke sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kekhasan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sega jamblang&lt;/span&gt; adalah daun jati yang digunakan membungkus sekepal nasi putih hangat, dan ada sekitar 10 jenis lauk-pauk yang dihamparkan di meja persegi panjang. Ada tempe goreng, sate kentang, semur daging sapi, hidangan laut dan tak lupa sambal rajangan cabai merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di Mang Doel penyajiannya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ala &lt;/span&gt;prasmanan, maka pembeli dapat memilih sesuka hati jenis makanan yang disukainya. Disini tidak disediakan meja layaknya rumah makan, cuma ada bangku panjang saling berhadapan. Kayak naik angkot gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masalah harga jangan kuatir, di Mang Doel kantong anda &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dijamin &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;nggak bakalan "babak belur". Malah harga semua penganannya sangat masuk akal. Saya bersama keluarga makan sepuasnya disini nggak sampai lima puluh ribu tuch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Buat yang pertama kali singgah di Cirebon, disarankan hari-hati untuk mencoba nasi jamblang yang dijajakan di tenda-tenda di depan Grage Mall. Mereka akan mengenakan harga lebih untuk sedikit menu. Artinya disitu berlaku "sistem tembak". Inipun pernah saya alami. Maksud hati ingin ke Mang Doel, namun karena &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sold out&lt;/span&gt;, terpaksa saya coba nasi jamblang yang dijajakan di tenda-tenda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun harapan saya jauh panggang dari api. Bagaimana mungkin makan bersama anak saya yang masih kecil dengan lauk yang nyaris semuanya dingin dikenakan harga dua puluh tujuh ribu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pokoknya untuk menikmati nasi jamblang di Cirebon cuma ada dua tempat: pertama di Mang Doel dan satu lagi di pelabuhan. Untuk yang di pelabuhan terus terang belum pernah saya singgahi. Menurut cerita dari famili nasi jamblang disini juga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;top markotop&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun bagi saya, Mang Doel masih menempati rangking teratas dalam kuliner di kota paling timur Jawa Barat ini. Karena selain enak, murah dan bersih. Nasi jamblang Mang Doel-pun kabarnya banyak disinggahi pejabat-pejabat dari Jakarta. Sungguh nasi jamblang yang patoet dipoedjiken. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;(Imung Murtiyoso, Juli 2007, &lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);"&gt;photo by tiaaja&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-3120346598254708311?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/3120346598254708311/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=3120346598254708311&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/3120346598254708311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/3120346598254708311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/07/nasi-jamblang-mang-doel-patoet.html' title='Nasi jamblang Mang Doel patoet dipoedjiken'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RpTTIJ8JG7I/AAAAAAAAAM8/CeWrPKfqyE4/s72-c/nasijamblang' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-8639069410182015101</id><published>2007-07-11T14:22:00.000+07:00</published><updated>2008-01-15T15:06:34.037+07:00</updated><title type='text'>Satpol PP vs pedagang kaki lima, siapa menang?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;(Maaf sebelumnya, bukan maksud saya mengipas-ngipasi keadaan. Cuma mau sedikit bercerita soal pengalaman yang saya alami, soal kesemrawutan di sekitar stasiun Jatinegara. Karena kondisi di kawasan tersebut  memang sering membuat jengkel para pengguna jalan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;Mengamati sepak terjang para pedagang kakilima dan petugas satpol PP Pemda DKI di sepanjang jalan Bekasi Timur, tepatnya mulai dari depan stasiun Jatinegara hingga perempatan lampu merah arah Klender layaknya menonton serial televisi Tom and Jerry. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tom diilustrasikan sebagai petugas satpol PP dan Jerry sebagai pedagang kaki lima (PKL).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bilamana Tom hadir, maka Jerry tak akan menampakkan batang hidungnya, namun bila kendar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;aan operasional Tom tidak terlihat nongkrong disitu, itu artinya Jerry akan mengadu nasib lagi dengan berdagang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saling kejar, baku umpat merupakan pemandangan biasa tatkala operasi bersandi "Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat" tersebut digelar. Skuad Tom yang didukung oleh puluhan armada operasional yang warnanya senada dengan seragam, biasanya langsung mengambilalih lokasi sebelum diduduki kelompok Jerry.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Untuk beberapa hari kubu Tom sempat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;leading&lt;/span&gt; menguasai target operasi. Ini ditandai dengan tidak atau belum munculnya kelompok Jerry. Namun Jerry cs langsung sigap menggelar dagangan saat deru mobil Tom perlahan meninggalkan medan pertempuran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Lucu! Memang lucu. Jenis olah raga petak-umpet yang sering dimainkan anak-anak zaman dulu kini hidup lagi seiring munculnya para pedagang kakilima di tempat-tempat yang memang dilarang untuk berjualan. Salah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;satunya ya.. di kawasan Jatinegara ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Publik pengguna jalan yang tiap hari melintasi wilayah ini, memang dibuat kesal oleh kelompok tikus putih ini. Hampir separuh ruas jalan habis digunakan buat menjajakan dagangannya. Belum lagi metromini dan mikrolet yang "ngetem" sesuka hati menunggu "sewa" yang biasanya turun dari KRL/&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kereta api. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kantor polisi, atau tepatnya posko polisi yang berhadapan dengan stasiun KA bersejarah ini pun tak berdaya menghadapi para pengemudi plat kuning yang menebarkan polusi suara dan udara. Posko bahkan sering tertutupi oleh "rimbunnya" taksi, bajaj dan kedai-kedai makan yang justru "direstui" untuk parkir disitu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Kembali ke ... perseteruan Tom dan Jerry. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kegagahan para punggawa Tom ternyata nggak sebanding dengan hasil kerjanya. Terbukti, dalam &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;adu kuat "nongkrongin" medan, kelompok Jerry lebih militan dibanding Tom.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Intelijen Jerry lebih akurat. Mereka tahu, kapan Tom datang, kapan akan pergi serta jumlah kekuatan yang dikerahkan. Jerry paham betul peta kekuatan kelompok kucing berseragam itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Entah instruksi dari atasan yang sudah selesai, atau setoran dari kelompok Jerry mulai lancar, lama kelamaan Tom menjadi tidak betah dan gerah bertahan di tempat itu. Tugas penjagaan yang awalnya (mungkin) berkelanjutan, tak sampai sebulan selesai sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi Tom, kelompok Jerry berhasil menerapkan strategi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hit and run&lt;/span&gt;. Yang dalam bahasa mereka diartikan sebagai strategi "nongol-kabur".&lt;/span&gt; B&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;eda sekali dengan tak-tik kelompok Tom yang mengandalkan strategi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;seek and destroy&lt;/span&gt;. Strategi tangkap dan segera angkut ke truk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya dalam sebuah operasi strategis, Tom menyertakan pula kendaraan truk/semi truk di jejeran paling belakang dari armada mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalau Jerry berjaya, ini artinya kelengangan dan kenikmatan berkendara di sepanjang ruas dua arah itu akan pupus. Ditandai kalahnya Tom melawan Jerry. Tom yang yang didukung oleh para petinggi ibukota dan glontoran dana, nyatanya harus rela angkat-kaki dari kawasan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kini, Jerry dan kelompoknya kembali menduduki &lt;span style="font-style: italic;"&gt;benefit center &lt;/span&gt;yang pernah mereka kuasai. Efeknya kemacetan muncul lagi, namun Jerry tak peduli, ia merasa sudah memenuhi "kewajiban-kewajiban"-nya kepada para kolega Tom. "Kewajiban" yang membuat Jerry kini bisa tenang dalam berniaga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jerry dan kelompoknya kembali memacetkan jalan dengan gerobak dan lapak berisi barang dagangan. Meski beralasan mencari nafkah dan menciptakan lapangan kerja, Jerry telah merugikan hak orang lain. Hak para pengguna jalan. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(Imung Murtiyoso, Juli 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-8639069410182015101?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/8639069410182015101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=8639069410182015101&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8639069410182015101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8639069410182015101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/07/tom-yang-dikalahkan-jerry.html' title='Satpol PP vs pedagang kaki lima, siapa menang?'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-2262705496330297425</id><published>2007-06-11T19:38:00.000+07:00</published><updated>2007-06-20T19:04:20.512+07:00</updated><title type='text'>Mars Keluarga Berencana dan kenangan tempo doeloe</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sepulang dari nguli (baca: cari nafkah) yang lumayan gempor, biasanya gue langsung mandi disambung salat maghrib (kalo masih ada waktu) dan ditutup makan malam seadanya, kalo adanya nasi ya... makan nasi doang. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya bukan kerja di kantor yang bikin badan gue ngeretek tapi itu loh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;traffic jam&lt;/span&gt; di Jakarta yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;laknatullah&lt;/span&gt; bikin semua badan kerasa digebukin. Tau sendiri dong, keadaan Jakarta pas jam pulang kantor. Macet, semrawut, polusi, belum lagi kalo ngeliat ulah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; supir angkutan umum. Bik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;in gondok sampai ke ubun-ubun.&lt;/span&gt;    &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rm1ChykQxoI/AAAAAAAAAME/xWWEW3DR1KQ/s1600-h/bkkbn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rm1ChykQxoI/AAAAAAAAAME/xWWEW3DR1KQ/s200/bkkbn.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5074785503393400450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biasanya, ba'da makan malam tuh saat-saat yang paling membahagiakan. Ngelurusin badan di teras samping rumah ditemanin angin sepoi-se&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;poi, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sawang-sinawang&lt;/span&gt; ngitungin bintang di langit sambil bercanda sama kedua anak gue&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak sengaja tadi malam iseng-iseng pasang&lt;span style="font-style: italic;"&gt; head set&lt;/span&gt; nyetel radio via ponsel cari gelombang FM. Eh... yang pertama tertangkap adalah siaran w&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;arta berita RRI jam delapan malam. Dalam hati pengen juga sekali-kali dengerin saluran radio pemerintah. Nggak lama kemudian siaran berita selesai. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nah aw&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;alnya dari sini, gue sangat takjub --lebih tepat heran--. Apa pasal? Selesai warta berita ternyata ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jingle&lt;/span&gt; kampanye program pemerintah yang bikin pikiran gue terpaksa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;reminisce about my&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; childhood&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ingak-ingak...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ting&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Itu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mars Keluarga Berencana&lt;/span&gt;. Gila asli &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jadul&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;banget!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue nikmatin mars itu sampai selesai, kayaknya gue lagi masuk lorong waktu. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lorong yang mengantar gue kembali 30 tahun ke belakang. Itu mars jaman orde baru yang sampai sekarang masih setia aja disetel RRI. Terus terang kalo gue dengerin mars keluarga berencana (KB), gue jadi haru banget sama nih lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Inget masih SD. Kalo pas lagi belajar, gue ditemenin sama radio dua band yang pake dua batere. Ma&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;rs KB ini yang gue de&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ngerin setiap malam. Kalau di TVRI mungkin lagu Garuda Pancasila yang juga ditayangin pas udahan siaran warta berita.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu pemerintah emang lagi gencar-gencarnya mengkampanyekan gerakan keluarga berencana, nah... salah satu alat yang paling efektif adalah radio.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rm5IhSkQxrI/AAAAAAAAAMc/1NLbZrvOPwY/s1600-h/old-radio-gaga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rm5IhSkQxrI/AAAAAAAAAMc/1NLbZrvOPwY/s200/old-radio-gaga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5075073566849943218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena saat itu televisi belum banyak jumlahnya, jadi radio adalah piranti mujarab buat pengantar pesan-pesan pemerintah. Radio juga satu-satunya alat komunikasi dan hiburan yang paling murah dan praktis buat masyarakat. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanye KB yang dicanangkan tahun 70'an sampai sekarang masih ada, namun gaungnya enggak sedahsyat di era orde baru. Menjamurnya radio dan televisi swasta di tanah air, enggak lagi menjadikan masyarakat sebagai pirsawan tunggal buat TVRI ataupun RRI. Lagu bertema nasionalisme yang saban hari digelorakan RRI/TVRI pun kini perlahan mulai dilupakan orang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, sekarang stasiun tv sama pemancar radio jumlahnya udah ratusan. Masyarakat tinggal putar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;channel&lt;/span&gt; atau gelombang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zonder&lt;/span&gt; iuran dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;embel-embel &lt;/span&gt;pesan pemerintah. Karena undang-undang udah kasih izin setiap orang/perusahaan buat bikin stasiun televisi atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;broadcast.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, nggak sedikit juga loh... para pirsawan yang tetap loyal sama TVRI/RRI. Mereka ngelihat bukan dari bagus-jeleknya sinetron. Bukan dari banyaknya program yang ditampilkan. Tapi dari perjalanan panjang dua lembaga pemerintah itu. Perjalanan suka-duka. Bahagia dan haru.&lt;/span&gt;     &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak siaran &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jadul &lt;/span&gt;RRI yang masih gue inget, kayak obrolan pagi Bang Madi si tukang sado dan mpok Ani penjual gado-gado. Terus... siaran pandangan mata pertandingan sepak bola era perserikatan oleh (alm) Sambas. Ada banyak lagi deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi menurut gue, kenangan nggak melulu muncul di tempat-tempat plesiran atau saat nonton bioskop. Menyimak Mars Keluarga Berencana ternyata bisa juga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngingatken&lt;/span&gt; gue ke jaman doeloe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Keluarga Berencana sudah waktunya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Janganlah diragukan lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluarga Berencana besar maknanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Untuk hari depan nan jaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Putra-putri yang sehat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cerdas dan kuat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kan menjadi harapan bangsa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ayah-ibu bahagia rukun raharja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rumah tangga aman sentosa...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;(Imung Murtiyoso, Juni 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-2262705496330297425?