Kiamat sudah dekatkah?
Masih ingat sinetron Kiamat Sudah Dekat?
Sineas senior, Deddy Mizwar membuat sekuel religius Kiamat Sudah Dekat (KSD) begitu fenomenal.
Harapan masyarakat akan sebuah sinetron yang berkualitas pun terwujud. Di saat sinetron-sinetron yang menawarkan pola hidup hendonisme, klenikisme dan materialisme terus menyerbu rumah-rumah kita, Pak Haji --demikian beliau disapa-- justru melawan arus.
Sinetron yang dikemas menarik meski sarat dengan pesan-pesan moral tersebut ternyata mampu memuaskan dahaga pemirsa akan sebuah tontonan yang cerdas dan mendidik.
Kemungkinan Pak Haji tidak mau didikte oleh selera pasar dan para produser berkantong tebal. Ia lebih memilih bermain dan menyutradari sendiri KSD. Dan utamanya, bisa menyuguhi tontonan bermutu yang islami.
KSD mendapat respon sangat positif dari masyarakat. Sampai-sampai orang nomor satu di negeri ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi salah seorang penikmat KSD dan beliaupun berkesempatan mengudang Pak Haji dan seluruh kru KSD berkunjung ke istana.
Lalu apa hubungannya KSD dengan kejadian akhir jaman atau kiamat?
Saya sendiri tidak tahu persis adakah korelasi antara sebuah judul sinetron dengan kejadian kiamat sesungguhnya. Namun setidaknya gambaran kiamat-nya Pak Haji Deddy Mizwar bisa membuat kita semua tersadar, bahwa kiamat itu memang sudah dekat.
Belum lama ini sebuah jurnal di Inggris, astrophysics atau pada http://uk.arxiv.org/ telah merilis sebuah berita yang maha penting.
Isinya, konon bumi akan terpanggang dan kemudian ditelan oleh matahari yang sekarat. Namun demikian, anda jangan cepat panik, karena menurut para astronom kematian planet bumi masih lama, yakni 7,6 miliar tahun lagi.
Versi lain lagi soal kapan terjadinya kiamat adalah tentang adanya planet lain yang bergerak memasuki orbit dalam sistem tata surya kita. Para ilmuwan menamakan planet ini sebagai Planet X atau Nibiru.
Gerakan yang saling menghampiri antara bumi dan Planet X dalam lintasan orbit yang sama, diperkirakan akan menimbulkan tubrukan hebat antara keduanya. Scientists called it end of day.
Dikatakan, 50 tahun lagi Planet X ini akan memasuki orbit tata surya atau solar system sejak planet itu ditemukan tahun 2003. Artinya kiamat bisa terjadi pada tahun 2053. Kalau dari sekarang berarti usia dunia tersisa 45 tahun lagi. Tapi ini pendapat para ilmuwan lho, bukan pendapat saya.
Dua prediksi kiamat diatas merupakan kalkulasi dari sudut pandang ilmu pengetahuan, bukan dari sisi keimanan atau dari sumber ilmu agama. Boleh saja, pendapat ilmuwan tersebut ditolak mentah-mentah.
Beberapa sekte keagamaan juga meramalkan tentang datangnya hari akhir tersebut. Seperti Jemaat Sekte Kiamat yang ada di Bandung meramalkan kiamat terjadi pada 10 November 2003.
Lalu pada tahun 1992 seorang pendeta Kristen di Seoul, Korea Selatan mengatakan bahwa kiamat akan tiba pada bulan Oktober 1992. Pendeta itu menyarankan kepada jemaatnya untuk menjual semua harta benda mereka termasuk rumahnya. Di Selangor, Malaysia diberitakan 200 murid dan guru sekolah agama Islam telah melihat tanda-tandanya kiamat, ini terjadi pada Juli 1992.
Dari contoh kejadian diatas, bagaimana sikap kita sebagai muslim?
Setiap muslim kita wajib mengimani Rukun Iman. Rukun keenamnya adalah percaya akan datangnya hari akhir.
Hari Kiamat tak terhindarkan lagi pasti akan terjadi sebagaimana diberitakan dalam Al Qur’an surat Al Hajj ayat 7, “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya...”
Kapan terjadinya kiamat? Itu rahasia Allah SWT. Kita cuma bisa mengetahui tanda-tanda kedatangannya. Rasulullah sendiri juga tidak tahu kapan datangnya kiamat. Bisa besok, sepuluh, seratus atau seribu tahun lagi. Wallahualam. (Imung Murtiyoso, Februari 2008)



No comments:
Post a Comment