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/2262705496330297425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=2262705496330297425&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2262705496330297425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2262705496330297425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/06/mars-keluarga-berencana-dan-garuda.html' title='Mars Keluarga Berencana dan kenangan tempo doeloe'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Rm1ChykQxoI/AAAAAAAAAME/xWWEW3DR1KQ/s72-c/bkkbn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-5172145026758148375</id><published>2007-06-06T10:05:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T18:40:45.986+07:00</updated><title type='text'>Pasar kaget (...di Cakung) yang selalu macet</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jangan pernah lewat jalan baru yang menghubungkan Pondok Kopi dan Kranji, Bekasi sore hari pada Sabtu dan Minggu, kalo nggak mau terjebak kemacetan. Di hari-hari itu puluhan bahkan ratusan pedagang dadakan menggelar barang dagangannya. Hasilnya jalan dua arah tersebut jadi macet... cet... cet.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap akhir pekan, sepanjang jalan tembus disisi rel akan dijejali para pedagang kaki-lima yang memulai kegiatannya mulai pukul 16.00 sampai maghrib. Jadi kalo bawa kendaraan, lebih-lebih roda empat jangan pernah mencoba melintas jalur tersebut. Terkecuali kalo anda memang hobi dengan kemacetan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bayangkan, jalur sepanjang lebih kurang 300 meter ke arah stasiun Cakung tepatnya di depan Perumahan Duta Kranji nyaris dipenuhi oleh lapak dan gerobak. Cuma disisakan satu jalur saja buat pengguna kendaraan yang kebanyakan para pengunjung pasar kaget ini.&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironinsya, disitu nggak ada lahan par&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kir, jadinya semua pengunjung memarkir kendaraan di kiri-kanan trotoar jal&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RmYlLSkQxnI/AAAAAAAAAL8/CubjKA3hw84/s1600-h/pasar-kaget.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RmYlLSkQxnI/AAAAAAAAAL8/CubjKA3hw84/s200/pasar-kaget.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5072782906172163698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;an, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;what a completely crowded&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya jalan ini merupakan alternatif bagi pengguna kendaraan yang mau ke arah Bekasi atau sebaliknya. Sebelumnya, akses mereka&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; cuma bisa melalui perumahan Pondok Kopi dan jalan Bintara Raya, untuk melanjutkan ke Cakung, Kranji atau Bekasi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini --di pasar yang ada berbarengan dengan mulai dibukanya jalan raya itu-- cari apa saja ada. Dari peniti sampai mobkas (mobil bekas). Bahkan dealer motor juga ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau makan juga ngg&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ak u&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sah kuatir, penjual makanan banyak bertebaran. Yang bawa anak ada arena bermain sejenis&lt;span style="font-style: italic;"&gt; boom-boom car&lt;/span&gt;. Pokoknya komplet deh.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tiap minggunya pun jumlah pedagang dan pengunjung ditengarai terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, kalo min&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ggu ini anda tidak menjumpai penjual helm, maka minggu depannya pasti ada yang jual helm. Jenis kulinernya juga bervariasi. Yang biasanya sate padang, siomay atau bubur ayam, sekarang udah ada tahu petis Surabaya.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma ekses yang timbul kemudian adalah, pertama, adanya pasar kaget itu jelas sangat mengganggu kelancaran pengguna jalan dan menutup pintu keluar-masuk warga perumahan disitu. Kedua, adakah izin dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;local authorizer&lt;/span&gt;, entah dari kecamatan atau kelurahan.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keterangan salah seorang pedagang, tiap harinya... tepatnya selama empat jam berjualan mereka dikenakan retribusi Rp4500.-. Dua ribu lima ratus buat keamanan yang diorganisir sebuah ormas kedaerahan, sisanya dua ribu, katanya buat kelurahan.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tiap timbul kemacetan, nggak pernah ada dari pihak keamanan yang nongol buat ngatur kesemrawutan di situ. Justru kadang-kadang pedagang disitu yang membantu kelancaran arus lalu-intas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran karena nggak ada yang jaga, para maling spesialis motor leluasa melakukan aksinya. Terbukti... sudah dua motor hilang saat diparkir. Kalo gitu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; buat apa bayar retribusi keamanan kalo macet nggak ada yang ngatur dan masih ada motor yang raib?  &lt;span style="color: rgb(153, 255, 255); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, Juni 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-5172145026758148375?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/5172145026758148375/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=5172145026758148375&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5172145026758148375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5172145026758148375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/06/pasar-kaget-di-cakung-yang-bikin-macet.html' title='Pasar kaget (...di Cakung) yang selalu macet'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RmYlLSkQxnI/AAAAAAAAAL8/CubjKA3hw84/s72-c/pasar-kaget.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-3702612319072497474</id><published>2007-05-24T14:34:00.000+07:00</published><updated>2007-05-28T16:10:35.408+07:00</updated><title type='text'>Nggak mau cerita final piala champions dulu ah...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seperti tulisan gue sebelumnya, sebenarnya berat hati buat nonton final liga Champion kali ini. Antara senang dan sedih ngeliat dua klub favorit gue harus 'baku-bunuh' di Athena kemarin (23/5).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Kali ini Milan lebih beruntung bisa membawa trofi paling bergengsi di daratan Eropa tersebut ke Italia. Sekaligus melengkapi kesempurnaan negeri pizza di arena bola sepak setelah seelumnya menjuarai Piala Dunia 2006.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi the Benitez boys ini udah main bagus dan menampilkan sepak bola menyerang, cuman aja sang dewi fortuna belum berpihak. Namun semangat Gerrards Cs selama 2x45 menit patut diacungi dua jempol. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'Two thumbs up' &lt;/span&gt;&lt;span&gt;man&lt;/span&gt;. Kalo aja pertandingan masih tersisa 15 menit, mungkin kejadian di Istanbul akan kembali berulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;The Reds, you'll have it next... T&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;here was no disgrace in defeat.&lt;/span&gt;  - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;[Y.N.W.A]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anyway&lt;/span&gt;, seminggu ini gue nggak mau cerita bola dulu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Imung Murtiyoso, Mei 2007&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-3702612319072497474?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/3702612319072497474/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=3702612319072497474&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/3702612319072497474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/3702612319072497474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/05/nggak-mau-cerita-final-champions-dulu.html' title='Nggak mau cerita final piala champions dulu ah...'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7439073721873016982</id><published>2007-05-04T11:05:00.000+07:00</published><updated>2007-08-16T18:03:29.840+07:00</updated><title type='text'>It's Liverpool-Milan again in final... [ketika harus memilih]</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RjqxvaIyZ0I/AAAAAAAAALc/wt5Z4WE2ycI/s1600-h/liv-kaos.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RjqxvaIyZ0I/AAAAAAAAALc/wt5Z4WE2ycI/s200/liv-kaos.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5060552559332321090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Drama final piala champions di Instabul 2005 yang mempertemukan Liverpool dan AC Milan kembali berulang di Athena, 23 Mei besok sungguh bikin gue bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa? Bukan apa-apa, finalis dua-duanya klub jagoan gue, Liverpool sama AC Milan.&lt;/span&gt;     &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Liverpudlian&lt;/span&gt; juga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Milanisti&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalo gitu nggak punya prinsip dong? Bukan juga nggak punya prinsip, tapi bener deh... gue termasuk penggemar dua klub besar Eropa itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Both of them is great.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RjqyJKIyZ1I/AAAAAAAAALk/7NESfTL7X0Q/s1600-h/Milan-kaos.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RjqyJKIyZ1I/AAAAAAAAALk/7NESfTL7X0Q/s200/Milan-kaos.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5060553001713952594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The Reds dengan gaya sepakbola yang cepat, tangguh, dan punya sejarah panjang. I Rossoneri juga nggak beda, memainkan sepak bola elegan dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;perfetto&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meski Italia, Milan main bola nggak menganut pola &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cattenacio&lt;/span&gt; (sistem gredel). Milan lebih mirip klub-klub Inggris, mengurung dan menyerang. Mungkin karena klub ini didirikan oleh orang Inggris kali ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepengennya salah satu aja yang masuk final, biar gue bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;total support&lt;/span&gt;nya, tapi akhirnya gue rela deh... mereka saling bantai di final.  Sekaligus &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;itung-itung hiburan buat masyarakat Indonesia yang udah jenuh ngeliat sepak bola disini yang nggak maju-maju.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Btw, kenapa sih milihnya Liverpool? Sekarangkan jamannya MU, Chelsea atau Barcelona. Wah kalo ini pertanyaannya terpaksa gue harus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rewind &lt;/span&gt;memori otak ke tahun 1980-an. Tahu nggak sih, era itu adalah masa emasnya the Reds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nih catet, piala liga 4 kali, satu kali piala super Inggris, dan dua kali piala Champions. Wah... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pokoke eudan tenan&lt;/span&gt; Liverpool. Belum lagi Charity Shields yang udah empat kali dimenangi. Sejak berdirinya sampai sekarang Liverpool udah menjuarai 18 kali piala Liga Inggris. (Rekor ini belum ada yang meyamai. Tidak juga MU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan, Liverpool adalah klub Inggris dengan prestasi terbagus di ajang Eropa.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pamor The Reds mulai redup pasca tragedi Heysel 1985 yang menewaskan 39 supporter Juventus dalam laga final piala Champion 1985. Sejak itu semua klub asal Inggris dikenai sanksi enggak boleh main selama lima tahun di daratan Eropa.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dari situ kemudian gue melirik AC Milan sebagai kompensasi selama Liverpool enggak boleh main. Kalo dilihat statistiknya keduanya nggak jauh beda. Buat ngerebutin trofi Champions, Milan 6 kali juara, Liverpool baru 5 kali. Rekornya dipegang Real Madrid 9 kali. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah deh.. baiknya gue nggak usah panjang lebar. Sebab panjang x lebar = luas. Gue nggak mau ngebandingin keduanya. Dua-duanya keren, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;jumawa dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;t.o.p.b.g.t.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik nonton aja pertandingan finalnya besok. Gue sendiri tau nonton tau nggak, abisnya nggak tega. Pengennya sih dua-duanya jadi juara, tapi nggak mungkin ada juara bersama. Emangnya liga tarkam. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(Imung Murtiyoso, Mei 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Title above is taken from Liverpoolfc.tv&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7439073721873016982?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7439073721873016982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7439073721873016982&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7439073721873016982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7439073721873016982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/05/its-liverpool-milan-again-in-final.html' title='It&apos;s Liverpool-Milan again in final... [ketika harus memilih]'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RjqxvaIyZ0I/AAAAAAAAALc/wt5Z4WE2ycI/s72-c/liv-kaos.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-6877531896480349887</id><published>2007-04-23T17:36:00.000+07:00</published><updated>2007-08-31T15:24:19.179+07:00</updated><title type='text'>Nata 'the ice breaker'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RiyNUOcLufI/AAAAAAAAALU/2IRixB10uK4/s1600-h/Nata.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RiyNUOcLufI/AAAAAAAAALU/2IRixB10uK4/s200/Nata.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056571860243429874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kalo nggak ada Nata makin hening aja nih suasana ruangan kantor gue. Dari delapan personel di divisi gue, semuanya punya sifat 'pendiam'. Satu-dua orang aja yang kadang-kadang agak ember. Lainnya, &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;silence please&lt;/span&gt;, kata Tukul.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bos gue sendiri udah pendiam dari sononya. Kalo nggak diajak ngomong nggak bakalan deh elo ditanyain duluan. Tapi gue sih nyadar banget, dia diam tapi lagi kerja. Beda ama anak buahnya, diamnya pasti lagi&lt;span style="font-style: italic;"&gt; browsing &lt;/span&gt;atau lagi mikir yang jorok-jorok. He... he... he...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perempuan, Rika juga 'sebelas-duabelas', dia asyik sama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tagged online&lt;/span&gt;-nya. N&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;ggak bakalan juga elo bisa ngobrol kalo dia lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;surfing&lt;/span&gt;, kecuali kalo dikagetin, baru sadar deh tuh anak. Jadi kalo gue simpulin di sini tiap orang punya dunia masing-masing. Tapi bukan autis lho...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dalam situasi kayak gini, Nata biasanya tampil jadi 'ice breaker'. Perlu dijelasin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ice breaker&lt;/span&gt; ini bukan kapal pemecah es 'Healy' yang nongkrong di kutub utara atau juga pemecah bongkahan es di pabrik es, tapi pemecah kebisuan, keheningan. Pokoknye yang bikin rame suasana deh...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, suatu hari muka Nata sembab dan kehitam-kehitaman, nggak tau kenapa. Ibu Ida, personel paling sepuh di sini dengan mimik heran nanyain, "Kenapa tuh muka jadi item kayak gitu?" Sambil cengengesan dia jawab, "biasa... lagi ganti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chasing&lt;/span&gt;". Haa.. haa.. haa.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nata, lengkapnya Mahroz Arawinata tiap hari emang hobinya ngelucu. Sehari nggak ada dia ruangan bakalan nggak beda sama Karet Bivak atau Menteng Pulo. Maksud lo? Maksud gue kalo malam hari. Sama sepinya gitu.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki yang tinggal di Bojonggede, Bogor ini orangnya polos banget, meski udah punya dua anak dari satu orang bini, tampangnya masih kayak anak STM Boedoet. Polos tapi sangar. Saking polosnya, banyak yang kepengen juga 'ngebajak' dia supaya mau pindah ke divisi lain. Sebagai OB (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;office boy)&lt;/span&gt; Nata memang rajin dan cekatan, nggak pernah mangkir apalagi bolos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Sudah setahun lebih Nata bergabung di divisi ini, sepanjang itu juga belum pernah ada yang merasa dikecewain sama dia. Malah sejak bergabung di sini teman-teman merasa s&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtfQAmv8X3I/AAAAAAAAAN8/L3m8jU8IhUs/s1600-h/natangorok.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 195px; height: 166px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RtfQAmv8X3I/AAAAAAAAAN8/L3m8jU8IhUs/s320/natangorok.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104777411467960178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;yukur banget, sebab sejak ada Nata kami dianggap menjadi pegawai beneran. Kenapa? Iya... karena --maaf-- OB yang dulu nggak pernah tuh namanya nyediain minuman. Boro-boro kopi atau teh manis, air putih juga kagak.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibayangin, udah suasana sunyi-senyap --bukan Karet Bivak atau Menteng Pulo-- tapi Tanah Kusir, nyampe di kantor badan basah kuyup, udah gitu tenggorokan kering, eh... di meja nggak ada yang diminum. Terpaksa cari minum sendiri. &lt;/span&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sih mau ngebandingin, tapi mestinya tiap orang tau tugasnya masing-masing. Yang OB tau kerjanya apa. Manajer sama asistennya juga harus tau fungsinya. Yang merasa pegawai juga begitu. Kalau tidak atau belum tahu... ya baca buku peraturan lembaga lagi. Mo nanya kalo &lt;span style="font-style: italic;"&gt;browsing, ngegame, chatting &lt;/span&gt;itu masuk halaman berapa ya?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Once upon a time,&lt;/span&gt; tumbenan Nata baca koran. Yang dibaca biasanya sih berita olah raga, utamanya sepakbola. Kayak komentator dia coba mengulas apa yang habis dibaca. "Pra-kualifikasi piala Eropa udah dimulai ya.., wah seru nih," katanya. "Kira-kira siapa yang bakalan juara piala Eropa nanti ya?" tanya gue sambil nyedot kopi yang masih ngebul.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seru nih bang Kimung (dia biasa manggil gue bang Kimung), pasti yang ke final Belanda nih.." ramalnya. "Belanda sama Inggris kali ya... yang ke final," sambung gue. "Bukan sama Inggris," sahutnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi menurut Nata yang cocok Belanda lawan siapa di final...?" tanya gue penasaran. "Belanda lawan Pitung..." jawabnya sambil ngeloyor ke luar. &lt;/span&gt;    &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Spontan gue terpingkal-pingkal dengerin jawaban tuh anak.  Dalam hati bergumam, "Ah... kalo aja Nata nggak ada disini,".   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;(&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Imung Murtiyoso, April 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-6877531896480349887?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/6877531896480349887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=6877531896480349887&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6877531896480349887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6877531896480349887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/04/nata-ice-breaker.html' title='Nata &apos;the ice breaker&apos;'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RiyNUOcLufI/AAAAAAAAALU/2IRixB10uK4/s72-c/Nata.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-8313749452311787730</id><published>2007-04-19T15:39:00.000+07:00</published><updated>2007-04-19T15:52:54.427+07:00</updated><title type='text'>Dimana tempat kami bermain?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RicroucLueI/AAAAAAAAALM/i8NiNIlKPUw/s1600-h/parkir-ngehe.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RicroucLueI/AAAAAAAAALM/i8NiNIlKPUw/s200/parkir-ngehe.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055057085407672802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tanah seluas 300 m2 di kompleks kami harusnya buat arena bermain, tapi lahan itu kini dijejali mobil-mobil yang nggak peduli dengan fasilitas umum &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;satu-satunya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;buat warga, khususnya anak-anak. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu setiap sore menjelang maghrib anak-anak riang bermain sepak bola plastik sambil bertelanjang dada, kini mereka harus mengalah dan cuma bisa memandang nanar hadirnya kendaraan roda empat warna-warni di lapangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dulu setiap Ahad pagi, sebelum mobil-mobil angkuh itu datang, lapangan disesaki anak-anak yang ingin bermain basket&lt;span style="font-style: italic;"&gt; three-on-three&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiang basket yang pernah mereka dirikan bersama-sama kini sudah mulai berkarat dan hilang papan pantulnya. Dan kini menjadi monumen ringkih dan bisu atas kenangan yang pernah mereka rasakan dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak ada lagi Roni, sang pelatih yang menjadi kebanggaan kompleks kami, karena seringnya diundang menjadi pemain bayaran sampai ke luar kota. Tidak terlihat lagi gerakan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; lay-up&lt;/span&gt;-nya Onny yang mengundang decak kagum rekan-rekannya, atau&lt;span style="font-style: italic;"&gt; sky-hook&lt;/span&gt;-nya Hendra layaknya Hakeem Olajuwon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya lenyap dalam sekejap. Tidak pernah lagi terdengar tawa lebar dan canda mereka.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Para orangtua di kompleks kami seolah nggak mau tahu dengan kondisi ini, jangankan mencarikan alternatif lahan buat mereka, mobil siapa-siapa saja yang parkir disitu juga mereka nggak peduli. Mobil maling kek, mobil tetangga kompleks sebelah kek, atau mobil rusak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngejogrog&lt;/span&gt; tiap hari disitu. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka --pemilik mobil dan para orangtua-- mungkin secara tidak sadar sudah mencerabut hak anak-anak itu. Hak untuk bermain. Hak berkumpul dengan teman. Mereka --pemilik mobil dan para orangtua-- juga telah membuat hilang suasana riang dan gaduh. Mestinya sepanjang anak-anak itu berlaku positif, kegiatan-kegiatan mereka patut disokong dan dicarikan solusi bukan 'dikalahkan'. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang anak-anak baik itu bingung, tidak ada lagi tempat bermain. Bingung kepada siapa mereka harus bercerita. Komnas Anak atau Komnas HAM? Ah itu sih buat urusan yang berat-berat. Kalau urusan kayak gini ya... ke pengurus erte aja.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, setelah lapangan nggak lagi bisa digunakan bermain, sekarang di kompleks kami ada olahraga yang lagi ngetrend lho. Peminatnya kebanyakan bapak-bapak. Tanpa perlu lapangan. Tanpa lari-lari. Bisa sambil minum, makan dan merokok. Apaan sih? Itu tuh... main gaple. Gaple? Iya, toh gaple juga olah raga!? Kata bapak-bapak... mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat...&lt;br /&gt;Trus...&lt;br /&gt;Balak enam...&lt;br /&gt;Balak song...&lt;br /&gt;Gaple...&lt;br /&gt;Ngocok loh....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, April 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-8313749452311787730?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/8313749452311787730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=8313749452311787730&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8313749452311787730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8313749452311787730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/04/dimana-tempat-kami-bermain.html' title='Dimana tempat kami bermain?'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RicroucLueI/AAAAAAAAALM/i8NiNIlKPUw/s72-c/parkir-ngehe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-5118463649543156074</id><published>2007-04-13T17:11:00.000+07:00</published><updated>2007-04-30T13:14:49.222+07:00</updated><title type='text'>In My DaRkEsT hOuR - [Megadeth]</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RiM6oIwqGcI/AAAAAAAAAKw/EiaL8K7VtZ0/s1600-h/megadeth-II.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RiM6oIwqGcI/AAAAAAAAAKw/EiaL8K7VtZ0/s200/megadeth-II.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5053947668060576194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;In my hour of need&lt;br /&gt;Ha [no] you're not there&lt;br /&gt;And though I reached out for you&lt;br /&gt;Would'nt lend a hand&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Through the darkest hour&lt;br /&gt;Grace did not shine on me&lt;br /&gt;It feels so cold, very cold&lt;br /&gt;No one cares for me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Did you ever think I get lonely&lt;br /&gt;Did you ever think that I needed love&lt;br /&gt;Did you ever think to stop thinking&lt;br /&gt;You're the only one that I'm thinking of&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You'll never know how hard I tried&lt;br /&gt;To find my space and satisfy you too&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Things will be better when I'm dead and gone&lt;br /&gt;Don't try to understand, knowing you I'm probably wrong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But oh how I lived my life for you&lt;br /&gt;Still you'd turn away&lt;br /&gt;Now as I die for you&lt;br /&gt;My flesh still crawls as I breathe your name&lt;br /&gt;All these years I thought I was wrong&lt;br /&gt;Now I know it was you&lt;br /&gt;Raise your head, raise your face, your eyes&lt;br /&gt;Tell me who you think you are, who?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I walk, I walk alone&lt;br /&gt;Into the promised land&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There's a better place for me&lt;br /&gt;But it's far, far away&lt;br /&gt;Everlasting life for me&lt;br /&gt;In a perfect world&lt;br /&gt;But I gotta die first,&lt;br /&gt;Please God send me on my way&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Time has a way of taking time&lt;br /&gt;Loneliness is not only felt be fools&lt;br /&gt;Alone I call to ease the pain&lt;br /&gt;Yearning to be held by you, alone so alone, I'm lost&lt;br /&gt;Consumed by the pain&lt;br /&gt;The pain, the pain, the pain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Won't you hold me again&lt;br /&gt;You just laughed, ha ha, bitch&lt;br /&gt;My whole life is work built on the past&lt;br /&gt;But the time has come when all things shall pass&lt;br /&gt;This good thing passed away&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;i&gt;The song is taken from album: ...So Far, So Good ..So What!&lt;/i&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-5118463649543156074?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/5118463649543156074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=5118463649543156074&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5118463649543156074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5118463649543156074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/04/in-my-darkest-hour.html' title='In My DaRkEsT hOuR - [Megadeth]'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RiM6oIwqGcI/AAAAAAAAAKw/EiaL8K7VtZ0/s72-c/megadeth-II.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-9153947709246089818</id><published>2007-04-09T15:47:00.000+07:00</published><updated>2007-05-29T16:19:40.739+07:00</updated><title type='text'>Nikmatnya nasi uduk mpok Ayoh</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jangan bandingkan nasi uduk mpok Ayoh sama nasi uduk mas Miskun yang di jalan Kramat Raya atau nasi uduk Kebon Kacang di daerah Tenabang. Jelas beda. Yang pertama tidak bermodal besar dan pembelinya dari kalangan 'sandal jepit'. Sedang satunya lagi ala &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;franchise&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; dan punya banyak cabang dimana-mana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;k sulit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kok mencari lokasi warung nasi uduk betawi mpok Ayoh. Di pagi hari biasanya sudah banya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;k orang-orang berkerumun menutupi meja berukuran 1,5 m x 1 m yang diatasnya sudah tersaji nasi udu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;k dan segala lauk pelengkapnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Lokasinya mem&lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhoBGaSy7CI/AAAAAAAAAKY/eNj1YHnMe3I/s1600-h/nasiuduk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhoBGaSy7CI/AAAAAAAAAKY/eNj1YHnMe3I/s200/nasiuduk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5051351141698432034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ang di salah satu mulut gang sempit, di pertigaan jalan raya Bintara Jaya, Bekasi Barat (pertigaan kompleks ANTARA), namun keberadaan warung tersebut selalu dipenuhi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;para penikmat sarapan pagi di seputaran wilayah itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biasanya setelah berolahraga atau menemani istri belanja, atau mau berangkat kerja saya pastikan mampir kesini. Karena selain rasanya yang enak, nasik uduk mpok Ayoh juga terbilang bersih dan murah. Buat satu porsi nasi uduk ditambah lauk-pauknya harganya cuma 3.500&lt;/span&gt; perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebenarnya ngg&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ak ada yang terlalu istimewa dari warung nasi uduk ini, seperti umumnya penjual nasi uduk, di sini tersedia nasi uduk beserta &lt;span style="font-style: italic;"&gt;topping&lt;/span&gt; pelengkapnya macam, bihun goreng, semur berupa tahu, tempe, jengkol dan telur. Hanya saja yang membedakan rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Asmaroh (39) atau yang lebih dikenal mpok Ayoh, setiap hari membuka warung nasi uduknya dari jam 06.00 sampai habis dagangannya. "Biasanya sih abis, kalau kagak abis paling dimakan sendiri, sama dibagiin tetangga, tapi seringnya sih jam sembilanan juga udah abis," kata mpok Ayoh dengan logat betawi yang kental.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada hari kerja, banyak karyawan yang akan berangkat ke kantor singgah disini. Biasanya mereka membeli dengan cara dibungkus untuk dimakan di kantornya. Pagi hari di warung mpok Ayoh akan ditemui &lt;span style="font-style: italic;"&gt;melting pot&lt;/span&gt;, karena pegawai, anak sekolah, ibu-ibu yang mampir sehabis belanja, tukang ojeg, tukang sayur berbaur disini, hanya untuk mendapatkan sepiring nasi uduk yang gurih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Disamping nasi uduk, menu lainnya adalah lontong sayur, gorengan (tempe, pisang, ubi, bakwan) dan kue lopis. Tapi yang favorit disini ya.. nasi uduknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Oh ya.. persis di sebelah warung mpok Ayoh juga ada warung sejenis yang dikelola sama mpok Minah. Sama betawinya, tapi jam terbang mpok Ayoh lebih lama dibanding mpok Minah, sehingga ia nggak kuatir jika pelanggannya akan berpindah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kagak apa-apa, kan rejeki masing-masing, ada yang ngatur," begitu jawaban polos mpok Ayoh saat ditanya, apakah warung mpok Minah akan 'mengganggu' pendapatannya. Ditanya tentang resep nasi uduknya begitu digemari banyak orang, mpok Ayoh berujar, "Kagak ada yang istimewa, biasa aja kayak yang laen-laen,".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari hasil jualannya ini, mpok Ayoh sanggup menyekolahkan lima anaknya, bahkan satu anaknya sudah di bangku kuliah, yang paling kecil masih di taman kanak-kanak (TK). Sedangkan suaminya hanya seorang pekerja serabutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu waktu pernah saya ceritakan kepadanya bahwa di daerah Kincan, di seberang pasar Sumber Arta, Kalimalang juga ada penjual nasi uduk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;self service&lt;/span&gt; yang bukanya malam hari. Tempatnya cukup luas dan lauknya juga bervariasi, jadi pembeli terasa nyaman dan betah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat ditanya apakah usahanya ini akan dikembangkan seperti halnya nasi uduk Kincan, mpok Ayoh yang sudah 10 tahun berjualan cuma berucap, "Udah dah cukup segini aja, segini juga udah syukur, bisa nyekolahin anak-anak," katanya tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Benar kata mpok Ayoh, lebih dan kurang dalam hidup itu ternyata tempelan duniawi, sudah digariskan dari Yang Maha Pengatur, tinggal bagaimana menikmati dan mensyukurinya. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, April 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-9153947709246089818?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/9153947709246089818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=9153947709246089818&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/9153947709246089818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/9153947709246089818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/04/menikmati-nasi-uduk-mpok-ayoh.html' title='Nikmatnya nasi uduk mpok Ayoh'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhoBGaSy7CI/AAAAAAAAAKY/eNj1YHnMe3I/s72-c/nasiuduk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7797261229020430122</id><published>2007-04-03T15:57:00.000+07:00</published><updated>2007-05-14T17:57:33.501+07:00</updated><title type='text'>FaMiLy GaThErInG JiO dI CiMaCaN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIqnQDQlWI/AAAAAAAAAKQ/4bJvJwrBqXc/s1600-h/IMG_1523.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIqnQDQlWI/AAAAAAAAAKQ/4bJvJwrBqXc/s200/IMG_1523.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049144986047649122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sehari sebelum keberangkatan ke lokasi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;family gathering &lt;/span&gt;yang diadakan divisi gue di Pusdiklat  Indofood, Cimac&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;an (31/3 - 1/4),  keluarga gue mendadak demam dan flu. Wala&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;upun sudah 'disuntikan' vi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tamin dan segala macam suplemen, namun kare&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;na penyakit datangnya dari Yang Maha Kuasa, maka gue terima dengan ikhlas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anak gue yang paling kecil, Ratri dari rumah sudah menunjukkan gelagat mau sakit, karena beberapa hari belakangan dia nggak berselera makan. Kakaknya Kemal sebelum berangkat sampai pulang lagi masih terus didera batuk berkepanjangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Istri gue yang&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIf-gDQlRI/AAAAAAAAAJo/RYaNVpmTsMQ/s1600-h/IMG_1536.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIf-gDQlRI/AAAAAAAAAJo/RYaNVpmTsMQ/s200/IMG_1536.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049133290851702034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; n&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;gg&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ak biasa berkendaraan jarak jauh dengan bus juga mulai mual-mual (buk&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;an hamil), khawatir jangan-jangan entar dia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;muntah di bis. Gue sendiri abis dikerokin istri karena tiba-tiba meriang dan masuk angin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sejak gabung di Jasa Informasi Online (JIO) --divisi tempat gue kerja-- belum pernah ada kegiatan kumpul-kumpul keluarga kayak gini, maka buat hormatin manajer dan rekan seruangan, maka gue putusin berangkat dan tetap semangat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keep spirit man!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi JIO yang strukturalnya berada dibawah Direktorat Pemasaran LKBN ANTARA ini punya delapan personel masing-masing satu manajer, dua asisten manajer (asmen), lima staf dan sat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;u orang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;office boy&lt;/span&gt; (OB).&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIfOADQlQI/AAAAAAAAAJg/phiqAW9okyQ/s1600-h/IMG_1396.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIfOADQlQI/AAAAAAAAAJg/phiqAW9okyQ/s200/IMG_1396.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049132457628046594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jam 10.00 pagi bis berangkat dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;start point&lt;/span&gt; di Wisma Antara membawa  20-an pe&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;serta. Perjalanan lancar, tapi keluar pintu tol Ciawi ratusan kendaraan sudah mengular terjebak macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir satu jam kendaraan 'parkir' sepanjang lebih kurang 2 km. Saking macetnya, gue relain turun dari bis sambil ngegendong anak gue yang kecil, supaya bisa tukar udara yang lebih baik ketimbang di dalam bis yang pengap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Tiba di lokasi jam 15.00, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;alhamdulillah&lt;/span&gt; anak-istri nggak ada yang sakit, cuman si kecil aja yang sering muntah. Langsung masuk kamar yang sudah disiapin, satu jam rebahan buat ngilangin penat dan ngantuk.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Habis itu jalan-jalan deh keliling pusdiklat milik PT Indofood yang luasnya kira-kira dua kali la&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;pangan bola itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Jam 16.30 di ruang tengah di Wisma Badranaya --salah satu wisma yang ada di pusdiklat-- sudah berisik sama suara anak-anak yang becanda, suara keras &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Spongebob Squarepants&lt;/span&gt; sama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Patrik&lt;/span&gt; di televisi juga tak kalah kerasnya. Di sudut lain tampak para istri personel JIO sudah saling bertegur-sapa dan bersenda-gurau. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di susunan acar&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIj0gDQlSI/AAAAAAAAAJw/iHGclpZ7Qvs/s1600-h/IMG_1406.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIj0gDQlSI/AAAAAAAAAJw/iHGclpZ7Qvs/s200/IMG_1406.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049137517099521314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;a, jam 16.00 harusnya acaranya ramah-tamah, tapi kelihatannya nggak semuanya kumpul di ruangan itu. Mungkin masih istirahat atau punya acara masing-masing, jadinya ramah-tamah terpaksa ditunda sampai menjelang makan malam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ba'da maghrib, pukul 18.30 seluruh anggota keluarga sudah ngeriung di ruang tengah, kali ini semuanya segar d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;an wangi. Maklum abis mandi sama keramas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dibuka sambutan dari manajer JIO Bp. Anton Santoso, yang sekaligus memperk&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;enalkan anggota keluarganya, disusul para asmen dan staf lainnya. Semua saling memperkenalkan anggota keluarganya masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selesai ramah-tamah, nyaris nggak ada lagi yang menarik buat diceritain. Garing. Kalau diurutin siklusnya sbb: makan malam, ada karaoke nggak ada penyanyi, main gaple sembari nahan ngantuk, t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;rus masuk kamar... tidur. Nggak ngerti apa karena efek bawa keluarga, jadinya talenta nyanyi temen-temen nggak ada yang nongol. Padahal Oktora sudah rela berat-berat bawa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;karaoke set&lt;/span&gt; dari Ciledug lho!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;Lomba bawa kelengkeng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beruntung pagi harinya ada berbagai macam perlombaan buat anak-anak dan orang&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhInSwDQlTI/AAAAAAAAAJ4/xE1z_Jb5OhY/s1600-h/IMG_1471.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhInSwDQlTI/AAAAAAAAAJ4/xE1z_Jb5OhY/s200/IMG_1471.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049141335325447474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tua. Buat anak-anak, lomba memecahin balon dan bawa kelengkeng pakai sendok. Kelengkeng at&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;au kelereng? Betul seharusnya memang kelereng, tapi karena panitia lupa bawa kelereng atawa gundu, jadinya kelengkeng sebagai pengganti kelereng. toh bentuk dan besarnya sama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sesi mecahin balon diikuti semua anak termasuk Fakhri, anak ibu Ida yang udah kuliah, tapi nggak jaminan dia bakal menang, buktinya dia dikalahin sama anak-anak usia 6-9 tahun. Sayang Kemal nggak mau ikutan, dia malah asyik duduk menyendiri di pojok lapangan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hey my son ... what are u thinking of ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pergelaran lomba bawa kelereng untuk 'usia bayi' banyak menarik perhatian penonton, karena pesertanya du&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;a anak balita: Ratri dan Nurul, anaknya Ferly. Mestinya ada satu lagi Hafiz, anaknya pak Anton, tapi ngambek nggak mau ikutan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Satu... dua... tiga... Bukan lombanya yang dilihat, tapi gemulainya jalan dua anak yang masih belum sekolah itu yang jadi bahan tertawaan. Abisnya jalannya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;geal-geol&lt;/span&gt; sih. Udah gitu makin ditepukin makin cuek aja mereka. Alhasil kelengkeng jatuh dari sendokpun mereka nggak peduli. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Terakhir lomba balap karung bapak-bapak. Kalau ini sih gue nggak mau nulis panjang-lebar, abisnya pasti nggak lucu kayak anak-anak. Yang penting ada juara 1,2,3 dan dapat hadiah. Eh.. tapi perlu dicatat juga sih.. di balap karung gue menyabet juara III.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIoKgDQlUI/AAAAAAAAAKA/h5aFEXeaG5A/s1600-h/tim-jio.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIoKgDQlUI/AAAAAAAAAKA/h5aFEXeaG5A/s200/tim-jio.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049142293103154498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kelar acara, kembali ke kamar buat ngemasin barang-barang. Sebab abis makan siang jam 13.00 rencananya langsung pulang, karena takut kena macet lagi. Cuacanya juga mulai nggak bersahabat, gerimis dan mendung. Tapi kesimpulannya sih, acara kayak gini bagus buat ngendorin otot dan nyari udara segar, disamping bisa ngajak keluarga piknik gratis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ok gitu deh, sedikit cerita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;family gathering&lt;/span&gt; di Cimacan. Buat yang akan datang, boleh dong gue ngusulin supaya diadakan jangan di kawasan seputar Puncak. Bukan apa-apa, kasihan sama anak-anak, sebab kalau pulang via tol Jagorawi, biasanya gue minta sama pak sopir supaya diturunin di UKI, trus gue mesti ngelanjutin lagi ke rumah pake taksi (kalau ada duit), kalau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tongpes&lt;/span&gt; yang pake mikrolet. Jadi capee deh... &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, April 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7797261229020430122?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7797261229020430122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7797261229020430122&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7797261229020430122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7797261229020430122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/04/family-gathering-di-cimacan.html' title='FaMiLy GaThErInG JiO dI CiMaCaN'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RhIqnQDQlWI/AAAAAAAAAKQ/4bJvJwrBqXc/s72-c/IMG_1523.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-6778319746163342042</id><published>2007-03-23T16:53:00.000+07:00</published><updated>2007-03-27T14:27:17.100+07:00</updated><title type='text'>Tukul, laptop dan anggota DPR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgOt73K2OVI/AAAAAAAAAHw/Alstdav_pFY/s1600-h/tukul_arwana-kapan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgOt73K2OVI/AAAAAAAAAHw/Alstdav_pFY/s200/tukul_arwana-kapan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5045067251518421330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suka atau tidak suka, reality show 'Empat Mata' yang dipandu komedian Tukul Arwana membuat anggota DPR di Senayan mulai dijangkiti virus 'Tukulisme'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jargon, 'kembali ke laptop' Tukul telah menginspirasi anggota dewan yang terhormat untuk 'ingin tahu lebih dalam' tentang laptop kalau tidak bisa dikatakan latah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka berpikir, Tukul yang 'wong ndeso, katro dan kutu kupret' saja kerja dengan laptop, masak kita yang terhormat kalah sama Tukul. "Buat membantu dan mempercepat kerja kita," kata seorang anggota dewan saat ditanya Tukul perihal fungsi laptop pada tayangan 'Empat Mata' Rabu (21/3). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Padahal fasilitas komputer sudah tersedia di ruang kerja mereka masing-masing. Jadi fungsi laptop buat apa? Apakah dengan laptop kinerja mereka akan membaik? Padahal banyak kasus yang lebih penting dari sekedar laptop belum terselesaikan. Beras mahal, contohnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Roy Suryo seorang pakar telematika mengatakan, pembelian laptop bagi 550 anggota DPR merupakan tindakan yang tidak ada manfaatnya dalam mendukung kinerja sebagai wakil rakyat. "Staf DPR ini sudah memiliki komputer di ruangannya. Lantas buat apa beli laptop. Ini kan jadi mubadzir," katanya seperti dikutip ANTARA News. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalaupun pengadaan laptop ini disetujui, yang jadi pertanyaan apakah anggota dewan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;--maaf-- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; semuanya bisa mengoperasikan alat canggih itu. Jangan-jangan mereka menuntut pula supaya dikursuskan komputer. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selain itu, siapa sih... yang dapat menjamin tidak adanya praktik korupsi atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mark-up&lt;/span&gt;. Jika satu unit laptop seharga Rp21 juta (harga yang diajukan) dikali jumlah anggota dewa sebanyak 550 orang. Maka uang yang akan dikeluarkan negara --melalui APBN-- adalah sebesar Rp11,5 miliar! Andai saja rupiah sebanyak ini digunakan untuk merehabilitasi sekolah yang hancur karena gempa atau untuk mensubsidi harga benih padi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi, inilah cerminan wakil rakyat dari negeri yang hampir sekarat ini, wakil rakyat yang selalu mendahulukan kepentingan pribadi, bukan rakyat yang telah memilihnya. Cerminan komunitas orang-orang pilihan yang untuk membeli sebuah komputer jinjing saja harus menggunakan uang rakyat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kita tunggu saja apakah nanti akan kita lihat adakah anggota dewan menjinjing laptop saat mengunjungi korban bencana alam, saat meninjau pasar tradisional atau ketika studi banding di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengunjungi korban di daerah terpecil dengan menjinjing laptop, atau saat menanyakan harga sembako di pasar tradisional, bukankah malah merepotkan. Bisa-bisa malah jadi bahan tertawaan. "Kirain Tukul yang datang"? mungkin kata seorang pedagang beras di pasar Kramatjati tatkala anggota dewan datang meninjau. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka pun toh... akhirnya dapat menyimpulkan bahwa tidak ada beda antara para anggota dewan dengan Tukul Arwana, Sama-sama lucunya. Yang pertama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;collective comedians &lt;/span&gt;yang lucunya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ala&lt;/span&gt; murid taman kanak-kanak, satunya lagi komedian sungguhan yang menghidupi keluarga dari 'kristalisasi keringat'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span&gt;Berbekal 'laptop pinjaman' dari tim kreatif Empat Mata, setiap malam Tukul terus menghibur, membuat masyarakat melupakan sesaat kesulitan hidup. Ia telah menjadi ikon baru di tengah masyarakat yang telah penat menyaksikan talk show yang isinya cuma basa-basi ataupun sinetron-sinetron bertemakan hedonisme dan klenikisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk produser acara ini tolong agar para anggota dewa diundang di acara Empat Mata, mudah-mudahan mereka bisa mengikuti langkah seorang 'smart host' seperti Tukul, yang dengan laptop bisa menarik applaus dan simpati masyarakat luas. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, Maret 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-6778319746163342042?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/6778319746163342042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=6778319746163342042&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6778319746163342042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6778319746163342042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/tukul-laptop-dan-anggota-dpr.html' title='Tukul, laptop dan anggota DPR'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgOt73K2OVI/AAAAAAAAAHw/Alstdav_pFY/s72-c/tukul_arwana-kapan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-8856327017928299944</id><published>2007-03-22T15:43:00.000+07:00</published><updated>2007-04-30T13:03:31.157+07:00</updated><title type='text'>Soto mie with 'walang sangit flavor'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgJCGnK2OTI/AAAAAAAAAHg/jT1iiqC5c8I/s1600-h/sotomie-rika.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgJCGnK2OTI/AAAAAAAAAHg/jT1iiqC5c8I/s200/sotomie-rika.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044667213969504562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dapat jadwal kerja shift siang bikin gue keburu-buru berangkat ke kantor sampai nggak sempet makan siang. Padahal ibunda tersayang udah nyiapin makan buat ananda, tapi karena takut telat sampai di kantor terpaksa deh... makanan ibunda nggak ditengok.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngelewatin tengah hari bolong di Jakarta bikin kepala pusing, untung aja nggak ada macet. 45 menit waktu tempuh dari rumah gue yang ada di pinggiran ibukota sampai ke jantung kota (kebetulan kantor gue deket-deket Monas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarpun nggak macet, tapi tetap aja badan basah sama keringet. Belum lagi cari parkiran, naudzubillah susahnya. Ffuiih...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buru-buru mau absen, karena gue mau langsung makan siang. Baru mau naik lift tiba-tiba amprokan sama temen seruangan --mbak Ida sama Rika-- yang mau makan siang ke jalan Sabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah kebetulan nih. "Hm... boleh nggak nitip gado-gado," tanya gue sambil cengar-cengir. "Nggak makan ke jalan Sabang, mau beli soto mie aja yang di dekat lampu merah," jawab Rika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya gue lagi kepengen makan gado-gado, tapi karena malas keluar, ya.. terpaksa nitip juga deh soto mie. "Mau nggak soto mie, kalau mau ntar kita beliin," sahut mbak Ida. "Ok deh titip soto aja," jawab gue tanda setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal apa enaknya makan soto mie pas udara lagi panas-panasnya, ada juga kalo hujan, baru enak.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Terus terang, gue tuh jarang banget beli soto disitu, kalo lagi kepengen gue biasanya beli di soto mang Atu di daerah Sabang atau kalo enggak soto Betawi di pasar senggol belakang gedung BDN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat orang seumuran gue, makanan kayak gini mestinya udah jadi pantangan. Tapi bener deh, makan berkolesterol emang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yummi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setengah jam lewat, tapi soto mie yang dinanti tak juga kunjung tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh mbak Ida sama Rika nggak tahu kalo &lt;span style="font-style: italic;"&gt;stomach can't wait&lt;/span&gt;. Ya udah... sambil nunggu makan siang, nyempet-nyempetin nge-browsing. Tapi nggak lama sih, abis nggak enak sama bos. Mosok dia kerja, gue browsing.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba pintu berdenyit, kepala mbak Ida sama Rika nongol dari balik pintu. Akhirnya datang juga tuh soto. Buru-buru nyiapin piring sama mangkok nggak lupa segelas air putih. Mau tanya, sebenarnya air putih apa air bening sih? Ah... udahlah itu nggak penting.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nasi plus soto mie digelar, tambah kecap, sambal sama jeruk limo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asupan pertama hm... enak, kedua sama, ketiga idem ditto. Pas suapan keempat tiba-tiba lidah gue ngerasain sesuatu yang nggak biasa. Pfuiih... pfuiih... apaan nih? Kontan semua yang masih di mulut dikeluarin. Gue nggak terusin tuh makan, udah nggak selera lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue coba-coba inget, yang gue makan tadi apaan? Kayaknya udah pernah tuh ngerasain yang begituan di rumah. Cuk ternyata... walang sangit sialan! Namanya aja udah pake 'sangit'. Nih abang yang jualannya gimana sih, pesennya soto daging, malah dikasih daging walang sangit. Sepet tau!&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya udahlah gue terima aja 'ketidaknikmatan' makan siang hari ini, karena awalnya memang gue nggak mau makan soto mie, pengennya kan gado-gado. Rasanya gue kualat sama ibunda, karena nggak nyolek makanan buatannya secuil pun. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, ngomong-ngomong bisa nggak ya... soto mie with 'walang sangit flavor' memperkaya 'partiture de cuisine' nusantara.   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Imung Murtiyoso, Maret 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-8856327017928299944?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/8856327017928299944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=8856327017928299944&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8856327017928299944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/8856327017928299944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/soto-mie-with-walang-sangit-flavor.html' title='Soto mie with &apos;walang sangit flavor&apos;'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgJCGnK2OTI/AAAAAAAAAHg/jT1iiqC5c8I/s72-c/sotomie-rika.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-320542438980390453</id><published>2007-03-15T13:22:00.000+07:00</published><updated>2007-03-16T10:30:54.548+07:00</updated><title type='text'>Sukhoi... bukan sukro</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfjpYkyGMnI/AAAAAAAAAHY/FDVVDisDUTo/s1600-h/kacangsukro.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfjpYkyGMnI/AAAAAAAAAHY/FDVVDisDUTo/s200/kacangsukro.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5042036391241200242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pagi jam setengah sembilan Bang Sanip asyik baca koran terbitan ibukota yang harganya seribu perak. Enggak lupa mpok Indun bininya saban pagi pasti nyediain segelas kopi sama gorengan pisang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Udin kemane bang, kok kagak keliatan sedari tadi batang idungye," tanya mpok Indun buka obrolan sambil ngeglosor duduk disebelah lakinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Tau tuh anak, tadi sih bilangnye mau ke empang cari kutu aer buat umpan ikan cupangnye," jawab Bang Sanip sekenanya. "Coba elu tanyain si Mamat, barangkali maen ama die," sambung Sanip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Ah... abang, masak anak maen kagak tau, kan abang dari tadi ngejogrog disini aje, emang lagi baca apaan sih, dari tadi keliatannya serius banget," tanya mpok Induk rada sewot.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Ah elu mau tau aje, nih elu baca ada berita bagus, pemerintah mau beli pesawat Sukhoi, supaye angkatan udara kite kuat kayak taun enampuluhan dulu," timpal Sanip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Apaan bang, sukro. Di warung si Mimin kan juga baenyak, ngapain jauh-jauh beli ke Rusia? jawab Indun sambil nyomot pisang goreng yang tinggal sebiji.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Dasar bolot luh, Sukhoi bukan sukro. Ini pesawat tempur bikinan Rusia, harganya mahal, bukan kacang sukro bikinan Tangerang," jawab Sanip ngomelin bininye.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Yeh abang gitu aja sewot, aye kan kagak denger. Kirain sih sukro," balas Indun cengengesan. "Makanye kalo kagak tau jangan nyeletuk, bersihin tuh kuping" ucap Sanip sambil bolak-balik koran yang sudah lecek.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di keluarga Sanip ada tiga nyawa, Sanip sebagai kepala keluarga, istrinya Indun dan Udin anak semata wayangnya. Namun begitu walau termasuk keluarga kecil, tapi tiap hari ada saja keributan diantara ketiganya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Ngapain sih eenyak ama babe kerjaannye berantem terus saban hari," ujug-ujug Udin datang nenteng plastik isi ikan cupang. "Tuh enyak elu, sok pinter, orang Sukhoi dibilang sukro," kata Sanip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Emang Sukhoi kacang apaan beh," tanya Udin ke babenya. "Elu juga bolot kayak enyak lo. Udin nih babeh kasih tau, Sukhoi tuh pesawat tempur bikinan Rusia, nih kapal terbang canggih banget. Pokoknye pesawat bikinan Amerika lewat deh. Kalo Indonesia punya nih pesawat, kite bakal ditakuti ama negara lain," jelas bang Sanip kayak yang ngerti. "Ini cucunye pesawat MiG zaman bung Karno dulu," tambah Sanip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Oh Sukhoi tuh kapal terbang, ya beh, Udin kira kacang sukro, abis namanye hampir sama sih," jawab Udin manggut-manggut. "Beh kalo duit kapal Sukhoi dibeliin kacang sukro dapat benyak kali ya beh," balas Udin nyeletuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bang Sanip jadi rada kesel juga ama anak satu-satunya, nih anaknya mau nanya apa mau ngeledek. "Tau ah gelap, capek gue ngomongnye. Udah sono cepet mandi, tuh liat tangan elu pade kotor gitu," bentak Sanip. "Iya sono mandi dulu deh, jangan lupa bersihin pake sabun," sambung mpok Indun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Tapi enyak, Udin bagi duit dong, gopek aje," rengek Udin ngelendotin mpok Indun. "Ah elu tiap hari kerjaannye minta duit melulu, kayak enyak punya pohon duit aje. Kalo sekolah malesnye minta ampun, nih gopek tapi abis jajan elu mandi ye..," kata mpok Indun sambil ngeluarin duit dari kutangnya. "Iye nyak beres, sekarang Udin mau jajan di warung mpok Mimin dulu," jawab Udin ngeloyor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Udin.. Udin tuh duit gopek elu buat beli ape," teriak mpok Indun sampe urat lehernye keluar. "Beli Sukhoi nyak... eh sukro," sahut Udin sambil lari kayak diuber setan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;(Imung Murtiyoso, Maret 2007, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Photo by www.indomerchant.com&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 51);font-family:trebuchet ms;" &gt;&gt;mohon maaf buat masyarakat betawi kalo ada kata-kata salah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-320542438980390453?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/320542438980390453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=320542438980390453&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/320542438980390453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/320542438980390453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/sukhoi-bukan-sukro.html' title='Sukhoi... bukan sukro'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfjpYkyGMnI/AAAAAAAAAHY/FDVVDisDUTo/s72-c/kacangsukro.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7147541236175727038</id><published>2007-03-13T16:42:00.000+07:00</published><updated>2007-03-14T19:18:22.592+07:00</updated><title type='text'>Dialog imajiner dengan Gajah Mada</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RffnzUyGMjI/AAAAAAAAAG4/ddc84eGCIu8/s1600-h/Gajah_Mada.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RffnzUyGMjI/AAAAAAAAAG4/ddc84eGCIu8/s200/Gajah_Mada.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5041753176802734642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dialog imajiner antara penulis, Imung Murtiyoso (IM) dengan Mahapatih Gajah Mada (GM) merupakan bentuk imajinasi penulis melihat keadaan bangsa ini beberapa tahun belakangan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berikut petikannya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;IM  :&lt;/span&gt; Nyuwun sewu patih, mungkin saya mengganggu istirahat patih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;GM : &lt;/span&gt;Oh ndak, ada perlu apa sampeyan, mungkin ada yang bisa saya bantu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;IM :&lt;/span&gt; Anu patih, saya mau tanya kenapa di bumi nusantara ini bencana kok tidak pernah habis-habisnya, padahal seperti patih ketahui, penduduk nusantara ini semuanya beragama, ramah-tamah, murah senyum dan banyak lagi kebaikan lainnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;GM :&lt;/span&gt; Betul, semua yang sampeyan sebutkan adalah benar adanya. Tapi kalau kebaikan disandingkan dengan kemaksiatan jadinya ndak ada manfaat, malah merusak. Misal, pergi ke tempat ibadah rajin, korupsi juga jalan terus, bersedekah rajin, tapi mencuri juga nggak telat. Akhirnya kebaikan bercampur dengan kejahatan. Lha ini kan kontradiktif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;IM :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;Benar patih, saya juga sependapat, mental para birokrat di nusantara memang sudah bobrok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;GM :&lt;/span&gt; Ndak itu saja, coba sampeyan lihat, beras subsidi yang seharusnya diberikan buat masyarakat miskin, eh ... ndak tahunya ditimbun, disembunyikan oleh cukong-cukong agar di kemudian hari bisa dijual lebih mahal lagi. Wah apa ini ndak memancing amarah Tuhan.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IM :&lt;/span&gt; Tapi patih, nusantara dari dulu kan sudah 'gemah ripah loh jinawi', tapi kenapa rakyatnya susah dapat beras, minyak tanah. Kok seperti 'tikus mati di lumbung padi'. Apa ada yang salah patih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;GM :&lt;/span&gt; Memang dari dulu sudah salah, sekarang coba sampeyan perhatikan, kenapa lahan sawah yang seharusnya buat menanam padi, sudah berubah jadi perumahan, mal, pom bensin atau rumah makan. Para pejabat di nusantara banyak yang ABS, 'asal bapak senang'. Mereka berandai-andai bahwa tahun ini akan berswasembada beras, kita akan panen raya. Nyatanya malah impor beras. Betul ndak?&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IM :&lt;/span&gt; Betul sekali patih, sebagai orang awam saya sendiri bingung dengan kelakuan mereka itu.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GM :&lt;/span&gt; Ndak.. ndak usah bingung, biar yang bingung para pejabatnya saja. Mereka kan bingung mau melakukan apa. Bingung mau bohong apa lagi. Bingung cari-cari alasan. Bingung karena disumpah-serapahi oleh jutaan orang di nusantara. Jadi sampeyan ndak usahlah bingung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;IM :&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Iya patih, semoga saya tidak bingung. Bolehkah saya mengajukan satu pertanyaan lagi patih?&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GM :&lt;/span&gt; Boleh, tapi jangan panjang-panjang, saya kuatir nanti sampeyan bingung lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;IM :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;Begini patih, nusantara kok nggak sejaya dan seberani seperti zaman patih dahulu, dulu patih bisa menguasai dan menyatukan seluruh nusantara. Konon Kamboja dan Siam yang letaknya jauh sekalipun sempat patih kuasai. Tapi negeri-negeri kecil seperti Tamasek dan Melaka sekarang sudah berani mengusik harga diri nusantara. Mereka berani masuk ke wilayah nusantara tanpa izin dan ujung-ujungnya mengklaim sebagai wilayah mereka. Ada yang ngambil pasir sesuka hatinya buat memperluas negaranya. Itu bagaimana patih?&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GM :&lt;/span&gt; Wah kalau ini agak sulit menjawabnya, kalau dulu sewaktu saya masih menjadi panglima kerajaan Majapahit, setiap negeri yang ingin memberontak atau menyerang Majapahit saya taklukan dulu. Ya.. kalau menurut perdana menteri John Howard namanya 'pre-emptive strike'. Biasalah gaya preman, pukul dulu... urusan belakangan.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IM :&lt;/span&gt; Tapi bukankah itu melanggar kedaulatan sebuah negeri?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;GM :&lt;/span&gt; Kalau ndak mau melanggar wilayah negeri lain, saya usulkan kepada pemerintahan sampeyen, agar menembak setiap pesawat atau kapal yang coba-coba masuk ke wilayah nusantara. Cuma masalahnya apakah panglima nusantara 'berani dan tega' melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;IM : &lt;/span&gt;Betul patih, kenapa nusantara yang besar kok yang mau-maunya dilecehkan sama negeri-negeri itu. Padahal seperti usul patih, dewan rakyat udah setuju supaya pesawat atau kapal yang masuk agar ditembak saja. Tapi usul ini ditolak menteri pertahanan dan panglima. Saya jadi bingung.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GM :&lt;/span&gt; Tuh kan sampeyan bingung lagi...&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;(Imung Murtiyoso, Maret 2007, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;photo by wiki&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7147541236175727038?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7147541236175727038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7147541236175727038&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7147541236175727038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7147541236175727038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/dialog-imajiner-dengan-gajah-mada.html' title='Dialog imajiner dengan Gajah Mada'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RffnzUyGMjI/AAAAAAAAAG4/ddc84eGCIu8/s72-c/Gajah_Mada.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-5566874944979021158</id><published>2007-03-12T16:48:00.000+07:00</published><updated>2007-03-13T14:39:42.902+07:00</updated><title type='text'>Pasar Baru atawa Passer Baroe</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfZQEkyGMhI/AAAAAAAAAGo/KldWgGe5h8Q/s1600-h/pasarbaru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfZQEkyGMhI/AAAAAAAAAGo/KldWgGe5h8Q/s400/pasarbaru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5041304872411345426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beruntung saya termasuk yang lumayan akrab dengan lingkungan Pasar Baru, karena saban hari selama sembilan tahun bolak-balik ke kawasan yang punya sejarah panjang itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Mas emang kerja di toko apa? Bukan, saya bukan pegawai salah satu department store disitu, tapi kebetulan kantor saya letaknya berdekatan dengan pusat perbelanjaan yang dibangun pada 1860 pada masa pemerintahan VOC.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1989 pertama kali saya menjejakkan kaki di daerah yang banyak dijejali bangunan-bangunan tua bersejarah itu. Suasana masih semrawut, maklum saja, pengunjung boleh memarkir mobil di sepanjang wilayah pertokoan. Mulai pintu masuk dari Jl. Pos Utara (jembatan masuk) sampai tembus ke Jl. Samanhudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau pas hari minggu atau libur, bisa dipastikan suasana macet, bising dan berpolusi.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kini kawasan itu sudah tertata rapi, sepanjang koridor pertokoan dipasangi canopi, agar pengunjung semakin nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan parkir di sepanjang Jl. Antara juga ditata teratur melalui pendestrian. Hanya saja pihak pengelola atau Pemda DKI tidak menyediakan lahan parkir yang representatif. Posisi lahan parkir yang memanjang, membuat pengunjung yang datang siang hari akan semakin ke arah Stasiun KA Juanda yang otomatis jauh banget dari pintu masuk "Passer Baroe".&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Buat pihak yang berkompeten, Pemda DKI/BP Perpakiran ada baiknya dibuat lahan parkir diatas Kali Ciliwung --dengan catatan Pemda DKI sementara waktu mengabaikan rencana transportasi air-- sehingga selain menampung lebih banyak kendaraan juga tidak mengganggu aktivitas keluar-masuk aktivitas kantor-kantor yang ada di sepanjang Jl. Antara.&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Walaupun banyak bertebaran pusat-pusat perbelanjaan di ibukota, nyatanya Pasar Baru masih mempunyai pengunjung fanatik. "Untuk sepatu, Pasar Baru masih yang terbaik," kata teman beberapa waktu lalu. Memang Pasar Baru identik dengan toko Sepatu. Ada pameo dari warga Jakarta tentang hal ini "baju boleh beli di mal, tapi kalau sepatu carinya di Pasar Baru". Toko sepatu yang kesohor --kalau nggak salah-- Lim Seng Lie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Cari makan di Pasar Baru nggak susah. Banyak tempat buat mengganjal perut. Rupa-rupa makan tersedia, dari pecel lele, masakan Padang sampai chinesse food. Ada bakmi Gg Kelinci yang udah kondang, atau untuk kelas rakyatnya datang saja ke mie ayam Poseng, dinamain Poseng karena letaknya menjorok di gang Poseng. Kalau jam makan siang, susah sekali dapat duduk disini. Ada juga bakery .. waduh namanya lupa tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mau makan ala rumahan, ikuti jalan kecil disebelah Toko Bata, disitu ada beberapa tempat makan prasmanan, rasa enak dengan harga murah. Warkop 24 jam juga ada, tempatnya di depan Gedung Antara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya menghabiskan waktu sembari cuci mata di tempat ini ini. Penjualnya mang Endi, sekarang diteruskan anak-anaknya. Konon bapaknya mang Endi yang pertama berjualan disini. Jadi dari kakek sampai cucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Oh ya.. kalau pas ulang tahun Jakarta, tiap tahunnya diadakan Festival Passer Baroe. Acaranya meriah banget. Pemda DKI sengaja membuat festival tahunan ini, tujuannya kembali menaikkan gengsi Pasar Baru sebagai tempat belanja bersejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklum belakangan ini banyak menjamur mal-mal ataupun town squares yang hanya membuat ibukota makin sempit. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Oh ya ... Ada usul buat warga Jakarta, tanpa bermaksud menggurui, pls deh try to visit Passer Baroe with family or someone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan awal jangan belanja dulu, niat aja plesiran ke kota tua sembari mengenang Jakarta tempoe doeloe. Apa nggak bosen sih ngeliat mal yang isinya kayak gitu-gitu aja. Mending ke Pasar Baru, belanja sambil belajar. Karena kalau nggak gitu Passer Baroe cuma jadi bagian sejarah Jakarta doang. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, Maret 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-5566874944979021158?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/5566874944979021158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=5566874944979021158&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5566874944979021158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5566874944979021158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/pasar-baru-atawa-passer-baroe.html' title='Pasar Baru atawa Passer Baroe'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfZQEkyGMhI/AAAAAAAAAGo/KldWgGe5h8Q/s72-c/pasarbaru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-2363078292446113729</id><published>2007-03-09T17:14:00.000+07:00</published><updated>2007-03-12T09:44:35.786+07:00</updated><title type='text'>Kembali ke... becak!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfS-UEyGMeI/AAAAAAAAAGQ/09EuU7VOCFQ/s1600-h/becak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfS-UEyGMeI/AAAAAAAAAGQ/09EuU7VOCFQ/s400/becak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5040863135024951778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Musibah beruntun yang menimpa seluruh moda transportasi di negeri ini kayaknya sudah komplet banget deh ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bukan apa-apa, jadi takut naik kendaraan. Coba aja bayangin, hampir tiap minggu ada aja musibah bergiliran, hari ini kereta api, besok kapal laut, besok lagi pesawat udara. Excluding tanah longsor, gempa bumi dan banjir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya juga nggak tahu kenapa musibah itu kok ya... hobi banget ngunjungin di segala waktu. Pas kita lagi enak tidur malam sambil sarungan datang tanah longsor. Banjir masuk ke rumah saat kita lagi sarapan. Pokoknya bencana datang tanpa ngasih kabar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekarang kita mau kemana-mana serba takut, di rumah sendiri juga takut. Alhasil kita jadi masyarakat penakut. Padahal kalau dipikir bencana yang datang itu kan yang ngundang kita sendiri. Nggak percaya? Tanya hutan-hutan yang udah plontos, tolong tanyain juga KM Senopati atau AdamAir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Memang sih, segala sesuatunya takdir dari Tuhan YME, namun karena andil manusia juga yang membuat Tuhan marah, sehingga segala bencana mudah sekali menghampiri kita. Apalagi doa-doa tak lagi mustajab. Lho kok doa bisa nggak dikabulkan? Gimana doa mau dikabulkan, kita rajin salat, tapi korupsi juga nggak pernah malas, bersahabat dengan maksiat, nggak bersahabat sama alam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya untuk sementara waktu baiknya kita nggak usah kemana-mana dulu aja deh. Kita introspeksi lagi apakah kemarin-kemarin kita banyak salah (wuih... kayak ustadz nih). Jangan dulu berpergian dengan pesawat udara, kapal laut, atau kereta api. (kalau KRL Jabotabek boleh...).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jadi gimana dong. Untuk menyenangkan keluarga khususnya anak-anak baiknya kita lupakan dulu naik pesawat, kapal laut atau kereta. Kita kembali ke... becak. Tapi kan di Jakarta udah bebas becak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalo gitu naik KRL Jabotabek atau Busway.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ah nggak ah .. saya sih senengnya naik becak, abis banyak kenangannya. Emang iya sih, becak udah bagian sejarah Jakarta, sudah menyatu sama masyarakat. Saya sendiri masih percaya separuh warga ibukota masih cinta becak. Iya nggak? Hidup becak! &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, Maret 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-2363078292446113729?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/2363078292446113729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=2363078292446113729&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2363078292446113729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2363078292446113729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/kembali-ke-becak.html' title='Kembali ke... becak!'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RfS-UEyGMeI/AAAAAAAAAGQ/09EuU7VOCFQ/s72-c/becak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-6964468226637913150</id><published>2007-03-08T16:39:00.000+07:00</published><updated>2008-01-15T10:56:10.241+07:00</updated><title type='text'>Merah-putih di Allianz Arena</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Re_fYsXooLI/AAAAAAAAAFw/9YprPbM0e_M/s1600-h/champion.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Re_fYsXooLI/AAAAAAAAAFw/9YprPbM0e_M/s200/champion.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5039492123371020466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Menjelang tidur malam weker diset tepat di angka 2, bukan apa-apa dinihari nanti mau ada pertandingan antardua klub besar Eropa, Bayer Muenchen vs Real Madrid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu supaya nggak ketinggalan nonton weker kudu disetel. Kalo nggak gitu perjalanan tidur s&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;elalu mulus sampai terbangun sendiri, biasanya sih... jam setengah enam pagi, pas film Dora lagi tayang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: left; color: rgb(255, 204, 102);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 51, 51); text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Sebenernya sih, "FC Hollywood" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;or&lt;/span&gt; "Los Galacticos" bukan kesebelasan favorit saya. Tapi karena auran Piala Champion yang selalu &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;bikin adiktif.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Dari dulu sampai sekarang sih saya insya Allah megangnya klub yang gambarnya bango warna merah, Liverpool. (alasannya: England banget sih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Jam dua pagi weker 'teriak-teriak". Sontak kaget dan ngucek mata. Langsung ke kamar mandi, raup muka sambil kumur-kumur. Katanya sih biar mata bisa melek dan bersihin iler. Nggak lupa bikin segelas teh nasgitel (panas-legi-kentel). Tapi buat temen minum teh nggak ada, terpaksa krupuk di toples digadoin. (Besok bakalan diomelin sama istri, abisnya krupuk setoples abis). Wah ini mah namanya ngegares.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Pertandingan yang berlangsung di Allianz Arena kota Munich membosankan. Pemain-pemain bintang yang dibayar mahal, di lapangan kerjanya cuma lari sana-sini enggak dapat bola, kayak main petak-umpet. Apalagi kalau lihat Nistelrooy sama Raul, bawaannya 'ngowoh' melulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Sebenernya bukan pertandingan yang membetot perhatian saya pagi itu, tapi yang paling mencolok adalah banyaknya bendera merah-putih yang dibawa suporter Bayer. Banyak banget, mungkin jumlahnya ribuan, dari yang kecil sampai seukuran taplak meja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Tadinya saya pikir kaum Bonek (the Indonesian real hooligans) ikutan nonton sekalian promosiin Indonesia atau setidaknya memperkenalkan kuliner Jawa Timur macam rujak cingur, tapi kalau dipikir-pikir jangankan naik pesawat, naik kereta ekonomi aja nggak ada yang mau bayar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Ada juga suporter yang bawa bendera merah-putih, tapi bukan di Eropa deh..., di Hong Kong atawa Taiwan mungkin iya, mengingat begitu 'dahsyatnya' para TKI yang datang ke stadion mendukung kesebelasan Indonesia sewaktu bertanding di sana. Kesimpulannya, dua prediksi saya tentang merah-putih diatas semuanya ngawur alias nggak berdasar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Yang paling masuk akal adalah warga kerajaan Monaco merupakan pendukung Bayer, kan bendera negara kerajaan itu warnanya sama atau barangkali nyontek sama bendera kita. Merah diatas, putih dibawah. Selain letak Monaco sama-sama di jazirah Eropa, jaraknya juga nggak jauh-jauh banget sama 'Bavarian'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Tapi kesimpulan saya yang terakhir ini juga saya patahkan sendiri. Lha kok? Iya jadi nyimpulin sendiri, matahin sendiri. Setahu saya penduduk Monaco tuh bukan penggila bola seperti di Italia, Prancis atau Jerman. Pernah dengar ada kesebelasan Monaco berjaya di Eropa? atau pemainnya yang dibeli oleh klub-klub raksasa Eropa? Mungkin ndak ada kan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Yang paling prestisius di negaranya Pangeran Albert adalah ajang event balap mobil Formula 1. Disamping itu Monaco juga kesohor sama pantainya (.. dan yang berjemur tentunya). Yatch-yatch kepunyaan para miliuner sejagat ada di sini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resume&lt;/span&gt;: Monaco tempat ngumpulnya orang paling tajir dari seluruh dunia, bukan tempat ngumpulnya pemain dan penonton bola. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:trebuchet ms;" &gt;Yang jadi pertanyaan, kenapa suporter Bayer membawa merah-putih. Ada yang bisa membantu?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;(Imung Murtiyoso, Maret 2007)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-6964468226637913150?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/6964468226637913150/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=6964468226637913150&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6964468226637913150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/6964468226637913150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/merah-putih-di-stadion-allianz-arena.html' title='Merah-putih di Allianz Arena'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Re_fYsXooLI/AAAAAAAAAFw/9YprPbM0e_M/s72-c/champion.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-1279317182663180067</id><published>2007-03-07T17:03:00.000+07:00</published><updated>2007-03-07T17:15:46.137+07:00</updated><title type='text'>N A R S I S</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Hmm...&lt;br /&gt;Who do you think you are&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Elo siape ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue ya gue ...&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Re6On_4vL2I/AAAAAAAAAFY/q2dhNox1oU8/s1600-h/rose.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Re6On_4vL2I/AAAAAAAAAFY/q2dhNox1oU8/s200/rose.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5039121850889613154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kepalan tangan pandangan mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Busung dada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tinggi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; k&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;epala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tak ada sapa mungkin biasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun tampak dipaksa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gedongan melingkari Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Acap-kerap tak ada canda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bunga yang mulanya berwarna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Layu mati tiada membuncah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Satu-satu tak ada harga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hanya selera jadi fatwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mental kecoa badan anoa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Huh ... dasar prasejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tendang lawan sapu kawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalau bisa langsung makan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena dokat dapat memikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ilmu recehan jadi pemikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dasar .. Narsis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Elo siape ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue ya gue ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso, Maret 2007)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-1279317182663180067?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/1279317182663180067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=1279317182663180067&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/1279317182663180067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/1279317182663180067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/n-r-s-i-s.html' title='N A R S I S'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/Re6On_4vL2I/AAAAAAAAAFY/q2dhNox1oU8/s72-c/rose.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-828077032038926203</id><published>2007-03-05T18:20:00.000+07:00</published><updated>2007-04-30T12:34:11.801+07:00</updated><title type='text'>Transjakarta yang ngeselin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgupRQDQlHI/AAAAAAAAAH4/fTvrJv_regc/s1600-h/busway.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgupRQDQlHI/AAAAAAAAAH4/fTvrJv_regc/s200/busway.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047313921230279794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Senin (5/3) lepas jam makan siang, sengaja curi waktu buat bayar kartu kredit ke Carrefour, Harmoni. Supaya nggak nunggu lama-lama pilihan jatuh pada moda transportasi kebanggaan warga Jakarta: Transjakarta. Warnanya asli norak: merah-oranye. Alasannya, cepat, hemat dan adem.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beli tiket 3500 perak, langsung deh nunggu yang waktu itu calon penumpang udah berbaris dua shaf kebelakang. Bayangin nunggu bus Trans-Jak di halte Bank Indonesia udah setengah jam belum juga diangkut. Kenapa? Karena armada jurusan dari Blok M ke Kota waktu itu jarang banget, sekalinya ada penuh terus. Trans-Jak yang minggir nurunin tiga-empat penumpang dan cuma ngambil satu calon penumpang yang ngantre paling depan. Cuk ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Empat Trans-Jak melintas, baru bus yang kelima gue terangkut, walaupun harus berdesak-desakan (it's like PPD cuma pake AC aja). Dibanding waktu perjalanan, nunggu Trans-Jak enggak sebanding banget. Coba nungguin hampir 45 menit eh... nyampe di Harmoni cuma empat menit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selesai keperluan, buru-buru gue cabut lagi ke kantor, karena jangan sampe kelamaan nggak enak ama bos. Bukan apa-apa bingung cari alasannya. He... he... he ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di shelter Trans-Jak Harmoni, penumpang udah menyemut, suasananya persis banget kayak di terminal Pulo Gadung. Bedanya disini rata-rata berparfum, rapih dan "banyak yang bening". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di pintu jurusan Kota-Blok M udah nggak ketulungan penuhnya, suasananya lebih parah dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;crowded&lt;/span&gt; banget.. Sumpah baru kali ini naik busway ngantrenya kayak mau beli "Breadtalk". Ngeri juga kali-kali aje tuh halte ambrol ke bawah trus nyemplung ke kali, saking nggak kuat nampung calon penumpang yang terus wara-wiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Udah gitu dasar tabiat warga Jakarta, bukannya pade ngantre yang baik, eh .. malah pada main serobot, kayak takut nggak kebagian jatah beras aja. Kelakuan yang nggak berubah ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Untungnya, nah ini ada untungnya, seorang petugas Trans-Jak yang gagah sambil pegang handy-talky punya kepedulian yang tinggi. Nggak tau apa yang diobrolin ujug-ujug datang deh satu busway kosong jurusan Blok M. (thanks for Trans-Jak's security).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meski gue nggak terangkut, tapi kan panjang antrean bisa tereduksi gitu. Gue berharap mudah-mudahan aja ada lagi bus kosong yang sudi mampir. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Unfortunatelly&lt;/span&gt; doa gue nggak terkabul, karena bus berikutnya padat melulu. Itung-itung udah satu jam berdiri-dempet-kaku nungguin alat transportasi kebanggan bang Yos itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jam setengah tiga sore akhirnya beroleh juga Trans-Jak. Di dalamnya sama aja, penuh-sesak. Tapi adem sih ... lumayan ngilangin kesel selama nunggu. Sampai di halte BI cuma makan waktu lima menit, sebelumnya a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ntre di Harmoni 55 menit.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Langsung ke kantor naik-turun tangga penyeberangan dan jalan 15 menit. Jadi waktu yang dibutuhkan 75 menit buat &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;kantor-Harmoni yang jaraknya cuma 1,5 kilometer&lt;/span&gt;. Hah.. ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Usul sama yang ngelola Transjakarta, baiknya komunikasi antarhalte lebih diintensifkan, jangan sampe ada jurusan yang banyak disliwerin, tapi jurusan sebaliknya kosong-melompong. Maksudnya supaya setiap jurusan volume kendaraannya berimbang. Jangan jurusan yang ke Blok M sering banget lewatnya, eh giliran ke Kota bujug busyet lama pisan. Gimana caranya deh...&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Imung Murtiyoso)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-828077032038926203?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/828077032038926203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=828077032038926203&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/828077032038926203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/828077032038926203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/03/busway-yang-rada-rada-ngeselin.html' title='Transjakarta yang ngeselin'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RgupRQDQlHI/AAAAAAAAAH4/fTvrJv_regc/s72-c/busway.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-2437657510847376282</id><published>2007-02-19T19:02:00.000+07:00</published><updated>2007-04-17T18:13:16.045+07:00</updated><title type='text'>Turing perdana "Acakadul Bikers" ANTARA Cibening</title><content type='html'>&lt;a style="font-weight: bold; font-style: italic;" href="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdmT_2OXs9I/AAAAAAAAABQ/6GSAdpOqG24/s1600-h/PICT0436.JPG"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033216783660069842" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdmT_2OXs9I/AAAAAAAAABQ/6GSAdpOqG24/s200/PICT0436.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tabik bros,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ide awal ngumpulin anak-anak kompleks ANTARA Cibening, sebenarnya murni dari gue, karena tiap hari di 'jamblang cafe' yang dilihat cuman pada ngobrol nggak ada juntrungannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Pikir gue, gimana kalo anak-anak dikasih "hiburan" jadi nggak melulu nongkrong jadi kuncen pohon jamblang (yang waktu itu belon ditebang) melalui bikers brotherhood ke Puncak. Dari pada tuh motor cuman dipake tiap hari buat bolak-baik kantor-rumah, ama buat ngapel malam minggu doangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Satu, dua, tiga ... 10 anak kayaknya satupun nggak ada yang nolak. Mereka sepakat semua zonder interupsi: setuju mas ... (gini-gini gue masih dihormati dipanggil mas). Wah ini kayak anggota DPR/D aja yang kompak rame-rame nolak revisi PP 37/2006. Buat tunjangan kompak bro.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Sekarang tinggal cari tempatnya. Nggak mungkin dong jalan-jalan pake motor tapi nggak punya tujuan. Selain bikin masuk angin juga pastinya ngabisin bensin, belum lagi pulangnya yang bakal diurut ama dikerokin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Untungnya, salah satu jebolan kompleks ANTARA Cibening, Indra Fatahillah keliatannya bisa menampung aspirasi kita semua. Indra atau Indro atawa panjul --panggilan yang terakhir cuma buat orang-orang tertentu macam gue gitu loh-- adalah satu-satunya alumni Cibening yang punya &lt;em&gt;representative guest house&lt;/em&gt; di daerah Cisarua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Standar hidup "sang philanthropist" emang sudah mapan dan mumpuni dibanding kita-kita. Di kantornya --di sebuah stasiun tv swasta-- juga punya jabatan yang cukup ciamik. Produser bro! Nggak heran deh kalo si Indro ini kenal banyak sama orang-orang top. Mulai Tukul Arwana sampai level menteri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Selang dua hari gue coba kirim &lt;span style="font-style: italic;"&gt;email &lt;/span&gt;ama dia. Isinya biasa, say hello, tanya kabar ini-itu, gimana kabar keluarga. Pas ujung-ujungnya tertulis: bros di Cibening nih pada mau turing ke puncak, tapinya nggak punya tujuan. Boleh nggak kita numpang di vilanya barang semalem aja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Nungguin jawaban email bikin gamang. Kuatir aja, apa bisa bro Indro bisa ngelulusin tuh permintaan bros di Cibening. Syukur kalo dikasih ... Kalo ditolak? Gimana harus ngomong sama anak-anak yang udah gue "dongengin" kemarin. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Touche ...!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Nggak sampe dua hari jawaban Indro udah nongkrong di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;inbox email&lt;/span&gt; gue. Isinya: dia setuju banget dan agar acara ini disegeraken dan tolong ditunjuk kepala suku-nya. Karena hak preogratif ada ditangan gue, langsung tunjuk bro Andri buat PO-nya. Dari hasil catat dan tanya, hasilnya sama kayak itung-itungan kemaren 10 orang termasuk boncengers yang berkenan ikut turing perdana ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;"Ada 10 orang mas yang mau ikut," kata Andri yang sifatnya terpuji ini sembari kasih itu rekapan nama anak-anak. "Kerja bagus, siapin fisik-mental dan jangan juga lupa duit buat makan" jawab gue sambil ngupasin kacang kulit gope'an di warung Iyus Padang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;&lt;strong&gt;Jadi juga berangkat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;18 Desember 2006 pagi, di bawah pohon jamblang, persis di depan warung mbah Marto udah para ngumpul tuh punggawa bikers. Karena nggak punya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mailinglist&lt;/span&gt; kayak yang di Internet, jadi kita namain untuk sementara "acakadul bikers". Nggak pake kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;community&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Starting point &lt;/span&gt;dari Cibening jam 10.00 wib. Acara pelepasan dilakukan sesepuh ANTARA II Bapak Supriadi, disaksikan segenap keluarga dan handai-taulan. Dengan niat tulus-ikhlas maka diberangkatkanlah kelompok turing (klotur) perdana dengan harapan kegiatan ini akan jadi &lt;em&gt;sustainable program&lt;/em&gt;. (keren banget dah bahasanya).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Perjalanan ke tujuan sangat membosankan, kalau tidak dibilang menjengkelkan. Waktu yang harusnya ditempuh dua jam molor sampai lima jam. Tanya kenapa? Selain banyak hambatan (ini susah banget ngebedain sama bingung), ternyata rute yang ditempuh beda-beda. Yang satu lewat Pondok Gede, lainnya lewat Kalimalang. Belon lagi yang mampir dulu ke bengkel buat pasang spion ama ganti oli. Jadi tepat banget tuh dikasih nama "acakadul bikers".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Yang rada bisa dibikin alasan adalah mau datangnya presiden Bush ke Bogor. "Jalan banyak razia," kata Engki. Kata Irwan lain lagi, "Busyet akses ke kota Bogor banyak yang ditutup sama polisi,". Andri bilang, "Kita masuk ring 1 nih, banyak Paspampres". Pokoknya banyak banget alasan padahal sebenernya sih kebanyakan ngaso. Kalo diukur-ukur waktu segini mestinya udah sampe ke Cirebon. Tapi ga papa lah namanya juga pemula dan nggak ngejar setoran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Pas bedug Ashar nyampe deh di vila Laudza. Badan-badan bau keringet pada rebahan, ngegelontor di teras sambil nungguin kopi yang lagi dimasak. Sayup-sayup bro yang ngorok udah mulai terdengar, nggak bisa dibedain suara ngorok ama suara... (apa ya? suara beruang kali).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Jam lima sore udara udah mulai dingin. Acara bebas. Ada yang main bola nggak pake baju (tapi masih pake celana). Ada yang nyantai di ayunan (maklum waktu kecil nggak pernah sekolah di TK), yang di dalam teriak-teriak main &lt;span style="font-style: italic;"&gt;play station&lt;/span&gt;. Pastinya seru banget. Nikmat memang ... wong gratis. Tambah seru kalo ada kaum hawa yang mau nemenin, tapi sayangnya nihil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Ba'da Maghrib makan malem disiapin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;super chef&lt;/span&gt; Hendra dan staf &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kitchen cabinet&lt;/span&gt;, Dian. Semua pada ngelingker di meja pendek di tengah ruang yang berukuran lumayan lebar. Semua piring diisi &lt;em&gt;hot boiled noodle&lt;/em&gt; alias mie rebus pedas dengan porsi yang &lt;em&gt;generous &lt;/em&gt;ditambah &lt;em&gt;topping&lt;/em&gt; kacang sukro.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;"Kalo masih kurang, nasinya aja dimunjungin, jangan mienya yang ditambah," teriak sang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chef&lt;/span&gt; pasang muka galak. Udah makan pada pegangin perut dan ambil posisi. Ada yang tiduran, yang ngelepus rokok, yang nggak tahan langsung ke &lt;em&gt;rest room&lt;/em&gt; (ini sih kebanyakan sambel). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;"Ntar jam setengah dua belas malam kita ke puncak pass, makan jagung bakar. Semuanya ikut..," kata Indro buka omongan sambil ngisap Sampoerna mild-nya dalam-dalam. Semuanya mengangguk tanda setuju, persis kejadian di alinea tiga tulisan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Nggak lama rombongan topeng blantek oops maaf... rombongan bikers udah siap-siap. Berbaris dua ke belakang, bros mulai menuruni jalan gelap, terjal dan berkelok. Auman sang macan, anak macan, bapaknya macam, ibunya macan dari Taman Safari terdengar bikin nyali bikers ciut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Ditambah lagi dingin kabut yang terus menjalari seluruh persedian badan. Takut kalo ketemu ama nggak-nggak. Karena jarak sampai ke jalan raya lumayan jauh, ada dua kilometer. Akhirnya nggak ada apa-apa sih...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Di puncak pass, acakadul bikers reriungan di satu warung. Pesan jagung sama bandrek wajib hukumnya. Buat ngurangi rasa dingin dan laper sambil liatin orang pacaran. Nggak terasa waktu terus berjalan, jarum jam udah di angka 1.30 pagi. Tapi habitat disini nggak ada matinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Rekan bro mulai ada yang nakal, pesan bir hitam sambil godain teteh penjaga warung. Perangkap mulai dipasang, rayuan manis siap ditebar, tak terkecuali "sang durjana pemetik bunga"-pun pasang kuda-kuda, namun si teteh nggak gampang geer. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keukeuh sumeukeh&lt;/span&gt;. Dia malah nawarin "kumbang liar" supaya bir-nya ditambah. Cuk.. &lt;em&gt;Vivere pericoloso&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Gagal menaklukan "bartender" bro Boim patah areng, matanya udah keliatan merah-belekan, bukan kebanyakan bir tapi emang udah pada ngantuk-kecapean. Obrolan yang tadinya riuh-rendah satu-satu udah nggak kedengeran lagi. Jagung udah tinggal bonggolnya doang, nggak juga setetes bandrek. Alhasil tandas semua tanpa sisa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;"Ayo deh kita pulang aja, biar bisa tidur diatas," ajak Indro ngemong ke adik-adiknya yang mulai pada ngelunjak. Respon kali ini beda banget sama ajakan sebelonnya. Enggak ada lagi tuh namanya kompak. Maklum deh perut masih penuh jagung sama bandrek. Jagung-bandrek yang ada di dalam perut langsung &lt;em&gt;chemistry&lt;/em&gt;, udah gitu bersinergi dengan mata, hasilnya mata menjadi berat layaknya diganduli setan dan berat itu yang menyebabkan ngantuk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Cilakanya, pulangnya nggak bareng, saling dulu-duluan, nggak ngerti buru-buru mau tidur apa pada ketakutan. Yang jelas ada tiga motor yang paling belakangan, udah gitu yang satu nyasar. Untungnya nggak kebablasan. Ihh ... seyem ....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Sampai di vila, bros udah pade 'ngetekkin' selimut sama kasur, yang telat terpaksa buka lapak buat pura-pura main gaplek sampai otomatis tidur sendiri. Untuk sementara acara gosok gigi ditiadakan dulu dikarenakan pendulum gravitasi ngantuk lebih dahsyat dibandingkan daya dorong ke kamar mandi. Dari pada pulang besok bawa motor sembari tidur? &lt;em&gt;Wherever we ride, it's furor we bring!&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(Imung Murtiyoso)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ps: bro Indro, thanks a lot for all your kindness&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-2437657510847376282?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/2437657510847376282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=2437657510847376282&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2437657510847376282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/2437657510847376282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/02/turing-perdana-acakadul-bikers-antara.html' title='Turing perdana &quot;Acakadul Bikers&quot; ANTARA Cibening'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdmT_2OXs9I/AAAAAAAAABQ/6GSAdpOqG24/s72-c/PICT0436.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-7085599218993702069</id><published>2007-02-19T15:43:00.000+07:00</published><updated>2007-02-21T18:42:02.570+07:00</updated><title type='text'>A rhyme for Jagau</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdwvqmOXtKI/AAAAAAAAADg/0FhK92l6a5A/s1600-h/skullblues.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033950892355204258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdwvqmOXtKI/AAAAAAAAADg/0FhK92l6a5A/s400/skullblues.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdwuF2OXtJI/AAAAAAAAADU/5cyLjHBNvNo/s1600-h/skullblues.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Seikat jiwa terjerat-lekat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Manfaat lenyap karena tabiat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Bingung tidak untuk didebat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Hanya bisu dalam ikatan akad&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Dua orang semu diam-membisu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Jelas tunjukkan watak ambigu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Apa yang dimau datangnya ragu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Tidak mata, tidak juga kalbu &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Menyusun akal bertolak hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Semua arah tertambat mati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Meluruhkan iri hati yang tinggi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Cuk ... Dendam ... Pasti ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Bukan, bukan kebaikan bertumbuhnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Karena sekerat cinta terhalang emosi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Biarkan kebaikan sendiri menghampiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Untuk tiap air mata nufus, tulus-lurus&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Kadang sepakat dapat bermartabat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Namun jangan berlaku bagai kesumat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Jauhkan hati niat menjerat erat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:130%;"&gt;Itikad baik itu yang diikat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Sampai kini, sampai nanti, sampai mati ... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;*jagau = jagoan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;(Dasri Murtiyoso, Feb '07)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-7085599218993702069?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/7085599218993702069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=7085599218993702069&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7085599218993702069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/7085599218993702069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/02/m-u-f-k-t.html' title='A rhyme for Jagau'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdwvqmOXtKI/AAAAAAAAADg/0FhK92l6a5A/s72-c/skullblues.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-5681906496945892572</id><published>2007-02-15T15:52:00.000+07:00</published><updated>2007-02-19T19:27:36.804+07:00</updated><title type='text'>Sampah, 'Spesies Baru' Suaka Margasatwa Muara Angke</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdUsPWOXs5I/AAAAAAAAAAg/sr5juHVu-0E/s1600-h/Angke-2.JPG"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5031976800831910802" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdUsPWOXs5I/AAAAAAAAAAg/sr5juHVu-0E/s320/Angke-2.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Umunya warga Jakarta hafal nama dan letak kampung nelayan Muara Angke, namun sedikit sekali yang mengetahui jika di kawasan pesisir itu terdapat sebuah suaka margasatwa. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) yang letaknya di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, ini merupakan suaka margasatwa terkecil di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh pemerintah Hindia Belanda, daerah ini pada tahun 1939 ditetapkan sebagai cagar alam. Status suaka margasatwa baru diberikan oleh pemerintah RI pada tahun 1999. Perubahan status ini dipicu oleh kerusakan kawasan ini yang semakin parah, baik di dalam suaka maupun di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan SMMA sangat penting, terutama untuk mengendalikan banjir yang hampir tiap tahun menyambangi ibukota. Selain sebagai pengendali banjir, suaka ini merupakan kawasan konservasi bagi burung-burung air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas keseluruhan suaka ini 170,6 hektare, yang terbagi atas suaka margasatwa, hutan lindung dan Taman Wisata Alam Angke-Kapuk. Sementara SMMA sendiri luasnya hanya 25 hektare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meski luasnya hanya 25 hektare, namun peranannya sangat penting bagi lingkungan," kata Hendra Michael Aquan, relawan dari Fauna-Flora International (FFI) beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat pentingnya SMMA bagi perkembangan berbagai jenis burung di Pulau Jawa, maka pada tahun 2003, Birdlife International, organisasi pelestari burung, memasukkan kawasan Muara Angke sebagai daerah penting yang harus dilindungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letaknya yang bersebelahan dengan Kali Angke membuat kawasan ini menjadi "gerbang terakhir" pembuangan sampah bagi warga Jakarta dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali Angke merupakan ujung dari banjir kanal barat yang mengalirkan air dan aneka jenis limbah, baik padat maupun cair dari Kali Ciliwung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bayangkan, setiap hari kami mendapat limpahan 1.400 meter kubik sampah, namun hanya 40 meter kubik saja yang dapat diambil oleh Suku Dinas Kebersihan DKI, sisa yang tidak terangkut itu akhirnya teronggok menjadi 'spesies baru'" ujar Hendra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, sampah rumah tangga kebanyakan berasal dari wilayah selatan Jakarta yang dibawa Sungai Ciliwung, sedangkan limbah industri dari Kali Angke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbah sampah rumah tangga, seperti styrofoam, kemasan plastik, kayu dan lainnya yang masuk ke kawasan SMMA ini mengancam kelangsungan hidup tanaman bakau, karena akan menutup akar pernafasan serta menghambat pertumbuhannya. Keberadaan sampah juga mengurangi nilai estetika dari hutan bakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Macam-macam sampahnya, pernah lemari es dua pintu dan kusen-kusen rumah ikut hanyut sampai sini," katanya lagi sambil tersenyum. Perilaku nelayan yang membuang bangkai-bangkai kapal dan oli bekas juga berpotensi merusak kawasan suaka ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Di Atas Ambang Batas&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil pemantauan kualitas air Kali Angke oleh BPLHD DKI Jakarta tahun 2005, ada beberapa indikator pencemaran limbah cair yang telah melebihi ambang batas, seperti phospat yang naik 34% dari ambang batas yang 0,5mg/L menjadi 0,67 mg/L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbah jenis surfaktan meningkat drastis 154% dari ambang batas 0,5 mg/L menjadi 1,27 mg/L. Sedangkan untuk beberapa parameter pencemar lainnya seperti mangan, seng, sulfat, minyak dan lemak masih di bawah ambang batas, namun perlu diwaspadai keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami telah bekerjasama dengan pihak Sudin Kebersihan DKI Jakarta dengan jalan memberikan pengertian kepada masyarakat yang berdiam di sepanjang Kali Angke untuk terbiasa hidup bersih dengan tidak membuang sampah ke kali," ujar Hendra, lajang kelahiran Yogyakarta 23 tahun silam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, katanya lagi, FFI juga sudah memasang patok-patok bambu di sepanjang SMMA yang bersinggungan langsung dengan Kali Angke. Tujuannya agar sampah-sampah tidak masuk ke dalam kawasan suaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendra yang telah lima bulan memantau habitat di SMMA menjelaskan bahwa hutan bakau di SMMA perlu dijaga kelestariannya karena berperan sangat penting dalam pemeliharaan ekosistem pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan bakau mampu mengurangi kerusakan akibat angin kencang dari laut, memelihara pantai dari gerusan ombak dan menjadi habitat beraneka raga satwa seperti burung, primata dan tempat memijah berbagai jenis ikan, katanya menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang fokus kami adalah bagaimana mengendalikan sampah-sampah yang tiap hari datang dari Jakarta, sebab kalau dibiarkan 'melting pot' ini akan mengganggu ekosistem di sini," ujar Hendra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, jalan terbaik adalah memelihara daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung dari hulu hingga hilir guna menyelamatkan kawasan Muara Angke dari kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang diperlukan kesabaran. Karena kita harus memberikan pengertian mengenai pentingnya pemeliharaan lingkungan kepada para penduduk yang tinggal di sepanjang aliran sungai itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena alasan itulah, Hendra bersama relawan lainnya kerap memberikan penyuluhan tentang lingkungan di berbagai sekolah. "Jadi kalau tidak ada di sini (di SMMA, red), mungkin saya sedang ada di sekolah-sekolah," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terancam Spesies Introduksi&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kawasan hijau di utara Jakarta, khususnya SMMA, kini mengalami tekanan berat akibat kehadiran spesies introduksi baru seperti eceng gondok (eicchornia crassipes), kadal (callotes emma) dan keong murbai (pomacea sp). Ini disebabkan oleh sirkulasi air laut yang kurang baik sehingga gulma dan spesies introduksi dapat tumbuh subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun masih dalam jumlah kecil, spesies yang bukan habitat asli dari kawasan itu dikhawatirkan akan menurunkan kualitas genetis satwa-satwa yang hidup di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Contoh lainnya, masyarakat awam sering melepaskan satwa-satwa peliharaan mereka seperti kucing, burung dan lainnya ke kawasan ini. Secara ekologi hewan-hewan yang dilepas itu bukanlah satwa yang dapat hidup di kawasan ini, sehingga berpotensi memutus rantai ekosistem di sini," ujar Hendra lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya SMMA masih memiliki komponen biotik dan abiotik yang cukup lengkap yang apabila dikelola secara optimal dapat dijadikan sarana rekreasi alternatif masyarakat Jakarta dan laboratorium alam bagi pelajar dan mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini SMMA dihuni tidak kurang dari 91 jenis burung: 28 jenis burung air dan 63 jenis burung hutan. Beberapa di antaranya merupakan burung khas hutan bakau, seperti sikatan bakau (cyornis rufigastra), dan prenjak jawa (prinia familiaris). "Di sini juga ada burung endemik Pulau Jawa macam cerek jawa, dan bubut jawa," katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain jenis burung, di SMMA dapat pula dijumpai monyet ekor panjang (macaca fascicularis). Primata ini sangat membantu penyebaran tumbuhan hutan karena biji-biji yang tak dapat mereka cerna dikeluarkan kembali bersama feses, sehingga secara tidak langsung mereka telah menanam bibit pohon yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kota metropolitan, Jakarta ternyata masih mempunyai lahan hijau bagi perkembangan habitat berbagai jenis satwa dan tumbuhan, namun masalahnya apakah warga Jakarta cukup peduli terhadap suaka ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cobalah mulai sekarang, biasakan hidup sehat dengan tidak buang sampah ke sungai. Masih banyak cara lain untuk menyelamatkan sungai, yang paling mudah ya.. itu tadi," kata Hendra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendra dan warga lain yang peduli terhadap kelestarian alam patut khawatir, sebab suaka satu-satunya yang ada di Jakarta itu kondisinya kini sangat memprihatinkan. Sampah menjadi pemandangan biasa dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kawasan pesisir Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan dan sosialisasi berkelanjutan oleh pihak-pihak terkait tentang masalah ini merupakan langkah tepat guna menjaga kelangsungan hidup fauna dan flora di sana, karena bukan tak mungkin kawasan ini akan ditenggelamkan oleh "spesies baru" yang bernama sampah. &lt;em&gt;(T.Dasri Murtiyoso/JIO)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-5681906496945892572?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/5681906496945892572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=5681906496945892572&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5681906496945892572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/5681906496945892572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/02/sm-muara-angke.html' title='Sampah, &apos;Spesies Baru&apos; Suaka Margasatwa Muara Angke'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdUsPWOXs5I/AAAAAAAAAAg/sr5juHVu-0E/s72-c/Angke-2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4763751646468842927.post-104375280652714760</id><published>2007-02-15T15:46:00.000+07:00</published><updated>2007-02-20T17:12:30.715+07:00</updated><title type='text'>Pulau Rambut, benteng terakhir habitat Bangau Bluwok</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdrJKGOXtAI/AAAAAAAAAB0/d25ucnJyKGM/s1600-h/bangaubluwok.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033556708846711810" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdrJKGOXtAI/AAAAAAAAAB0/d25ucnJyKGM/s200/bangaubluwok.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"&gt;Pulau Rambut di Kepulauan Seribu ternyata menjadi habitat endemik dari beberapa jenis burung. Di sini terdapat 61 spesies burung, 26 di antaranya merupakan jenis burung air. Namun dari semua spesies burung yang hidup di Pulau Rambut, bangau bluwok telah lama menjadi primadona yang menarik perhatian para aktivis lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bangau yang bernama latin "mycteria cinerea" ini memiliki tinggi sekitar satu meter. Tubuhnya dibalut bulu bewarna putih dengan kombinasi hitam pada sayap primer dan ekor, bermata coklat dan memiliki paruh kekuningan yang panjang dan melengkung.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, bangau yang cantik ini terancam kepunahan. Di Pulau Rambut saja, populasinya kini bisa dihitung dengan jari. Menurut organisasi pencinta lingkungan Flora-Fauna Indonesia (FFI), lima tahun lalu jumlahnya masih 68 ekor. Tapi sekarang yang tersisa hanya enam ekor saja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Uniknya, bangau blowok hanya berkembang biak di pulau ini saja meskipun masih ada puluhan pulau lainnya di Kepulauan Seribu yang belum mereka huni," kata Imanuddin, seorang relawan dari FFI Jakarta di Pulau Rambut beberapa waktu lalu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di seluruh dunia, populasi bangau bluwok diperkirakan hanya sekitar 6.000 ekor, 5.000 di antaranya tinggal di Indonesia. Sisanya tersebar di negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Vietnam, Thailand dan Malaysia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di Indonesia, bangau blowok dapat ditemukan di pantai Indramayu, pantai Cilacap, dan delta sungai Brantas, Sidoarjo. Di Sumatera habitatnya ada di Sumatra Utara dan Aceh," kata Imanuddin.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tahun 2001, Birdlife International memasukkan spesies ini ke dalam kelompok burung yang terancam punah di dunia dengan status rentan (vulnerable). Artinya, spesies ini memiliki peluang punah lebih dari 10 persen dalam waktu 100 tahun, jika tidak ada upaya serius untuk melindunginya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Akibat Kerusakan Lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Imanuddin menengarai susutnya populasi bangau di Pulau Rambut tak lepas dari buruknya kualitas lingkungan di sepanjang Teluk Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lahan-lahan basah yang seharusnya menjadi tempat mencari makan bagi burung-burung air, kini telah beralih fungsi menjadi kawasan perumahan dan industri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Coba lihat, hampir semua daerah pesisir Jakarta sudah berubah fungsi menjadi kawasan perumahan dan pabrik-pabrik, belum lagi rencana Pemda DKI yang akan mereklamasi kawasan pantai Jakarta. Ini salah satu faktor yang mempercepat musnahnya habitat burung-burung air di Pulau Rambut, khususnya bangau bluwok," ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sejak Teluk Jakarta tak lagi menjadi tempat mencari makan bagi bangau bluwok, mereka terbang hingga ke pesisir pantai utara Jawa, seperti Tangerang, Banten, dan Indramayu untuk mempertahankan hidup.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Kalau di Vietnam, musnahnya sebagian habitat bangau bluwok di sana adalah akibat invasi tentara Amerika yang mendaratkan pasukan di rawa-rawa, sehingga habitat bangau bluwok menjadi hancur," kata aktivis yang telah enam tahun mengamati perkembangan berbagai jenis burung air ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Upaya Pelestarian&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pulau Rambut yang berada di kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu secara administratif terletak di Kelurahan Kepulauan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Sebagai kawasan suaka margasatwa, pulau yang tak ditinggali oleh manusia ini pengelolaannya berada dalam wewenang Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) DKI Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pulau seluas 90 hektare ini sebelumnya berstatus sebagai kawasan cagar alam. Status ini melindungi Pulau Rambut dari campur tangan manusia dalam pengelolaan habitat satwa liar di sana. Kini pulau tersebut diubah statusnya menjadi suaka margasatwa agar pihak yang terkait dapat melakukan upaya-upaya pelestarian.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Imanuddin mengungkapkan FFI telah lama berkoordinasi dengan BKSDA untuk mempertahankan keberadaan bangau bluwok di Pulau Rambut. "Setidaknya mempertahankan jumlah yang enam ekor ini," katanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada puncak musim berkembang-biak antara bulan Januari-Agustus, Pulau Rambut dihuni tak kurang dari 20.000 ekor burung air. Jenisnya antara lain kuntul (egretta alba, intermedia, garzetta), cangak (ardea cinerea, purpurea), pecuk (phalacrocorax sulcirostris, nifer), kowak malam (nycticorax-nycticorax), bangau (mycteria cinerea) dan ibis (plegadis falcinellus, threskiornis melanocephals).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menurut Imanuddin, bangau bluwok pada musim itu bertelur tak lebih dari empat butir, dengan tingkat keberhasilan tetas hanya separuhnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya dari empat telur yang dierami paling banyak yang menjadi anakan cuma dua butir. Sedikitnya jumlah telur itu boleh jadi disebabkan oleh jumlah dan kualitas makanan yang tersedia tidak mencukupi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi semakin menurunnya populasi bangau bluwok, BKSDA berusaha menjaga ekosistem yang ada di Pulau Rambut dengan tidak membuka kawasan ini untuk umum, kecuali untuk penelitian dan pengamatan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Aksi Burung Perompak&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di Pulau Rambut, 'kita' juga bisa menyaksikan "frigate birds show", yaitu aksi sekelompok burung yang terbang melintasi pulau ini dan merampas makanan yang dibawa burung-burung air yang baru kembali dari mencari makan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung itu oleh masyarakat Pulau Untung Jawa disebut burung angin atau burung Cikalang. Jenis ini merupakan burung migran yang berkembang-biak di Pulau Christmas, Australia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada masa tidak berbiak, mereka akan mengembara di beberapa wilayah dunia termasuk Indonesia. Para penerbang jarak jauh ini memanfaatkan embusan angin yang memungkinkannya mereka terbang dengan kebutuhan energi yang minim.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika tidak ada angin, burung bernama latin "fregata ariel" ini cenderung diam dan suka bertengger di bagan-bagan ikan. Di Teluk Jakarta, burung ini menyerang burung air lainnya untuk memperoleh makanan. Itulah sebabnya mereka juga dijuluki burung "perompak".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Inilah uniknya Pulau Rambut. Kita dapat melihat dengan mata telanjang bagaimana pembajakan makanan antarburung dapat terjadi. Peristiwa itu cuma ada di sini," kata Imanuddin.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memperhatikan kejadian alam yang langka tersebut, Imanuddin berharap agar burung-burung air yang berhabitat di Pulau Rambut tidak musnah, apalagi jenis bangau bluwok yang sekarang tinggal beberapa ekor saja. (&lt;strong&gt;Dasri Murtiyoso&lt;/strong&gt;/&lt;em&gt;Photo by Jakarta Green Monster&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4763751646468842927-104375280652714760?l=dasri-murtiyoso.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/feeds/104375280652714760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4763751646468842927&amp;postID=104375280652714760&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/104375280652714760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4763751646468842927/posts/default/104375280652714760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dasri-murtiyoso.blogspot.com/2007/02/bangau-bluwok-primadona-pulau-rambut.html' title='Pulau Rambut, benteng terakhir habitat Bangau Bluwok'/><author><name>imung murtiyoso</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/168/481145543_18e66dc363_o.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HacwxiDrXDk/RdrJKGOXtAI/AAAAAAAAAB0/d25ucnJyKGM/s72-c/bangaubluwok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
